Penyakit Mata Pada Anak

Penyakit Mata Pada Anak

Penyakit Mata Pada Anak

Penyakit Mata Pada Anak – Mata yang rusak sejak kecil membuat si kecil tak bebas melakukan berbagai kegiatan. Memakai kacamata mungkin dapat mengatasi permasalahan matanya, namun berbagai penyakit mata perlu tindakan medis khusus. Untungnya, Mama bisa mencegah berbagai penyakit mata pada anak. Dr. Virender Sachdeva, seorang ahli mata dan saraf di Nimmagadda Prasad Children’s Eye Care Center, memaparkan gejala penyakit mata pada anak.

Pada dua tahun pertama usia anak yang sangat berkembang adalah sistem optik di bagian depan mata (segmen depan) yaitu sebesar 60%. Setelah usia dua tahun segmen depan masih berkembang tapi sudah tidak begitu pesat. Segmen belakang akan tumbuh pesat saat usia anak berkisar 4-15 tahun yang kemudian melambat dan berhenti di sekitar usia 18 tahun. Saat itu, bagian belakang bola mata dimana retina berada makin lama makin panjang sesuai denan pertambahan usia. Jadi, kalau minus pada anak bertambah besar itu karena jarak retina ke lensa makin panjang sehingga minusnya pun akan bertambah besar. Dengan begitu penambahan minus pada usia pertumbuhan terjadi secara alami. Berikut ini adalah beberapa penyakit mata pada anak yang bisa saja terjadi pada anak Anda, antara lain:

 

  1. Penglihatan kabur

Penyakit mata pada anak ini merupakan yang paling mudah diidentifikasi. Mama tinggal melihat bagaimana kebiasaannya saat menonton televisi atau membaca buku. Jika tiba-tiba ia menonton televisi dengan jarak dekat, artinya ia mengalami kesulitan dalam melihat sesuatu. Penyakit Mata Pada AnakSelain itu, jika ia melihat sesuatu yang jauh dengan mengecilkan mata artinya ia juga tidak mampu melihat dengan jelas. Penglihatan kabur dapat diatasi dengan kacamata. Sakit kepala dan mata yang mendadak tegang menjadi pertanda bahwa si kecil butuh kaca mata. Saat ini cukup sering kita lihat anak-anak di bawah usia 10 tahun yang sudah menggunakan kacamata. Hal itu mungkin saja karena tren, tetapi mungkin juga karena anak-anak tersebut memang menderita mata minus. Mata minus dalam istilah kedokteran dikenal dengan miopia. Ini merupakan kelainan mata dikarenakan bayangan optik jatuh tidak fokus pada retina, melainkan di depan retina sehingga membuat bayangan terlihat kabur

 

  1. Mata merah

Senang menggosok mata menandakan si kecil sedang mengalami alergi. Penyakit mata pada anak lainnya yakni mata merah dan berair. Jika sudah parah, mata akan terlihat bengkak dan ukurannya menjadi lebih kecil dari biasanya. Selain itu, kornea mata atau bagian hitam pada mata juga terlihat terdapat busa-busa kecil. Mama perlu membawa ke dokter untuk mengetahui alergi yang diderita si kecil dan mengetahui pengobatan apa yang cocok dilakukan untuknya.

 

  1. Katarak

Katarak merupakan penyakit mata pada anak yang sering ditemui. Bagian keruh membuat lensa mata tertutup dan mengaburkan penglihatan. Katarak membuat cahaya yang masuk ke dalam mata berkurang sehingga mengalami kesulitan penglihatan. Meski rentan terjadi pada orang lanjut usia, katarak juga mungkin terjadi pada anak-anak. Untuk mengetahui penyakit mata pada anak ini, Mama hanya perlu melihat matanya. Jika ia tak fokus menatap Mama bisa jadi si kecil mengalami gejala katarak.

 

  1. Glaukoma

Penyakit mata pada anak ini bisa jadi penyakit bawaan. Glaukoma disebabkan meningkatnya tekanan mata akibat produksi cairan mata yang berlebihan. Penyakit mata pada anak ini gejalanya antara lain kesulitan membuka mata, serta terjadinya perubahan warna bola mata. Jika menderita glaukoma, bola mata berubah warna menjadi kebiruan. Penyakit mata pada anak ini dapat berdampak rusaknya saraf mata hingga hilangnya penglihatan. Oleh karena itu, pencegahan sejak dini sangat dibutuhkan.

 

  1. Juling

Anak-anak yang berpotensi juling memiliki gejala menyangga kepala di satu sisi. Hal ini dilakukan untuk mendukung gerakan mata. Juling sendiri terjadi akibat terjadi permasalahan dalam pergerakan mata. Sebenarnya tak ada bahaya tertentu akibat juling. Namun, juling dapat menjadi pertanda berbagai penyakit mata pada anak seperti katarak.

 

Gejala penyakit mata pada anak dapat Mama pelajari untuk mencegah kerusakan mata yang berlebihan. Mama tidak boleh menyepelekan problem mata pada si kecil, sebab penyakit mata tak hanya menyerang orang tua atau yang berusia senja. Semoga bermanfaat…

 

 

 

Penyakit Mata Pada Anak

This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*