Fakta Tentang Mata Minus

Fakta Tentang Mata Minus

Fakta Tentang Mata Minus

Fakta Tentang Mata Minus – Mata minus atau dalam bahasa medis disebut Miopia (myopia) merupakan gangguan penglihatan yang terjadi akibat terjadinya kesalahan bias umum dari mata yang membuatnya sulit untuk melihat dengan fokus pada objek yang jauh. Dengan kata lain, seseorang yang mengalami gejala mata minus akan dapat melihat benda atau object dekat dengan jelas, namun pada saat melihat object atau benda yang jaraknya jauh penglihatan menjadi buram atau kabur.

Gangguan atau gejala mata minus bisa timbul pada usia dini dan dapat memburuk pada usia remaja. Untuk itu perlu tau bagaiamana cara memelihara kesehatan mata agar terhindar dari gangguan mata seperti mata minus.

Miopia atau mata minus merupakan gangguan mata yang umum terjadi, namun bukan penyakit mata. Gangguan ini terjadi akibat kesalahan bias, dimana mata tidak dapat membiaskan cahaya dengan benar ke titik fokus tunggal untuk dapat melihat gambar atau object dengan jelas. Pada kondisi mata normal, gambar difokuskan ke retina di belakang mata, namun pada kasus mata minus titik fokus jatuh pendek dari retina sehingga penderita dapat melihat objek dekat lebih jelas, tetapi obyek yang jauh akan tampak kabur.

 

Fakta Tentang Mata Minus

Di tengah jumlah penderita yang semakin meningkat, tidak dapat diingkari kondisi mata minus menciptakan sejumlah ketidaknyamanan dalam penglihatan seseorang. Penyebabnya, bukan cuma soal gaya hidup yang sehat. Beberapa di antaranya bahkan dianggap terkait dengan faktor keturunan.

Adapun kondisi mata minus ini bisa jadi akan bertambah parah, jika tidak dibarengi dengan perhatian dan pengobatan. Satu solusinya, yakni dengan menggunakan kacamata minus. Sebagai informasi, berikut adalah fakta tentang mata minus yang harus Anda ketahui, antara lain:

 

  1. Mata Minus Bukan Penyakit

Mata minus atau rabun jauh (miopia) merupakan gangguan penglihatan yang paling umum. Adapun fakta tentang mata minus yaitu mata minus bukanlah suatu penyakit; melainkan variasi dari mata normal. Bahkan, dalam beberapa kasus, penderita mata minus juga boleh mendonorkan mata dengan catatan: selama kornea matanya masih sehat.

Setidaknya, satu dari empat orang dewasa di dunia mengalami kondisi ini; tentunya dengan beragam tingkat keparahan (ringan, sedang, dan berat). Penyebabnya, adalah perubahan bentuk bola mata seperti halnya bola mata memanjang (lebih lonjong).

 

  1. Minus Akibat Faktor Keturunan, Mungkinkah?

Mata minus tidak terjadi lantaran faktor keturunan. Harus diingat, fakta tentang mata minus mengatakan bahwa kondisi ini bisa terjadi pada siapa pun baik anak kecil, remaja maupun orang dewasa terutama bagi mereka yang sering berinteraksi di depan komputer, televisi, maupun gawai.

 

  1. Membaca Sambil Berbaring Bisa Menambah Jumlah Minus

Secara sederhana, membaca sambil tiduran akan “memaksa” mata untuk bekerja secara maksimal. Adapun risiko ini semakin besar dialami oleh anak-anak. Namun fakta tentang mata minus meningkatnya jumlah minus merupakan hal yang wajar seiring bertambahnya usia mereka. Hal ini disebabkan oleh faktor bola mata yang masih tumbuh.

 

  1. Kapan Peningkatan Mata Minus Akan Berhenti?

Mata minus umumnya berhenti memburuk, ketika seseorang berada di derajat ringan hingga sedang. Fakta tentang mata minus mengatakan bahwa kondisi ini berhenti memburuk ketika wanita telah berusia 14-16 tahun; atau pria berusia 20 tahun.

 

  1. Gejala Mata Minus: Mendekatkan Objek, Memicingkan Mata, dan Sakit Kepala

Fakta tentang mata minus lainnya dalam keseharian, gejala mata minus akan tampak pada kebiasaan anak untuk memicingkan mata, mendekatkan Fakta Tentang Mata Minusobjek (biasanya buku atau televisi) saat membaca dan menonton, serta sering kali mengeluhkan sakit kepala. Hal itu terjadi akibat ketidakmampuan mereka untuk melihat benda yang letaknya jauh. Adapun bagi anak-anak, gangguan ini kadang kala berimbas pada prestasi mereka di sekolah.

 

  1. Makan Wortel Bisa Menyembuhkan Mata Minus ?

Wortel memang satu jenis makanan sehat yang sering kali dianjurkan pada penderita kelainan refraksi seperti minus. Wortel mengandung beta karoten yang kaya akan vitamin A. Namun fakta tentang mata minus menyebutkan bahwa mengonsumsi wortel tidak bisa serta-merta menyembuhkan mata minus. Cara ini, hanya dapat membantu untuk mempertahankan, sekaligus memperlambat kemungkinan besarnya ukuran minus.

 

  1. Kapan Operasi Dianjurkan ?

Bila menggunakan kacamata maupun lensa kontak tidak memberikan penderitanya kenyamanan; fakta tentang mata minus mengatakan bahwa operasi bisa jadi pilihan untuk mengurangi risiko / kendala mata minus. Jenisnya beragam, seperti LASIK (Laser-Assisted in situ Keratomileusis), PRK (Photorefractive Keratectomy), maupun implan lensa mata buatan. Tujuannya, untuk membuat penderita mata minus mampu melihat lebih jelas tanpa alat bantu (kacamata atau lensa kontak).

 

 

Fakta Tentang Mata Minus

This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*