Penyebab Pengelihatan Berkurang

Penyebab Pengelihatan Berkurang

Penyebab Pengelihatan Berkurang

Penyebab pengelihatan berkurang dan cenderung bertambah kabur saat usia bertambah. Dulu memang tidak banyak orang pada usia 20-an memakai kacamata baca. Namun, kini banyak masalah penglihatan dapat muncul jauh sebelum Anda memasuki usia tua. Hal ini terjadi sering karena gaya hidup dan kondisi medis. Cari tahu apa yang mungkin menjadi penyebab pengelihatan berkurang, plus cara menghindarinya.

 

  1. Anda menatap layar hampir sepanjang hari

Sebagian besar dari kita menghabiskan waktu 400 menit sehari melihat layar komputer, laptop, TV, dan ponsel. Semua ini menempatkan Anda pada risiko menderita ketegangan mata digital atau digital eye strain (DES). Gejala DES meliputi mata lelah dan penglihatan kabur. Ketika menatap layar, tanpa Anda sadari Anda jarang berkedip dan ini menambah buruk keadaan, menyebabkan mata kering dan iritasi yang menjadi penyebab pengelihatan berkurang.

Studi menunjukkan, frekuensi berkedip berkurang hampir sebanyak 70 persen ketika seseorang menggunakan perangkat digital. Membaca rangkaian huruf-huruf di layar komputer atau ponsel membuat mata Anda bekerja lebih keras

Penyebabnya, huruf digital terbentuk dari titik-titik kecil dan tidak tajam yang didefinisikan sebagai karakter yang solid pada halaman yang dicetak, jelas Jeffrey Anshel, OD, seorang optometrist di Carlsbad, California, dan penulis buku Visual Ergonomics in the Workplace.

Untungnya, gejala DES bisa dicegah dengan mereka di tempat pertama dengan mengikuti aturan 20:20:20. Setiap 20 menit menatap layar, tutup mata atau layangkan pandang sejauh 20 kaki (sekitar enam meter) selama 20 detik. “Ini membantu memecah intensitas pandangan yang dapat menyebabkan ketegangan mata,” kata Anshel.

 

  1. Anda memakai lensa kontak terlalu lama

Semakin lama Anda memakai lensa kontak, semakin banyak kotoran, lendir, protein, dan mineral yang terbangun yang menjadi salah satu penyebab pengelihatan berkurang. Selain mengaburkan penglihatan, kotoran-kotoran ini juga menyebabkan mata Anda menjadi kering dan sakit juga menjadi penyebab pengelihatan berkurang.

Cara mudah untuk melihat apakah lensa kontak Anda yang harus disalahkan atau tidak adalah; copot lensa kontak dan ganti dengan kacamata. Jika penglihatan Anda menjadi lebih jelas ketika memakai kacamata, artinya lensa kontak Anda mungkin kotor.

Meski lensa kontak tampak baik-baik saja, penting untuk membersihkannya setiap hari dan menggantinya sesuai dengan jadwal yang disarankan pada kotak kemasan. Kebanyakan lensa kontak yang beredar di pasaran saat ini, dirancang untuk diganti setiap hari, dua mingguan, atau bulanan. “Dari tiga jenis itu, lensa kontak harian adalah yang terbersih dan teraman, serta dapat membantu memastikan penglihatan Anda tetap jernih dan nyaman,” kata Susan Resnick, OD, spesialis lensa kontak di New York.

 

  1. Anda menggaruk kornea mata

Arasi kornea adalah luka pada permukaan pelindung yang menutupi bagian depan mata. Selain perih, tanda kornea Anda mungkin terluka adalah penglihatan kabur, mata berwarna kemerahan, atau merasa mata seperti berpasir. Memakai lensa kontak terlalu lama, juga bisa melukai kornea mata.

 

  1. Anda sedang hamil

Perubahan visual, seperti kabur dan penglihatan ganda, adalah umum terjadi selama kehamilan. Alasannya perubahan hormon dapat memicu pergeseran cairan yang terletak di belakang kornea, mengubah bentuk dan ketebalannya.

Hal ini dapat menyebabkan beberapa wanita hamil menjadi seolah-olah rabun jauh atau rabun dekat sampai setelah melahirkan. Calon ibu juga rentan mengalami mata kering, yang menjadi penyebab pengelihatan berkurang.

 

  1. Anda minum antihistamin, obat tekanan darah tinggi atau antidepresan

Semua obat-obatan ini dapat menyebabkan perlambatan produksi air mata atau mengubah komposisi air mata sehingga lebih cepat menguap. Hasilnya, mata terasa kering seperti dilanda kemarau dan terasa berpasir.

Kaum wanita lebih rentan mengalami mata kering, berkat perubahan hormon yang disebabkan oleh kehamilan, kontrasepsi oral dan terapi hormonal. Kondisi medis seperti rheumatoid arthritis dan diabetes, juga meningkatkan penyebab pengelihatan berkurang.

Bicarakan dengan dokter mengenai kemungkinan Anda mengganti obat yang tidak menimbulkan efek samping seperti di atas, atau kemungkinan Anda memakai air mata buatan, saran Marguerite McDonald, MD, seorang profesor oftalmologi di Tulane University Health Sciences Center, New Orleans. Mata yang kering lebih mungkin untuk terinfeksi dan dapat menyebabkan kehilangan penglihatan secara permanen.

 

  1. Anda menderita glaukoma

Umumnya, glaukoma dialami oleh orang lanjut usia. Tapi, bukan berarti golongan umur lain pasti tidak menderita glaukoma. Dengan kata lain, glaukoma bisa menjangkiti siapa saja, mulai dari bayi sampai kakek-nenek.

Penyakit ini terjadi ketika ada penumpukan cairan di mata, menyebabkan tekanan yang merusak saraf optik, bagian mata yang membawa gambar dari retina ke otak. Yang menakutkan, sering glaukoma tidak menimbulkan gejala apapun. Saat daya penyebab pengelihatan berkurang pada Anda terasa berubah, saat itu Anda telah kehilangan kemampuan untuk melihat selamanya.

Itu sebabnya, melakukan pemeriksaan mata secara teratur, sangat penting. Orang yang berusia antara 18-60 tahun dianjurkan memeriksakan mata ke dokter setidaknya setiap dua tahun. Setelah usia 60 tahun, sebaiknya memeriksakan mata setahun sekali. Glaukoma tidak dapat disembuhkan. Tetapi, jika Anda mengetahuinya dari awal, mendapat obat atau terapi dari dokter, glaukoma dapat diatasi.

 

 

Penyebab Pengelihatan Berkurang

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Mata Plus

Mata Plus

 

Mata PlusMata plus adalah gangguan pada mata yang menyebabkan penderita tidak bisa melihat objek dekat dengan jelas atau terlihat buram, namun biasanya benda yang jauh justru terlihat jelas.

Mata plus, atau yang disebut juga dengan hiperopia atau hipermetropia, sering dikaitkan sebagai masalah pembiasan. Pada mata yang mengalami hipermetropia, cahaya yang seharusnya dipantulkan tepat pada retina (lapisan mata yang sensitif terhadap cahaya) menjadi dipantulkan di belakang retina. Akibatnya, pengelihatan jarak dekat akan menjadi kabur dan mata akan menjadi mudah lelah.

 

Gejala Mata Plus

Anda kemungkinan besar menderita mata plus apabila mengalami gejala-gejala di bawah ini:

  • Objek jauh terlihat jelas, tapi objek dekat tampak tidak fokus dan buram
  • Mata terasa lelah usai melihat objek dekat, seperti menggunakan komputer atau membaca
  • Harus mengerlingkan mata untuk melihat dengan jelas
  • Kesulitan membaca
  • Mata terasa panas dan gatal
  • Sakit kepala

Mata plus umumnya terjadi pada orang yang berusia di atas 40 tahun, namun sebagian kecil anak-anak juga bisa terlahir dengan kondisi ini. Lensa mata anak-anak lebih fleksibel dibandingkan dengan orang dewasa, jadi biasanya anak-anak yang menderita mata plus tidak selalu memiliki masalah dengan penglihatan mereka. Namun mata plus pada anak-anak harus segera diatasi karena bisa menimbulkan komplikasi, seperti mata malas (amblyopia) atau mata juling (strabismus). Periksakan kondisi mata anak Anda secara rutin ke dokter untuk mengetahui apakah ada masalah pada penglihatannya.

 

Penyebab Mata Plus

Rabun dekat terjadi karena cahaya yang masuk ke mata tidak terfokus di dalam retina, tapi terfokus di belakangnya. Hal ini terjadi karena kornea terlalu datar atau kurang melengkung, lensa yang kurang tebal, dan bola mata terlalu pendek.

Lensa mata akan berusaha mengubah ketebalannya (menjadi lebih tebal dan bulat) untuk menyesuaikan pantulan sinar agar berada tepat pada retina. Proses adaptasi oleh lensa ini disebut dengan akomodasi. Namun pada penderita rabun dekat, kemampuan akomodasi mata tidak cukup efektif. Hasilnya penglihatan akan menjadi buram karena cahaya tidak bisa terfokus dengan benar.

Berikut ini adalah beberapa faktor yang bisa menyebabkan rabun dekat:

  • Sebagian orang diwariskan penyakit rabun dekat oleh orang tua.
  • Rabun dekat lebih sering terjadi pada orang yang berusia di atas 40 tahun, namun masih ada kemungkinan bisa dialami oleh usia berapa saja.

Selain beberapa faktor yang disebutkan di atas, ada juga faktor lain yang walaupun jarang namun bisa menyebabkan terjadinya rabun dekat, yaitu tumor di sekitar mata, diabetes, masalah pembuluh darah di retina atau foveal hypoplasia, dan mata yang tidak berkembang sempurna saat bayi masih di dalam kandungan atau disebut sindrom mata kecil.

 

Diagnosis Mata Plus

Untuk mendiagnosis rabun dekat, dokter spesialis mata akan menanyakan riwayat kesehatan pasien dan melakukan serangkaian pemeriksaan mata. Pada awalnya, dokter mungkin akan menanyakan beberapa hal seperti apakah ada masalah penglihatan yang spesifik, dan jika ada, sudah berapa lama berlangsung. Dokter juga akan menanyakan apakah Anda sedang menjalani pengobatan atau menderita gangguan kesehatan tertentu.

Setelah itu, ada beberapa tes yang mungkin akan dilakukan oleh dokter spesialis mata, antara lain:

  • Tes tajam penglihatan. Pada tes ini, Anda akan diminta untuk membaca sebuah diagram yang berisi serangkaian huruf dengan ukuran yang berbeda-beda dari yang besar hingga kecil, yang disebut dengan Snellen Chart. Tes ini bertujuan memeriksa penglihatan, baik jarak dekat maupun jarak menengah. Jika Anda menggunakan kacamata atau lensa kontak, harap dilepas terlebih dahulu karena tes ini akan dilakukan dengan dan tanpa kacamata atau kontak lensa.
  • Retinoskopi. Tes ini dilakukan untuk memeriksa bagian dalam mata, terutama retina, dengan menggunakan alat disebut oftalmoskop. Selain itu, tes ini juga memeriksa koordinasi dan gerakan mata, refleks pupil, dan jika ada kondisi seperti retinopati diabetik serta glaukoma.

Tes lain mungkin dilakukan apabila dokter mencurigai adanya kondisi lain yang mendasari atau dapat memperparah kondisi, seperti pemeriksaan tekanan bola mata.

Jika berdasarkan hasil tes yang dilakukan diketahui bahwa ada permasalahan pada kemampuan akomodasi mata, biasanya dokter spesialis mata akan meresepkan kacamata atau kontak lensa yang cocok dengan Anda.

Kebanyakan gangguan penglihatan pada anak-anak masih bisa disembuhkan, itu sebabnya penting untuk mendeteksi sejak dini dengan melakukan pemeriksaan mata pada anak-anak secara rutin. Kerusakan mata permanen dapat terjadi jika kondisi ini tidak ditangani dengan baik.

 

 

Mata Plus

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Cara Mengurangi Minus Pada Mata

Cara Mengurangi Minus Pada Mata

Cara Mengurangi Minus Pada Mata

Mata minus atau yang sering disebut juga dengan rabun jauh merupakan kondisi mata ketika tidak bisa melihat objek yang jauh. Objek yang jauh tersebut biasanya akan terlihat kabur. Mata minus juga sering disebut dengan miopia. Tingkat keparahan dari mata minus bisa berbeda-beda pada setiap orang. Setelah kita mengetahui faktor apa saja yang menyebabkan mata menjadi minus, selanjutnya kita akan membahas berbagai hal yang bisa dilakukan untuk cara mengurangi minus pada mata, diantaranya:

 

  1. Konsumsi makanan yang memberi nutrisi untuk mata

Mata minus bisa jadi disebabkan oleh kurangnya nutrisi yang dibutuhkan oleh mata. Untuk meningkatkan daya kerja sekaligus kesehatan mata, Anda bisa mengkonsumsi berbagai jenis makanan yang mengandung lutein dan zeaxanthin. Kedua jenis senyawa karotenoid tersebut merupakan senyawa utama yang mampu mempertahankan ketajaman mata. Anda juga bisa mendukung cara mengurangi minus pada mata tersebut dengan menambahkan asupan vitamin A, kalsium, zinc, beta karoten, dan vitamin E. Adapun beberapa jenis makanan yang baik untuk mata adalah wortel, alpukat, ikan salmon, jeruk, pepaya, tomat, telur, kol, bayam, dan juga ubi jalar.

 

  1. Melepas kacamata jika tidak diperlukan

Meskipun mata Anda minus jangan sampai Anda menggantungkan diri pada kacamata setiap saat. Cara mengurangi minus pada mata yaitu lepaskan kacamata setiap tidak diperlukan. Terlalu sering memakai kacamata bisa menyebabkan ketergantungan. Alasannya, saat menggunakan kacamata, mata biasanya akan terfokus pada pusat lensa bagian tengah kaca mata. Kondisi tersebut akan membuat bola mata jarang bergerak dan menjadi kaku. Sebagai bukti, seseorang yang menggunakan kacamata biasanya akan menggerakkan lehernya untuk melihat sesuatu dibandingkan harus menggerakkan bola matanya.

 

  1. Sering mengganti objek pandangan

Jika pekerjaan Anda mengharuskan untuk menatap monitor dalam waktu yang lama, cara mengurangi minus pada mata yaitu mengganti objek pandangan Anda secara berkala. Pandanglah pemandangan di luar jendela beberapa saat sehingga mata tidak akan terfokus pada monitor terus menerus.

 

  1. Sering menatap objek jarak jauh

Cara mengurangi minus pada mata dengan menatap objek jarak jauh bisa menjadi terapi efektif untuk melatih mata Anda agar tidak terus menerus menatap objek jarak dekat. Jika mungkin, pergilah ke area pegunungan, sebab pemandangan berwarna hijau dipercaya mampu meningkatkan kesehatan mata.

 

  1. Menatap objek yang bergerak

Latihlah mata Anda untuk sering melihat objek yang bergerak agar otot-otot mata tidak kaku. cara mengurangi minus pada mata ini juga berguna untuk melatih kinerja mata ketika melihat objek yang jauh. Anda bisa mencoba metode tersebut dengan melihat kendaraan yang berlalu lalang. Jika hal tersebut dirasa sulit, Anda bisa mencoba bermain ping pong sehingga fokus mata Anda akan tertuju pada bola yang sedang dimainkan.

 

  1. Sisihkan waktu untuk mengistirahatkan mata

Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, mata juga membutuhkan waktu untuk istirahat agar bisa mengembalikan fungsinya secara optimal. Meskipun Anda sangat sibuk, usahakan agar Anda selalu meluangkan waktu untuk istirahat. Jangan terlalu lama menatap monitor. Sisihkan waktu 10 hingga 15 menit setiap jamnya untuk mengistirahatkan mata. Hal tersebut berguna untuk mencegah minus mata semakin bertambah.

 

  1. Senam mata

Senam mata merupakan cara mengurangi minus pada mata yang efektif untuk melatih kelenturan otot mata dan juga mengurangi minus pada mata. Caranya, lakukan pandangan lurus ke depan. Kemudian, lakukan gerakan pandangan ke atas secara perlahan dan pertahankan selama 10 detik. Gerakkan bola mata kembali ke posisi normal (tengah) dan pertahankan selama 10 detik. Lakukan metode tersebut untuk arah bawah, kanan, dan juga kiri. Selanjutnya, lakukan gerakan memutar bola mata 360 derajat selama 10 detik. Metode tersebut bisa Anda lakukan setiap pagi dan sore hari.

 

  1. Teknik eye palming

Cara mengurangi minus pada mata, Anda bisa menggunakan teknik eye palming. Caranya adalah dengan menggosokkan kedua telapak tangan hingga terasa hangat. Setelah itu, tempelkan kedua telapak tangan pada mata. Usahakan agar tidak ada cahaya yang masuk ke mata. Lakukan metode tersebut hingga mata terasa lebih rileks.

 

  1. Kompres air hangat

cara mengurangi minus pada mata lainnya adalah dengan melakukan kompres air hangat pada mata. Anda cukup menempelkan handuk hangat pada mata hingga mata terasa lebih rileks.

 

Itulah beberapa cara mengurangi minus pada mata yang cukup efektif. Jika minus mata ternyata tidak berkurang lakukanlah pemeriksaan secara medis. Tindakan medis seperti operasi lasik mungkin bisa menjadi alternatif terakhir untuk mengurangi minus mata.

 

 

Cara Mengurangi Minus Pada Mata

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Efek Buruk Mata Minus Tanpa Kacamata

Efek Buruk Mata Minus Tanpa Kacamata

Efek Buruk Mata Minus Tanpa Kacamata

Efek Buruk Mata Minus Tanpa Kacamata – Ada banyak alasan mengapa seseorang memilih untuk selalu untuk menggunakan kacamatanya. Entah karena sekedar mode saja, atapun kurang percaya diri saat menjalani aktivitas. Namun ternyata banyak orang yang sebetulnya menggunakan kacamata sebagai alat bantu pengelihatan bahkan mereka tidak terlepas setiap saat dengan kacamata yang dimilikinya. Tidak hanya dewasa dan remaja, mirisnya saat ini minus sudah banyak melanda anak anak yang notabene nya masih banyak melakukan kegiatan aktif diluar ruangan, salah satu penyebab terbesarnya adalah kebiasaan membaca yang salah dan bermain gadget terlalu lama.

Namun untuk usia remaja dan dewasa, terkadang menggunakan kacamata merupakan hal yang mengganggu. Entah karena desainnya yang kurang menarik, menjadi kurang percaya diri, maupun supaya lebih nyaman saat beraktivitas. Hal tersebut dipicu juga dengan fakta bahwa seseorang bermata minus yang menggunakan kacamata tidak akan menyembuhkan minusnya, akan tetapi malah mengakibatkan minus bertambah terus setiap waktu. Namun yang jelas menggunakan kacamata bukan penyebab langsung mengapa minus seseorang bisa bertambah.

 

Kami memiliki info yang penting nih untuk kamu semua. Ya, jika kamu penderita minus ternyata dengan melepas kacamata tidak serta merta minus bisa sembuh juga begitu saja. Tetapi perlu diketahui juga bahwa efek buruk mata minus tanpa kacamata dapat kamu alami jika minus dibiarkan melihat tanpa alat bantu.

Jadi, pertanyaannya adalah perlu pakai kacamata atau tidak? Kacamata sebetulnya tidak bisa disalahkan, karena umumnya mata minus akan semakin memburuk meskipun tidak menggunakan kacamata. Justru guna dari kacamata adalah untuk membantu kamu supaya bisa melihat lebih jelas. Jadi penglihatan yang memburuk setelah kamu melepas kacamata sebenarnya hanyalah mata kamu yang kembali dalam mode penglihatan asli, tampak semakin diperjelas karena kamu sudah sangat terbiasa dengan penglihatan yang lebih tajam berkat bantuan lensa kacamata. Lalu apa saja efek buruk mata minus tanpa kacamata? Berikut adalah beberapa diantaranya :

 

  1. Bertambahnya minus mata

Efek buruk mata minus tanpa kacamata yang pertama adalah semakin bertambahnya tingkat minus. Sebetulnya menggunakan kacamata ataupun tidak minus seseorang akan tetap bertambah, akan tetapi jika sama sekali tidak menggunakan alat bantu melihat, malah sangat berbahaya bagi pengelihatan kamu.

 

  1. Mata mudah lelah

Efek buruk mata minus tanpa kacamata kedua adalah membuat mata cepat lelah. Keadaan mata yang lelah akan mengakibatkan seseorang mudah terkena sakit mata, iritasi bahkan masuknya virus dan kuman kedalam mata kamu sehingga terasa perih serta memerah.

 

  1. Rabun jauh

Efek buruk mata minus tanpa kacamata ketiga adalah tidak bisa melihat sesuatu dari kejauhan. Hal ini karena karaktersitik mata minus sendiri apabila tidak diberi bantuan alat lihat maka mata akan kehilangan fokus.

 

  1. Sakit mata

Efek buruk mata minus tanpa kacamata selanjutnya adalah membuat mata rentan terkena serangan bakteri / virus dari kotoran polusi. Meskipun sakit mata terlihat seperti penyakit yang umum, namun jika kamu penderita minus maka perlu berhati hati karena akan sangat berbahaya bagi pengelihatan. Selain itu, saat bangun tidur mata seseorang akan susah untuk dibuka akibat kotoran pada mata yang mengering sehingga perlu mengompresnya menggunakan air hangat.

 

  1. Kebutaan dini

Dan efek buruk mata minus tanpa kacamata yang terakhir adalah mengakibatkan kebutaan dini bahkan pada usia anak maupun remaja. Jika lensa untuk membantu pengelihatan baik pada kacamata / softlens tidak digunakan dalam jangka waktu yang panjang, maka mata akan belajar secara keras untuk memfokuskan pandangannya sendiri sehingga, mata akan cepat menjadi lelah. Pada akhirnya jika dibiarkan begitu saja mata akan mengalami kebutaan sementara bahkan hingga permanen.

 

Efek buruk mata minus tanpa kacamata dapat menambah karena kita menggunakan mata untuk melakukan banyak hal. Memakan sayuran yang kaya vitamin A dapat membantu memperlambat tanpa penggunaan kaca mata rabun bisa bertambah karena kita menggunakan mata untuk melakukan banyak hal. Memakan sayuran yang kaya vitamin A dapat membantu memperlamba

Kacamata memang sangat membantu pengelihatan khususnya bagi penderita minus, namun selain penggunaan kacamata diwajibkan untuk mengobatinya secara menyeluruh hingga sembuh total.

 

Efek Buruk Mata Minus Tanpa Kacamata

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Pemicu Mata Silinder

Pemicu Mata Silinder

Pemicu Mata Silinder

Selain mata minus, mata silinder merupakan penyakit yang umum diderita banyak orang. Pada penderita mata silinder, kornea mata mengalami ketidaksempurnaan bentuk, sehingga cahaya yang masuk dari kornea nggak difokuskan pada satu titik di retina sehingga membuat penglihatan kabur.

Mata Silinder (astigmatisma) adalah sebuah gejala penyimpangan dalam pembentukkan bayangan pada lensa, hal ini karena terjadinya cacat lensa yang tidak dapat memberikan bayangan garis vertikal dan horizontal secara bersamaan. Mata silinder ini disebabkan oleh masuknya cahaya yang berasal dari kornea tak difokuskan ke satu titik di retina dan akhirnya malah membuat kaburnya penglihatan. Kemungkinan memang hal ini dapat terjadi karena kecacatan dari lahir.

Tanda dan gejala paling umum yang dirasakan penderita mata silinder adalah penglihatan kabur atau berbayang. Penderita biasanya mengeluh kesulitan membaca tulisan yang kecil, sakit kepala, mata tegang, dan lelah. Selain itu, penderita biasanya merasakan silau yang berlebih ketika mengendarai kendaraan pada malam hari. Berikut di bawah ini merupakan beberapa pemicu mata silinder yang dirangkum dalam ulasan ini:

 

 

  1. Faktor keturunan

Merupakan salah satu penyebab utama timbulnya suatu jenis penyakit, termasuk pemicu mata silinder ini. Penelitian yang telah dilakukan menyebutkan bahwa kebanyakan penderita mata silinder memiliki faktor keturunan pada keluarganya yang pernah atau sedang menggunakan kacamata silinder.

 

  1. Radiasi cahaya

Kebiasaan buruk sering menggunakan mata melebihi kemampuannya, yaitu dengan memaksa mata untuk tetap aktif melihat padahal mata anda telah memberi suatu respon untuk beristirahat, dapat menjadi penyebab awal mata silinder, terutama akibat radiasi cahaya yang ditimbulkan dari sinar radiasi TV, cahaya monitor komputer. Pemicu mata silinder lainnya yang sering tidak disadari antara lain; membaca dalam pencahayaan yang lebih atau kurang terang, membaca sambil tiduran, ataupun waktu istirahat mata yang kurang akibat sering begadang.

 

  1. Penyakit mata tertentu

Beberapa penyakit tertentu yang dapat menimbulkan pembengkakan, penipisan atau perubahan bentuk pada kornea seperti, Keratoconus / kornea yang membentuk kerucut, infeksi yang mengakibatkan jaringan parut pada kornea, Ptosis atau kelopak mata yang menggantung, sering bisulan di sekitar area kelopak mata, pasca operasi mata, pasca trauma dari suatu kecelakaan yang mengenai mata dapat menjadi pemicu mata silinder.

 

  1. Kekurangan asupan vitamin penting

Vitamin sangat dibutuhkan oleh tubuh, termasuk indera penglihatan kita. Mata sebagai salah satu indera tubuh yang sangat penting memerlukan vitamin A untuk menjaga kesehatannya. Selain itu asupan nutrisi, protein dan lemak yang seimbang juga tidak kalah penting bagi kornea mata.

 

  1. Operasi mata

Pemicu mata silinder bisa disebabkan karena pernah menjalani operasi mata. Ketika melakukan operasi mata untuk katarak mata atau mengatasi gangguan pada mata lainnya bisa mengubah bentuk dari kornea mata atau lensa mata, sehingga yang pada awalnya lensa mata cembung sempurna, tetapi ketika setelah menjalani operasi mata akan mengubah bentuk mata sehingga kondisi seperti ini akan menjadi pemicu mata silinder. Karena bisa saja pada saat operasi benda yang digunakan mengubah sedikit bentuk kornea mata.

 

  1. Infeksi mata

Jika bukan disebabkan oleh operasi mata kemungkinan yang menjadi pemicu mata silinder juga karena infeksi mata. Infeksi mata yang memicu sakit mata juga bisa mengakibatkan jaringan parut kornea mata sehingga kondisi tersebut yang akan menyebabkan gangguan kesehatan mata.

 

  1. Pembengkakan atau penipisan kornea

Faktor penyebab mata silinder pun bisa diakibatkan dari pembengkakan kornea mata atau juga bisa penipisan kornea mata. Kondisi yang seperti itu bisa mengakibatkan mata silinder diakibatkan karena masalah kesehatan mata yang berupa perubahan bentuk cembung kornea yang tidak lagi sempurna setelah terjadi pembengkakan atau penipisan.

 

  1. Masalah dikelopak mata

Yang bisa menjadi pemicu mata silinder lainnya yaitu karena masalah pada kelopak mata. Pemicu mata silinder ini akibat kelopak mata yang mengalami iritasi atau pun cidera sehingga mendorong penderitanya menggosok kelopak mata bisa bisa mengubah bentuk kornea mata juga sehingga mengakibatkan mata silinder.

 

Semoga ulasan di atas bermanfaat untuk menambah pengetahuan Anda mengenai apa saja pemicu terjadinya mata silinder. Jika Anda ingin mengetahui penjelasan lebih mendalam, kunjungilah dokter terdekat atau terpercaya Anda. Terima kasih…

 

 

Pemicu Mata Silinder

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Cara Menyembuhkan Mata Silinder

Cara Menyembuhkan Mata Silinder

Cara Menyembuhkan Mata Silinder

Cara Menyembuhkan Mata Silinder – Ada sejumlah komponen kunci yang dimiliki oleh indera penglihatan kita supaya kita dapat melihat dengan sempurna, dan sistem optik mata termasuk di dalamnya, meliputi lensa dan kornea. Dua komponen ini sangat vital karena keduanya bekerja sama supaya cahaya yang masuk terfokus dan dalam proses pembentukan gambar yang baik di retina kita. Ketidaksempurnaan bentuk kornea biasanya dialami oleh para penderita mata silinder.

Kornea bentuknya seharusnya mempunyai cembungan yang bagus dan mirip seperti lengkungan yang kita lihat pada bola. Cembungan bola mata yang ada pada mata silinder tampak seperti bola rugbi dan cembungan yang tidak sempurna di lensa mata juga bisa menjadi pemicu mata silinder. Mata silinder akan diderita saat pembentukan cembungan mengalami ketidaksempurnaan dan ketidakrataan.

Astigmatis, atau yang kerap kita sebut dengan mata silinder merupakan satu kondisi akibat bentuk kornea mata yang tidak sempurna. Penglihatan menjadi kabur atau berbayang, sebab cahaya yang masuk dari kornea tidak difokuskan pada satu titik retina. Penderitanya, cenderung mengeluhkan sakit kepala, mata tegang, atau kesulitan membaca tulisan kecil. Adapun hal ini ditambah dengan silau berlebih, terutama saat harus berkendara di malam hari.

Mata silinder ini disebabkan oleh masuknya cahaya yang berasal dari kornea tak difokuskan ke satu titik di retina dan akhirnya malah membuat kaburnya penglihatan. Kemungkinan memang hal ini dapat terjadi karena kecacatan dari lahir, namun ada beberapa penyebab lainnya mengapa mata bisa silinder, seperti:

  • Keadaan yang berpengaruh pada kelopak mata yang malah memicu gangguan pada kornea.
  • Kornea mengalami perubahan, seperti menipis maupun membengkak.
  • Pernah melakukan operasi mata di mana kornea akhirnya menjadi berubah.
  • Jaringan parut di kornea mata diakibatkan oleh infeksi.

 

Bagaimanapun, mata silinder bisa disembuhkan. Berikut adalah beberapa cara menyembuhkan mata silinder:

 

  1. Gunakan Kacamata dan Lensa Kontak

Berbeda halnya dengan mata minus, pada umumnya ukuran mata silinder tidak akan bertambah cara menyembuhkan mata silinder yaitu jika Anda menggunakan kacamata yang tepat. Namun, bagi Anda yang tidak terbiasa menggunakan kacamata, bisa mencoba lensa kontak sebagai alternatif. Jangan lupa, konsultasikan dulu pilihan Anda dengan dokter maupun ahli mata.

 

  1. PRK dan LASIK

PRK (Photorefractive Keratectomy) merupakan cara menyembuhkan mata silinder dengan prosedur bedah untuk memperbaiki mata silinder. Caranya, dengan mengupas epitel (lapisan luar kornea); lalu menipiskan lapisan stroma dengan sinar laser.

Selain PRK, LASIK (Laser-Assisted in situ Keratomileusis) menjadi satu metode populer untuk memperbaiki  kelainan mata minus, plus, dan silinder. Secara umum, operasi ini akan mengembalikan lengkungan mata menjadi normal. Sayang, operasi ini membutuhkan biaya yang mahal.

 

  1. Olahraga Mata

Lakukan olahraga mata setiap hari, minimal saat pagi dan malam sebelum tidur. Tujuannya, untuk melatih mata agar lentur dan mendapatkan cukup oksigen. cara menyembuhkan mata silinder nya pun mudah. Anda hanya perlu menggerakkan mata ke kiri dan kanan; lalu pandangan lurus ke depan. Selanjutnya, pijat pelipis kanan dan kiri searah jarum jam, lalu pijit perlahan bagian bawah kepala.

 

  1. Kompres dengan Air Hangat

Meski kacamata dibutuhkan, jangan biarkan mata Anda jadi ketergantungan. Cara menyembuhkan mata silinder kompres mata dengan air hangat setiap hari. Tujuannya, untuk membuat otot mata menjadi lentur, rileks, dan tidak tegang.

 

  1. Stop Kebiasaan Buruk

Hentikan kebiasaan yang buruk bagi mata. Ini mencakup membaca terlalu lama; menonton televisi terlalu dekat; atau bermain komputer dengan penerangan yang buruk. Satu hal yang penting, kondisikan mata agar dapat senyaman mungkin melakukan kegiatan-kegiatan tersebut. Jangan sampai, mata jadi terlalu lelah dan tegang. Adapun Anda wajib menjaga kebersihan mata. Cara menyembuhkan mata silinder nya, bisa dengan merendam kapas dengan air bersih, lalu seka bagian mata dari sisi kiri ke kanan; untuk menghilangkan kotoran yang mengganjal.

 

  1. Konsumsi Suplemen Mata

Kondisi mata silinder, bisa juga disebabkan kurangnya asupan zat/gizi pada mata. Nah, untuk menyiasatinya, Anda bisa mengonsumsi suplemen mata yang bisa dengan mudah Anda dapatkan di toko obat atau apotek. Di sisi lain, cara menyembuhkan mata silinder juga dapat dengan mengonsumsi suplemen alami, semisal wortel, ikan salmon, tomat, atau blueberry.

 

 

Cara Menyembuhkan Mata Silinder

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Pemeriksaan Mata Minus

Pemeriksaan Mata Minus

Pemeriksaan Mata Minus

Banyak anjuran Dokter untuk mata minus. Rata-rata mereka menyarankan untuk menggunakan lensa korektif seperti kacamata atau lensa kontak. Tapi perlu Anda ketahui bahwa kacamata dan lensa kontak bukanlah cara yang tepat untuk mengobati rabun jauh. Ya, Anda akan merasa aneh melihat para penderita mata minus selalu bertambah minusnya meski sudah memakai kaca mata. Berikut di bawah ini merupakan beberapa cara pemeriksaan mata minus yang mungkin menjadi reverensi untuk Anda, antara lain:

 

  1. Tes ketajaman visual

Di antara tes pertama yang dilakukan dalam pemeriksaan mata minus yang komprehensif adalah tes ketajaman visual yang mengukur ketajaman visi Anda. Pemeriksaan mata minus ini biasanya dilakukan dengan menggunakan grafik mata diproyeksikan untuk mengukur jarak ketajaman visual Anda dan kecil, dipegang tangan untuk mengukur ketajaman grafik penglihatan dekat Anda.

 

  1. Cover test

Meskipun ada banyak cara pemeriksaan mata minus untuk dokter mata Anda untuk memeriksa bagaimana mata Anda bekerja sama, tes penutup adalah yang paling sederhana dan paling umum. Tes meliputi cek seberapa baik mata Anda bekerja sama untuk fokus pada objek.Tutup tes untuk memeriksa keselarasan mata.

Selama tes penutup, dokter mata Anda akan memiliki Anda fokus pada sebuah objek kecil di seberang ruangan dan kemudian ia akan mencakup masing-masing mata Anda saat Anda bergantian menatap target. Saat melakukan pemeriksaan mata minus ini, dokter mata akan menilai apakah mata tertutup harus bergerak untuk mengangkat target fiksasi, yang dapat mengindikasikan strabismus atau masalah yang lebih halus visi teropong yang dapat menyebabkan ketegangan mata atau ambliopia “mata malas”. Tes ini kemudian diulang dekat.

 

  1. Retinoscopy

Dokter mata Anda mungkin melakukan pemeriksaan mata minus ini di awal pemeriksaan mata untuk mendapatkan perkiraan resep kacamata Anda. Dalam retinoscopy, lampu kamar akan redup dan Anda akan diberikan target yang besar (biasanya “E” besar pada tabel) untuk terpaku pada. Ketika Anda menatap “E,” Dokter mata Anda akan bersinar terang di mata dan lensa sandal dalam mesin di depan mata Anda.

Berdasarkan cara mencerminkan cahaya dari mata Anda, dokter Anda dapat resep “kasarnya” Anda kadang-kadang benar pada uang! Pemeriksaan mata minus ini sangat berguna bagi anak-anak dan pasien yang tidak mampu secara akurat menjawab pertanyaan dokter.

 

  1. Refraksion

Ini adalah pemeriksaan mata minus yang dokter mata Anda gunakan untuk menentukan resep kacamata yang tepat Anda. Dokter mata menggunakan phoropter untuk menentukan resep Anda untuk kacamata dan lensa kontak. Panduan refraksi dengan phoropter suatu.

Selama refraksi, dokter menempatkan alat yang disebut phoropter di depan mata Anda dan menunjukkan serangkaian pilihan lensa. Ia kemudian akan meminta Anda yang dari dua lensa dalam setiap pilihan terlihat jelas. Berdasarkan jawaban Anda, dokter mata Anda akan terus menyempurnakan kekuatan lensa sampai mencapai akhir resep kacamata. Refraksi menentukan tingkat Anda hyperopia (rabun jauh), miopia (rabun jauh), Silindris dan presbyopia.

 

  1. Lampu celah pemeriksaan (slit-lamp)

Lampu celah adalah instrumen bahwa dokter mata digunakan untuk memeriksa kesehatan mata Anda. Lampu celah memungkinkan dokter mata Anda melihat struktur mata Anda dari dekat. Celah ujian lampu bagian depan mata.

Lampu celah, juga disebut biomicroscope, memungkinkan dokter mata Anda untuk mendapatkan tampilan yang sangat diperbesar dari struktur mata Anda untuk benar-benar mengevaluasi kesehatan mata Anda dan mendeteksi tanda-tanda infeksi atau penyakit.

Selama pemeriksaan mata minus ini, dokter Anda akan memiliki dagu Anda menempatkan Anda pada sisa dagu lampu celah dan kemudian akan bersinar cahaya lampu di mata Anda. Dokter terlihat melalui serangkaian okuler (seperti sebuah mikroskop di laboratorium ilmu pengetahuan) dan memeriksa setiap bagian dari mata Anda pada gilirannya.

Dia atau dia pertama akan memeriksa struktur dari depan mata Anda (tutup, kornea, konjungtiva, iris, dll). Kemudian, dengan bantuan lensa bertenaga tinggi khusus, dokter Anda akan melihat bagian dalam mata (retina, saraf optik, makula dan banyak lagi). Berbagai macam kondisi mata dan penyakit dapat dideteksi dengan pemeriksaan lampu celah, termasuk katarak, degenerasi makula, ulkus kornea, retinopati diabetes, dll

 

 

Pemeriksaan Mata Minus

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Tips Memilih Kacamata Minus

Tips Memilih Kacamata Minus

Tips Memilih Kacamata Minus

Tips Memilih Kacamata Minus – Selain memiliki fungsi sebagai alat bantu penglihatan, kacamata juga ampuh untuk menunjang penampilan. Apalagi, tren saat ini menawarkan banyak model kacamata, mulai dari kacamata kesehatan, kacamata pelindung dari sinar matahari (sunglasses), kacamata gaya sampai anti radiasi.

Namun, apapun jenis kacamata yang ditawarkan, hal pertama yang harus Anda perhatikan adalah bingkai kacamata yang melingkar di sekeliling lensa. Pemilihan bentuk bingkai yang keliru justru membuat penampilanmu terlihat buruk dan ‘aneh’. Nah, agar Anda nggak salah pilih, ada baiknya Anda memilih model kacamata dengan bingkai yang sesuai dengan bentuk wajahmu. Berikut di bawah ini merupakan tips-tips yang mungkin menjadi referensi untuk Anda yang sedang memilih kacamata yang tepat sesuai dengan bentuk wajah, antara lain:

 

  1. Wajah bulat

Sembunyikan wajah bulat dan pipi chubby-mu dengan kacamata berbingkai persegi panjang dan sudutnya yang tajam. Bentuk wajah bulat biasanya ditandai dengan wajah yang nggak bersudut. Tips memilih kacamata minus untuk wajah bulat yaitu pilihlah kacamata berbentuk persegi panjang dengan sudut yang tajam untuk mempertegas bentuk wajahmu. Usahakan ukurannya juga sedikit lebih lebar dari wajah, agar pipimu terlihat tirus. Hindari bingkai dengan bentuk bulat, karena justru akan mempertegas bentuk wajahmu yang bulat dan pipimu yang chubby itu.

 

  1. Wajah kotak

Tips memilih kacamata minus untuk pemilik wajah kotak dengan rahang besar cocok menggunakan kacamata bentuk apapun, asal sudutnya melengkung. Bentuk wajah persegi sering disebut-sebut sebagai bentuk wajah idaman para lelaki. Bentuknya yang menunjukkan rahang yang tegas dan tulang pipi yang lebar membuat bentuk wajah ini terlihat kokoh. Untuk proporsinya, rahang sama panjangnya dengan dahi. Bingkai dengan bentuk persegi panjang, oval, atau bulat dengan tepi melengkung adalah pilihan yang tepat untuk menyamarkan kontur tegas di wajah. Usahakan memilih bingkai dengan sudut yang nggak runcing untuk menonjolkan fitur alami dari wajah kotakmu itu.

 

  1. Wajah hati

Tips Memilih Kacamata MinusKacamata model cat eyes cocok untukmu dengan bentuk wajah hati, agar tulang pipi hingga dagu terlihat proporsional. Jika Anda memiliki dahi yang lebar dengan tulang pipi dan dagu yang lancip, artinya Anda pemilik bentuk wajah hati. Tips memilih kacamata minus untuk menyesuaikan bentuk wajah ini, gunakan kacamata dengan bingkai yang lebar di bagian atas dan menyempit di bagian bawah, sisinya lancip dan berdiameter tebal. Kacamata model ini biasa disebut dengan cat eyes. Model kacamata ini dapat membuat tulang pipimu terlihat lebih kecil dengan bentuk alis yang tegas. Dan sebaiknya, hindari kacamata yang berbentuk tinggi dan lebar.

 

  1. Wajah oval

Beruntunglah jika wajahmu berbentuk oval. Hampir semua, bahkan bentuk bingkai seunik apapun bisa terlihat ideal ketika dipakai. Bentuk wajah oval memiliki bentuk dahi dan dagu yang simetris. Wajahmu akan terlihat cocok dan menarik dengan model kacamata apapun. Tapi, meskipun Anda bisa memilih model kacamata sesuai keinginan, kacamata dengan bingkai yang besar akan membantu menegaskan bentuk wajah. Tips memilih kacamata minus yang menjadi pilihan, Anda juga bisa mencoba kacamata model oval, cat eyes, ataupun bulat. Tips memilih kacamata minus yang harus dihindari adalah kacamata dengan bentuk lengan bingkai yang menggantung terlalu rendah karena akan membuat wajahmu terlihat semakin panjang.

 

  1. Wajah segitiga

Untuk mengurangi volume bagian atas pada bentuk wajah segitiga, Anda bisa mencoba bingkai yang melebar ke bawah. Ciri utama bentuk wajah segitiga adalah dahi yang sempit disertai dengan pipi dan dagu yang lebar. Tips memilih kacamata minus gunakan kacamata yang memiliki sudut melengkung atau oval, karena kacamata jenis ini dapat menyamarkan bentuk rahang dan tulang pipi yang lebar. Jika Anda ingin mengurangi volume wajah bagian atas, Anda bisa mencoba bingkai yang semakin lebar ke bawah. Khusus untuk bentuk wajah segitiga ini, tips memilih kacamata minus pilihlah warna yang lembut. Bahkan Anda lebih disarankan untuk memilih kacamata dengan model tanpa bingkai.

 

Yup! Memilih kacamata memang perlu memperhatikan bentuk wajah dan model bingkai kacamatanya. Kenapa? Karena pemilihan yang salah akan membuat penampilanmu nggak seindah yang diharapkan. Semoga tips memilih kacamata minus di atas bermanfaat untuk Anda yang masih bingung dan memilih bingkai yang cocok untuk Anda..

 

 

Tips Memilih Kacamata Minus

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Penyebab Mata Minus pada Anak

Penyebab Mata Minus pada Anak

Penyebab Mata Minus pada Anak

Penyebab Mata Minus pada Anak – Mata minus dalam istilah kedokteran dikenal dengan miopia. Ini merupakan kelainan mata dikarenakan bayangan optik jatuh tidak fokus pada retina, melainkan di depan retina sehingga membuat bayangan terlihat kabur. Anak penderita miopi ini biasanya menonton televisi, melihat papan tulis, atau membaca buku dari jarak dekat, agar lebih terlihat lebih jelas.

 

Anak-anak, khususnya yang masih berusia di bawah 5 tahun umumnya masih memiliki kondisi fisik dan kesehatan yang prima. Organ-organ di dalam tubuh anak pun masih berkembang dan dalam kondisi yang sangat baik. Lantas, apakah mungkin jika anak-anak bisa menderita mata minus? Ternyata hal tersebut sangat mungkin, meski kebanyakan kasus ditemukan pada anak dengan usia diatas 7 tahun. Mata minus bukanlah sebuah penyakit yang dialami secara tiba-tiba. Saat ini cukup sering kita lihat anak-anak di bawah usia 10 tahun yang sudah menggunakan kacamata. Hal itu mungkin saja karena tren, namun sekarang banyak sekali kejadian-kejadian atau peristiwa yang mengharuskan mereka memakai kacamata minus. Hal ini bertujuan agar penglihatan mereka bisa kembali normal dan tidak mengganggu aktifitas belajar mereka. Ada banyak faktor dan penyebab mata minus pada anak.

 

Apa saja gejala , tanda dan ciri ciri  jika seorang anak  kecil mengalami mata minus?

Umumnya gejala mata minus mulai dirasakan  oleh pengindapnya  pada masa anak anak  hingga usia sekolah. Pada anak kecil, gejala mata minus ini dapat dlihat oleh orang tua jika sang anak :

  1. Sering mengalami kelelahan pada mata
  2. Sering menggosok mata
  3. Berkedip berleihan
  4. Sakit kepala dan ketegangan mata
  5. Bergerak lebih dekat ke objek untuk melihat dengan jelas
  6. Memiringkan kepala tau menyempitkan mata saat membaca atau menonton TV untuk lebih baik.

 

Penyebab Mata Minus pada Anak

Penyebab mata minus pada anak yang paling umum adalah kebiasaan buruk dalam kehidupan sehari-hari, seperti kurang mengonsumsi makanan sehat. Pola makan dengan gizi seimbang sangat berpengaruh terhadap mata. Anak harus membiasakan makan makanan yang seimbang, baik antara karbohidrat, sayur mayur, dan dilengkapi buah-buahan. Mengonsumsi karbohidrat secara berlebihan, selain tak baik bagi tubuh, juga tak baik pada ketajaman mata. Penyebab mata minus lain yang tak terhindarkan adalah faktor keturunan. Orangtua dengan mata minus cenderung mewariskan sifat ini kepada anak-anak mereka.

 

Berikut ini beberapa kebiasaan penyebab mata minus pada anak:

 

  1. Kurang mengonsumsi zat karoten

Salah satu penyebab mata minus pada anak adalah karena kurangnya zat karoten, sehingga anak diharuskan makan-makanan yang mengandung zat tersebut. Zat penting dalam perkembangan fungsi penglihatan ini banyak ditemukan pada sayur-sayuran seperti wortel, bayam, tomat, dan sayur-sayuran berwarna lainnya. Sedangkan buah yang dianjurkan antara lain pisang, pepaya, buah naga, apel, dan umbi-umbian. Balita yang masih dalam masa pertumbuhan sangat dianjurkan makan makanan tersebut agar perkembangan penglihatannya sempurna.

 

  1. Tidur dalam kamar dengan cahaya terang

Penyebab mata minus pada anak juga dapat disebabkan karena kebiasaan yang salah. Anak yang tidur dalam keadaan terang memiliki potensi lebih mudah mengalami mata minus. Bayi 0-2 tahun berisiko mengalami mata minus ketika ia balita jika sering tidur dalam keadaan terang. Jadi, usahakan lampu kamar dalam keadaan redup untuk meminimalisasi risiko rabun pada anak.

 

  1. Menatap komputer atau televisi dalam jarak dekat

Penggunaan komputer atau televisi terlalu lama dalam jarak dekat dapat menjadi salah satu penyebab mata minus pada anak. Sebaiknya, kurangi penggunaan komputer tablet atau televisi. Lebih baik, ajak anak beraktivitas fisik seperti bermain di outdoor agar kegiatannya seimbang.

 

  1. Menggunakan gadget di ruangan yang gelap

Seringkali orangtua menggunakan gadget seperti smartphone atau komputer tablet untuk memutar film agar anak cepat tidur. Padahal, menatap layar tablet di ruangan yang gelap bisa merusak mata yang dapat menjadi penyebab mata minus pada anak. Karena retina harus bekerja keras saat menyesuaikan antara cahaya terang dari layar gadget dengan minimnya cahaya pada ruangan.

 

  1. Melihat bacaan dengan huruf kecil

Melihat tulisan-tulisan yang kecil memaksa mata anak bekerja lebih keras juga menjadi penyebab mata minus pada anak. Karena itu, pilih buku-buku khusus anak atau balita dengan tulisan besar walaupun si kecil belum bisa membaca sendiri. Pilih gambar dan warna yang menarik sehingga merangsang visualnya.

 

Demikian serba-serbi penjelasan mengenai mata minus dan penyebab mata minus pada anak. Semoga ulasan kali ini menambah pengetahuan Anda mengenai penyebab mata minus pada anak.

 

 

Penyebab Mata Minus pada Anak

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Faktor Pemicu Mata Minus

Faktor Pemicu Mata Minus

Faktor Pemicu Mata Minus

Mata minus atau rabun merupakan suatu keadaan dimana kita tidak dapat melihat suatu objek secara jelas. Untuk mata minus sendiri dapat digolongkan menjadi dua yaitu mata minus rabun jauh dan rabun dekat. Mata minus rabun jauh adalah kelainan pada mata yang tidak mampu melihat dengan baik benda atau objek dengan jarak yang jauh. Berikut di bawah ini ada beberapa faktor pemicu mata minus yang harus Anda ketahui, antara lain:

 

 

  1. Menonton televisi terlalu dekat juga dengan posisi tiduran

Televisi memiliki layar dengan konsentrasi radiasi elektromagnetik buruk yang dapat menyerang retina jika seseorang menonton tv dengan jarak dekat dan terlalu lama dan menjadi salah satu faktor pemicu mata minus. Pupil maat akan kembang kempis bekerja keras untuk mengatur posisi gambar yang sedang kita fokuskan untuk dilihat. Posisi yang tidak datar antara mata dan tv juga dapat mengakibatkan pupil mata terus bekerja keras untuk menangkap gambar. Akibatnya gambar akan diproses retina secara terbalik dan merasa terbebani karena saraf mata dipaksa untuk bisa terus menagkap gambar yang tidak simetris, hal ini dapat mengganggu saraf mata sehingga menyebabkan mata menjadi minus tinggi.

 

  1. Menggunakan komputer terlalu lama

Milyaran orang diseluruh dunia menyukai teknologi komputer yang mampu membantu aktifitas dan kerja sehari hari menjadi lebih mudah dan efesien. Namun radiasi infra merah dari cahaya layar komputer sama berbahayanya dengan infra merah yang dipancarkan sinar matahari. Jika terus menerus menggunakan komputer secara berlebihan dan jangka panjang maka faktor pemicu mata minus akan lebih tinggi.

 

  1. Kurang asupan Vitamin A

Tubuh yang kekurangan asupan nutrisi vitamin A dapat menyebabkan mata kehilangan kualitas penglihatanya secara bertahap akibatnya ini juga menjadi faktor pemicu mata minus. Kurangnya asupan vitamin A dapat memblokir fungsi saraf dan kesehatan retina. Kondisi tersebut jika terjadi selama bertahun-tahun maka seseorang akan mengalami minus tinggi.

 

  1. Pola hidup yang buruk

Banyak penelitian yang menyatakan bahwa orang-orang yang tinggal di daerah perkotaan, mempunyai faktor pemicu mata minus lebih besar ketimbang orang yang hidup dan tinggal di pedesaan. Karena sebagian besar masyarakat diperkotaan banyak menghabiskan waktu di tempat atau kegiatan dengan jarak pandang yang tidak jauh. Selain itu juga karena beraktivitas didepan layar monitor dengan waktu yang tidak sebentar. Sehingga ini akan menyebabkan otot mata yang mengatur fokus mata dan lama-kelamaan akan terbiasa dengan kondisi seperti itu. Akibatnya pada saat melihat objek yang jauh mata tidak berfungsi dengan baik, karena sudah terbiasa melihat objek dengan jarak yang dekat.

 

  1. Faktor Genetika (Keturunan)

Jika Anda mempunyai mata minus, maka cobalah Anda lihat apakah ada salah satu anggota keluarga Anda yang mempunyai mata minus? Misalnya ayah, ibu dsb. Jika memang ada, berarti faktor pemicu mata minus Anda adalah karena faktor keturunan.

 

  1. Kurang Istirahat

Faktor pemicu mata minus juga dapat disebabkan oleh kurangnya istirahat. Sama seperti Anda, mata juga membutuhkan istirahat. Jadi jangan terlalu memaksakan mata Anda untuk bekerja keras. Usahakan jangan duduk didepan layar monitor / komputer dalam waktu yang terlalu lama dan lakukan tidur yang cukup.

 

  1. Pola makan yang kurang baik

Pola makan Anda yang buruk dapat menjadi faktor pemicu mata minus. Misalnya karena kekurangan mengkonsumsi sayuran misalnya wortel akhirnya anda kekurangan vitamin A dan akibatnya mata Anda mengalami kerusakan.

 

Jenis Jenis mata minus

Rabun jauh atau mata minus mempunyai 3 jenis menurut ukuran kualitas penglihatan seseorang

  1. Minus ringan

yaitu ukuran rabunnya antara 0,5 D sampai 3D dimana seseorang masih bisa melihat orang orang atau benda pada jarak yang jauh walauoun terkadang mengalami pandangan yang kabur dan jelas secara bergantian.

  1. Minus medium

yaitu ukuran rabunnya antara 3D sampai 6D dimana seseorang yang melihat orang orang atau benda pada jaraak jauh yang mulai kabur dan tidak jelas. Nmaun masih bisa mengetahui bentuknya .

  1. Minus tinggi

yaitu ukuran rabunnya sudah mencapai 6D atau lebih dimana seseorang telah kehilangan kemampuannya untuk melihat orang orang atau benda yang jaraknya sekitar kira kira 10 meter saja.

 

 

Faktor Pemicu Mata Minus

Posted in Uncategorized | Leave a comment