Pemicu Mata Minus

Pemicu Mata Minus

Pemicu Mata Minus

Mata minus disebut juga degan myopia atau rabun jauh adalah salah satu gejala kesehatan yang sungguh tidak mengenakkan, tidak sedikit dari kita mengalaminya, penyakit ini dapat menyerang siapa saja tanpa pandang usia, tidak hanya pada orang dewasa, anak kecil juga rentan mengalami mata minus. Kita bisa menyaksikan dalam keseharian kita, diusia yang masih muda kadang sudah mengenakan kacamata untuk membantu penglihatan lebih fokus dan sempurna.

Pada mata yang normal untuk dapat melihat suatu objek, maka bayangan objek yang ditangkap oleh mata harus bisa ditangkap retina. Namun, pada orang yang mengalami rabun jauh, bayangan ini tidak pas jatuh di retina, melainkan di depannya. Akhirnya membuat pandangan mata terlihat buram.

Pengobatan dengan kacamata atau lensa kontak bagi penderita mata minus memang sangat membantu, namun tetap saja tidak senyaman melihat dengan cara normal manusia pada umumnya. Tahukah Anda faktor apa saja yang menjadi pemicu mata minus? inilah beberapa pemicu mata minus yang perlu Anda ketahui:

 

  1. Faktor genetika

Salah satu pemicu mata minus adalah faktor genetika atau keturunan. Mata minus terjadi disaat kelengkungan kornea mata menjadi lebih pendek dan sumbu bola mata yang menjadi lebih panjang. Meskipun faktor ini bukanlah pemicu mata minus tunggal, namun potensi untuk mengalami mata minus karena genetika cukuplah besar. Lakukanlah check kesehatan mata Anda secara rutin dan teratur.

 

  1. Terlalu sering bekerja dengan komputer atau gadget

Mata minus juga bisa disebabkan oleh gaya hidup karena rutinitas pekerjaan yang tidak pernah lepas dari pemakaian perangkat komputer atau gadget seperti smartphone, apalagi saat ini kita tidak bisa lepas dari perangkat-perangkat yang memudahkan kita dalam beraktifitas harian. Pengaturan cahaya yang terlalu terang atau terlalu meredup pada layar monitor komputer maupun smartphone akan mempengaruhi daya tangkap cahaya oleh mata yang lama kelamaan akan menurun. Ketika mata sudah terasa terlalu perih, sebaiknya berhenti melakukan aktifitas dilayar monitor dan beristirahat sejenak untuk memulihkan penglihatan Anda, seperti melirik atau mengalihkan pandangan mata Anda keobjek yang berwarna hijau dan segar.

  1. Kebiasaan membaca dengan cara yang salah

Salah satu pemicu mata minus lainya adalah kebiasaan buruk membaca dengan cara yang salah, baik itu membaca buku, koran atau bacaan lainnya. Kurangi kebiasaan membaca dalam kondisi ruangan dengan cahaya remang atau membaca dengan jarak yang terlalu dekat dengan mata. Sebaiknya membaca dilakukan dengan pencahayaan yang terang dan dengan jarak aman baca kurang lebih 30 cm. Jadi, bila Anda ingin terhindar dari mata minus, pastikan kalian tidak membaca sesuatu dengan cara yang salah.

 

  1. Menatap layar komputer atau TV terlalu dekat

Faktor yang satu ini yang sering ngeyel saat diberitahukan, terutama anak-anak yang sering menatap layar monitor, bermain game atau menonton televisi dengan jarak yang terlalu dekat bahkan betah berlama-lama dengan posisi yang tidak berpindah. Hal ini dapat mengakibatkan penglihatan akan menjadi minus, tidak heran jika anak-anak sekarang sudah mengenakan kacamata diusia belianya. Apabila Anda sedang menonton televisi atau bermain game dilayar komputer maka usahakan agar tidak terlalu dekat dan bila perlu berilah pelindung pada layar komputer atau televisi Anda agar kesehatan mata kita bisa tetap terjaga.

 

  1. Kurang istirahat

Kebanyakan yang mengalamai mata minus adalah orang-orang yang memaksakan matanya tetap bekerja tanpa mengistirahatkannya. Pemaksaan dalam penggunaan mata akan mengakibatkan mata menjadi strees. Istirahatlah yang cukup karena mata juga perlu pemulihan stamina dan mengembalikan penglihatan yang prima.

 

  1. Ekspresi wajah

Pemicu mata minus lainnya yang jarang diketahui adalah melalui ekspresi wajah seperti  mengerutkan dahi, mengangkat alis, hingga menyipitkan mata. Tahukah Anda? dengan melakukan semua hal tersebut, bisa memforsir kerja mata sehingga mengakibatkan mata mudah lelah dan stres yang kemudian membuat mata menjadi minus.

 

  1. Kebiasaan makan yang buruk

Pola makan yang tidak sehat juga dapat menjadi pemicu mata minus. Makan makanan sehat dan dengan gizi seimbang seperti sayur-sayuran dan buah-buahan yang mengandung warna alam adalah cara terbaik untuk memperbaiki kesehatan secara umum dan menghindari makanan yang banyak menggunakan bahan kimia seperti pewarna dan pengawet.

 

  1. Jarang melakukan aktivitas di luar ruangan

Ada beberapa penelitian yang menyatakan bahwa rabun jauh juga bisa diakibatkan karena jarang melakukan aktivitas di luar sehingga memengaruhi kesehatan mata. Pasalnya, tingkat cahaya di dalam ruangan dengan di luar tentu berbeda.

 

  1. Selalu menggunakan mata dalam jarak dekat

Jika Anda punya kebiasaan menulis, membaca, hingga bermain gadget terlalu dekat dengan mata, maka hal ini dapat meningkatkan risiko rabun jauh. Jadi, sebaiknya biasakan untuk membaca ataupun menulis dari jarak sekitar 40 sentimeter (cm) dari layar atau buku.

 

Pencegahan pada Mata Minus

Meskipun gangguan mata minus tidak dapat diobati, namun seseorang yang memiliki gangguan ini dapat melakukan berbagai tindakan pencegahan seperti:

  • Menghindari melakukan kegiatan membaca dengan jarak yang terlalu dekat.
  • Pada saat melakukan kegiatan membaca, sebaiknya dilakukan di tempat yang terang atau tempat yang memiliki frekuensi cahaya yang cukup, karena jika kegiatan tersebut dilakukan di tempat yang gelap dapat mengakibatkan mata mudah lelah karena mata dipaksa untuk bekerja ekstra keras.
  • Menghindari kegiatan membaca yang dilakukan sambil tiduran.
  • Menghindari kebiasaan menonton Televisi pada jarak yang terlalu dekat secara terus menerus.
  • Menghindari penggunaan komputer dengan jarak monitor ke mata terlampau dekat. Setelah melihat monitor untuk beberapa lama, sebaiknya alihkan pandangan pada object-object lain di tempat yang berbeda.
  • Melatih mata untuk melihat obyek dengan jarak yang jauh.
  • Melakukan beberapa gerakan atau olahraga mata yang dapat membantu otot-otot mata agar menjadi lebih kuat dan elastis.
  • Mengkonsumsi makanan yang banyak mengandung vitamin A, beta karoten, maupun nutrisi lainnya.
  • Beristirahat yang cukup.

 

Pemicu Mata Minus

This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*