Perawatan Rabun Dekat

Perawatan Rabun Dekat

Perawatan Rabun Dekat – Rabun dekat adalah gangguan pada mata yang menyebabkan penderita tidak bisa melihat objek dekat dengan jelas atau terlihat buram, namun biasanya benda yang jauh justru terlihat jelas.

Ada beberapa hal yang bisa dilakukan untuk Perawatan Rabun Dekat seperti yang akan dijelaskan berikut ini.

  • Perawatan Rabun Dekat dengan menggunakan Lensa kontak

Lensa kontak dapat digunakan untuk mengatasi rabun dekat dan memiliki fungsi yang sama seperti kacamata, namun karena ringan dan tidak terlihat, beberapa orang lebih memilih menggunakan lensa kontak dibandingkan kacamata.

Konsultasikan dengan optometrist untuk mengetahui lensa kontak yang sesuai dengan Anda, karena lensa kontak tersedia dari berbagai bahan dan desain. Infeksi mata dapat terjadi jika tidak menjaga kebersihan lensa kontak dengan baik. Tanyakan kepada dokter atau optometrist tentang cara pemakaian dan penyimpanan lensa kontak yang baik dan benar.

Perawatan Rabun Dekat

  • Perawatan Rabun Dekat dengan menggunakan Kacamata

Perawatan Rabun Dekat dengan menggunakan kacamata yang digunakan untuk mengatasi rabun dekat memiliki lensa yang ujungnya lebih tebal dibandingkan bagian tengah atau disebut dengan lensa cembung, yang bisa membuat fokus secara akurat karena sinar cahaya akan jatuh di atas retina.

Tingkat keparahan rabun dekat yang dialami akan berpengaruh pada ketebalan, berat, dan lengkungan lensa yang harus digunakan. Seiring bertambahnya usia, lensa mata akan makin kaku dan mungkin memerlukan kacamata yang makin kuat.

  • Perawatan Rabun Dekat dengan Operasi

Operasi yang paling dapat diandalkan untuk mengatasi rabun dekat adalah operasi laser untuk meningkatkan lengkungan kornea agar cahaya bisa lebih terfokus.

Operasi laser memiliki risiko kerusakan dan infeksi yang lebih kecil dibandingkan dengan operasi tradisional karena dalam operasi laser tidak menggunakan alat yang memasuki mata.

Pasien yang menjalani operasi laser tidak perlu dirawat inap di rumah sakit. Perawatan ini biasanya memerlukan waktu sekitar satu jam. Pasien yang telah menjalani operasi laser harus memeriksakan diri kembali ke klinik atau rumah sakit.

 

Berikut ini adalah tiga tipe utama Perawatan Rabun Dekat dengan mengandalkan operasi laser yang dapat mengatasi rabun dekat:

  • Laser in situ keratectomy (LASIK). LASIK adalah cara Perawatan Rabun Dekat dengan mengandalkan operasi yang menggunakan laser untuk mengubah bentuk kornea dan merupakan prosedur yang paling sering digunakan.
  • Photorefractive keratectomy (PRK). PRK juga merupakan Perawatan Rabun Dekat yang menggunakan laser untuk menyingkirkan sedikit jaringan kornea sehingga mengubah bentuk kornea.
  • Laser epithelial keratomileusis (LASEK). LASEK juga merupakan Perawatan Rabun Dekat yang menggunakan laser untuk mengubah bentuk kornea, namun menggunakan alkohol untuk mengendurkan permukaan kornea sebelum akhirnya diangkat.

Di antara tiga tipe Perawatan Rabun Dekat dengan menggunakan operasi laser utama seperti yang disebutkan di atas, LASIK merupakan tipe Perawatan Rabun Dekat menggunakan operasi yang paling banyak dipilih karena memiliki beberapa kelebihan, yaitu proses penyembuhan yang relatif lebih cepat dan pasien hampir tidak merasakan rasa sakit. Tapi cara Perawatan Rabun Dekat dengan operasi LASIK hanya bisa dilakukan jika kornea mata cukup tebal untuk mengurangi risiko terkena efek samping dan komplikasi seperti kehilangan penglihatan karena Perawatan Rabun Dekat menggunakan LASIK memiliki prosedur yang lebih rumit.

Jika kornea mata tidak cukup tebal untuk melakukan cara Perawatan Rabun Dekat operasi LASIK, maka pasien bisa melakukan Perawatan Rabun Dekat menggunakan operasi PRK atau LASEK. Tapi kedua operasi itu memerlukan waktu pemulihan yang lebih lama.

Tidak semua pasien rabun dekat bisa melakukan cara Perawatan Rabun Dekat dengan menggunakan operasi laser. Berikut ini adalah beberapa kondisi pasien yang tidak cocok menjalani operasi laser: memiliki masalah mata lainnya seperti katarak dan glaukoma, penyakit yang memengaruhi sistem kekebalan tubuh seperti rheumatoid arthritis atau HIV, ibu hamil atau menyusui, penderita diabetes, dan penderita presbyopia atau rabun dekat akibat proses penuaan.

Faktor usia juga dapat memengaruhi jenis perawatan yang sesuai untuk dilakukan. Penglihatan pada orang yang berusia di bawah 21 tahun masih berubah dan tidak boleh dilakukan operasi laser. Untuk Anda yang berusia di atas 21 tahun, pastikan bahwa dalam dua tahun terakhir, lensa mata Anda tidak mengalami perubahan yang banyak sebelum menjalani operasi laser.

Konsultasikan kondisi mata Anda dengan dokter sebelum memutuskan untuk melakukan operasi laser karena walau jarang terjadi, tapi tetap ada kemungkinan terjadinya komplikasi seperti berikut ini.

  • Penglihatan menjadi berkurang atau hilang dikarenakan kornea mata menjadi terlalu tipis atau disebut dengan ectasia.
  • Terjangkit microbial keratitis yang diakibatkan oleh terinfeksinya kornea mata.
  • Jika jumlah jaringan yang diambil dari kornea mata salah perhitungan maka penglihatan bisa memburuk.
  • Lingkaran cahaya akan terlihat di sekitar sinar cahaya.
  • Mata terasa kering.

 

Pencegahan Rabun Dekat

Rabun dekat tidak dapat dicegah, namun ada beberapa hal yang bisa Anda lakukan untuk membantu melindungi mata dan penglihatan Anda.

  • Mengonsumsi makanan yang bernutrisi lengkap.
  • Menggunakan penerangan atau pencahayaan yang baik.
  • Jangan merokok.
  • Memeriksakan kondisi mata secara rutin.
  • Melindungi mata dari sinar matahari langsung.
  • Menggunakan kacamata yang tepat.
  • Mengendalikan gangguan kesehatan kronis seperti diabetes.
  • Mengenali gejala gangguan pada mata.

 

Komplikasi Rabun Dekat

Rabun dekat dapat menyebabkan beberapa komplikasi  atau masalah seperti berikut ini.

  • Amblyopia atau mata malas. Hal ini terjadi akibat mata juling atau gangguan mata lainnya, seperti katarak yang menyebabkan salah satu mata menjadi lebih dominan.
  • Strabismus atau mata juling. Hal ini terjadi ketika kedua mata fokus pada objek yang berbeda, diakibatkan oleh tidak sejajarnya posisi kedua mata.
  • Hambatan keselamatan. Jika rabun dekat tidak ditangani dengan benar sebaiknya jangan mengemudikan kendaraan atau mengoperasikan mesin berat demi keselamatan diri sendiri dan orang lain.
  • Berkurangnya kualitas hidup. Rabun dekat mungkin akan membatasi rutinitas yang harus dilakukan dan memengaruhi kualitas hidup.

Komplikasi rabun dekat pada orang dewasa jarang terjadi, sedangkan penglihatan ganda atau diplopia, fokus berlebih, mata malas, dan mata juling lebih sering dialami oleh anak-anak yang menderita rabun dekat tingkat parah.

 

Perawatan Rabun Dekat

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Rabun Jauh atau Miopia

Rabun Jauh atau Miopia

Rabun Jauh atau Miopia

Rabun Jauh atau Miopia adalah kondisi mata yang menyebabkan objek yang dekat terlihat jelas sementara objek yang jauh terlihat kabur.

Tingkat keparahan Rabun Jauh atau Miopia sangat beragam dan berbeda-beda pada tiap penderita. Pengidap rabun jauh ringan umumnya tidak membutuhkan penanganan khusus. Sedangkan Rabun Jauh atau Miopia yang tergolong parah akan memengaruhi kemampuan melihat pengidapnya sehingga harus ditangani dengan seksama.

 

Gejala-gejala Rabun Jauh atau Miopia

Gejala Rabun Jauh atau Miopia dapat terjadi pada siapa saja dan dari segala umur. Tetapi kondisi ini umumnya mulai dirasakan oleh pengidapnya pada masa kanak-kanak hingga usia sekolah. Berikut ini adalah gejala-gejala Rabun Jauh atau Miopia yang muncul secara umum.

  • Pandangan kabur saat melihat objek yang jauh sehingga sering menyipitkan mata, misalnya kesulitan melihat huruf di papan tulis.
  • Sakit kepala karena mata bekerja secara berlebihan.
  • Frekuensi mengedipkan mata yang berlebihan
  • Sering menggosok mata.
  • Terlihat tidak menyadari keberadaan objek yang jauh.

 

Gejala tersebut perlahan-lahan akan makin parah seiring bertambahnya usia dan perkembangan mata. Misalnya pada lansia, penurunan kemampuan mata biasanya berhubungan dengan terbentuknya katarak pada lensa mata.

Jika Anda atau anak Anda mengalami penurunan daya penglihatan secara signifikan hingga mengganggu aktivitas sehari-hari, periksakan kondisi mata Anda atau anak Anda ke dokter ahli mata.

 

Tingkat Keparahan Rabun Jauh atau Miopia

Rabun Jauh atau Miopia terbagi dalam tiga kategori, yaitu Rabun Jauh atau Miopia ringan, menengah, dan berat. Pengelompokan ini ditentukan berdasarkan dioptri (D) yang dimiliki oleh pasien. Dioptri adalah unit pengukuran yang digunakan ahli medis dalam mengukur seberapa parah tingkat Rabun Jauh atau Miopia seseorang.

Penderita Rabun Jauh atau Miopia yang ringan umumnya hanya membutuhkan kacamata untuk melakukan aktivitas tertentu, misalnya saat belajar, mengemudi, atau menonton televisi. Jika berukuran -0.5D hingga -3D, rabun jauh tergolong ringan.

Jika mengidapRabun Jauh atau Miopia tingkat menengah atau dioptri -3D hingga -6D, Anda dianjurkan untuk selalu memakai kacamata atau lensa kontak. Sementara pada rabun jauh yang parah, yaitu lebih dari -6D, pengidap hanya dapat melihat objek dengan jelas jika memegangnya sangat dekat dengan mata dan tanpa memakai kacamata.

 

Penyebab dan Faktor Pemicu Rabun Jauh

Pada kondisi normal, kornea atau lensa mata memiliki bentuk dan permukaan yang mulus sehingga bias cahaya yang masuk bisa terpusat pada retina. Tetapi lain halnya dengan pengidap Rabun Jauh atau Miopia.

Kerusakan refraktif pada mata adalah penyebab utama rabun jauh. Kondisi ini terjadi jika cahaya yang masuk ke mata justru terfokus di depan retina dan bukan tepat pada retina. Inilah yang menyebabkan pandangan menjadi kabur.

Penyebab di balik kerusakan tersebut belum diketahui secara pasti. Para pakar menduga kondisi ini dapat dipicu oleh dua faktor utama, yaitu keturunan dan pengaruh lingkungan.

Anak-anak dengan orang tua yang mengidap rabun jauh memiliki risiko sekitar 30 persen lebih tinggi untuk mengidap kondisi yang sama. Pengaruh dari lingkungan juga berperan penting, misalnya terlalu sering membaca, menonton televisi, atau menggunakan komputer.

 

Proses Diagnosis Rabun Jauh atau Miopia

Rabun Jauh atau Miopia umumnya dapat didiagnosis melalui pemeriksaan mata oleh ahli kacamata atau dokter spesialis mata. Dalam proses ini, ahli kacamata akan meminta Anda untuk membaca tiap huruf atau angka dengan ukuran berbeda-beda pada tabel dari jarak tertentu. Jika dibutuhkan, ahli kacamata bisa merujuk Anda ke dokter mata untuk menjalani retinoskopi untuk melihat reaksi retina terhadap cahaya.

Pengidap Rabun Jauh atau Miopia disarankan untuk melakukan pemeriksaan mata secara rutin agar perkembangan kondisinya bisa dipantau. Frekuensi pemeriksaan yang baik adalah setidaknya sekali tiap dua tahun.

Frekuensi pemeriksaan yang lebih sering terkadang dibutuhkan untuk mendeteksi kondisi mata. Misalnya, menderita diabetes, berusia di atas 40 tahun, menderita glaukoma atau memiliki anggota keluarga dengan glaukoma.

 

Langkah Penanganan Rabun Jauh atau Miopia

Penanganan Rabun Jauh atau Miopia dilakukan untuk membantu agar cahaya bisa terfokus pada retina. Jenis penanganan yang dipilih tergantung pada usia pasien, tingkat keparahan rabun jauh, serta kondisi pasien.

 

Penggunaan kacamata atau lensa kontak

Langkah penanganan Rabun Jauh atau Miopia yang paling sederhana dan terjangkau adalah dengan menggunakan kacamata atau lensa kontak. Pemilihan kacamata serta lensa kontak tergantung pada kebutuhan serta kenyamanan Anda. Jika Anda memilih lensa kontak, menjaga kebersihan lensa kontak sangatlah penting agar Anda terhindar dari infeksi mata.

 

Operasi dengan sinar laser

Proses operasi dengan sinar laser juga dapat menjadi alternatif. Diperkirakan sekitar 90 persen pasien yang menjalaninya merasakan perubahan yang signifikan.

Dalam operasi ini, sinar laser akan digunakan untuk membakar sebagian kecil kornea agar lengkungannya kembali normal. Laser epithelial keratomileusis (LASEK), laser in situ keratectomy (LASIK), dan photorefractive keratectomy (PRK) adalah tiga jenis operasi laser yang dapat menjadi pilihan.

 

Setelah menjalani LASEK atau LASIK, kemampuan mata Anda akan kembali dalam 24 hingga 48 jam. Tetapi pemulihan secara total umumnya memakan waktu hingga sebulan. Sedangkan untuk PRK, proses pemulihan sampai penglihatan kembali stabil dapat berlangsung lebih lama, yaitu hingga setengah tahun.

Selama masa penyembuhan, kemampuan mata Anda akan mengalami fluktuasi untuk sementara. Contohnya penurunan kemampuan melihat pada malam hari serta pandangan kabur saat terkena cahaya terang. Tetapi kondisi ini perlahan-lahan akan berkurang. Mata Anda juga mungkin akan terasa kering sehingga Anda akan membutuhkan obat tetes mata untuk mengatasinya.

Harap diingat bahwa prosedur ini tidak cocok untuk penderita rabun jauh berusia di bawah 21 tahun karena mata mereka masih dalam tahap perkembangan. Operasi ini juga tidak bisa dilakukan jika kornea mata Anda terlalu tipis karena risiko komplikasi serta efek sampingnya dapat berakibat fatal, misalnya kebutaan.

Selain itu, operasi ini juga tidak cocok bagi penderita diabetes, orang dengan sistem kekebalan tubuh yang lemah (misalnya, penderita HIV), ibu hamil atau menyusui, serta pengidap glaukoma atau katarak.

 

Implantasi lensa buatan

Alternatif penanganan lainnya adalah implantasi lensa buatan ke dalam mata. Proses ini dilakukan untuk menangani Rabun Jauh atau Miopia dengan tingkat keparahan tinggi yang tidak bisa ditangani dengan operasi laser. Prosedur ini dapat dilakukan dengan memasukkan lensa buatan tanpa mengeluarkan lensa mata yang asli atau mengganti lensa asli dengan lensa buatan.

Implantasi lensa buatan tanpa mengeluarkan lensa asli disebut juga dengan istilah implantasi lensa phakic. Proses ini umumnya dilakukan untuk pasien berusia 25 hingga 45 tahun. Sedangkan prosedur penggantian lensa biasanya lebih cocok untuk pasien lansia yang juga menderita gangguan atau kerusakan mata yang lain, misalnya glaukoma.

Komplikasi yang paling umum terjadi dalam prosedur implantasi adalah penggelapan kapsul posterior, yaitu lensa buatan yang menebal dan menyebabkan pandangan buram. Komplikasi ini sebagian besar terjadi pada jangka waktu setengah hingga lima tahun setelah operasi. Selain penggelapan, terdapat beberapa potensi komplikasi lain yang meliputi glaukoma, katarak, penurunan kemampuan melihat saat malam, serta penggeseran retina.

 

Pencegahan Perkembangan Rabun Jauh atau Miopia

Rabun Jauh atau Miopia tidak bisa dicegah sepenuhnya. Meski demikian, ada beberapa langkah sederhana yang dapat Anda lakukan untuk melindungi mata serta mengurangi perkembangan kondisi Anda. Langkah-langkah tersebut meliputi:

  • Melindungi mata dari sinar matahari. Gunakan kacamata hitam saat bepergian di siang hari.
  • Memeriksakan mata secara rutin.
  • Menggunakan kacamata atau lensa kontak dengan ukuran tepat dan sesuai kondisi mata.
  • Mengenali gejala-gejala rabun jauh secara seksama.
  • Menerapkan pola hidup sehat, misalnya berhenti merokok serta meningkatkan konsumsi buah-buahan dan sayuran (khususnya yang kaya vitamin A).
  • Mengontrol penyakit kronis yang diidap, terutama diabetes dan hipertensi.

 

Rabun Jauh atau Miopia

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Cara Mengobati Mata Minus

Cara Mengobati Mata Minus

 

Cara Mengobati Mata Minus

Cara Mengobati Mata Minus – “Apakah mata minus bisa di obati ?”, “Apakah mata minus bisa kembali normal ?”. Pertanyaan pertanyaan itu mungkin sering di tanyakan oleh anda yang menderita mata minus, dan iya mata minus bisa di obati atau di buat kembali normal.

Biasanya mata minus terjadi jika kita sering berkerja atau melihat sesuatu dengan jarak dekat terlalu lama. Ketika ini terjadi otot di mata kita yang mengatur fokus mata akan terbiasa dengan kondisi seperti ini. Menggunakan kacamata untuk mengkoreksi mata minus akan memaksa otot mata Anda untuk terbiasa dengan kondisi yang tidak normal sehingga dapat membuat mata minus semakin parah ketika anda tetap melalukan pekerjaan rutin secara dekat.

Lalu bagaimana cara mengurangi  minus pada mata atau Cara Mengobati Mata Minus. Sebelum di jelaskan lebih lanjut, sebaiknya anda perlu tahu beberapa penyebab utama kenapa kemampuan penglihatan kita bisa menurun:

 

Berikut penyebab kemampuan mata menurun:

  • Pola makan yang tidak sehat, seperti asupan karbohidrat sederhana yang berlebihan dan makanan yang terlalu diolah, serta makan ketika merasa stress
  • Kebiasaan membaca yang salah seperti membaca sambil tiduran dan membaca di tempat dengan penerangan yang kurang.
  • Polutan di udara, air dan makanan (bahan kimia, pengawet dll)
  • Konsumsi gula yang berlebihan
  • Kurang terkena sinar matahari
  • Tempat kerja yang buruk
  • Terlalu banyak menonton televisi
  • Memakai monitor komputer yang buruk
  • Pola perilaku penyangkalan dan kecanduan

 

Beberapa hal lain yang perlu juga di perhatikan:

  • Kondisi mental sangat berpengaruh pada kesehatan pengelihatan mata (vision fitness)
  • Memakai kacamata yang sesuai dengan ukuran minus/plus kita, justru akan membuat kita semakin tergantung dengan kacamata dan tidak ada kesempatan untuk memperbaiki penglihatan kita. Dalam buku ini disarankan, untuk memakai kacamata yang setingkat lebih rendah (dengan kemampuan penglihatan sekitar 87,5%) sehingga mata berusaha untuk memperbaiki fokusnya, dan pada akhirnya bisa mengurangi ketergantungan pada kacamata.
  • Kondisi mata yang terkadang terasa capek, perih, buram dsb, adalah suatu pertanda/pesan dari mata, kalau mata sudah terlalu capek, maka dari itu jika kita mengalami hal-hal tersebut, segera istirahatkan mata anda untuk beberapa saat

 

Cara Mengobati Mata Minus

  • Cara Mengobati Mata Minus dengan lepaskan kacamata jika memungkinkan
  • Cara Mengobati Mata Minus dengan lihat ke benda-benda dengan jarak yang berbeda
  • Cara Mengobati Mata Minus dengan kedip secara normal, tidak teralu cepat dan lambat
  • Cara Mengobati Mata Minus dengan tutup mata Anda, gunakan telapak tangan anda dan berikan sedikit tekanan kepada mata Anda. Ini akan membantu otot Anda menjadi lemas.
  • Cara Mengobati Mata Minus dengan melihat benda yang bergerak juga membantu untuk melemaskan otot mata Anda.
  • Cara Mengobati Mata Minus dengan makan buah wortel dan berbagai macam buah yang berwarna jingga lainnya tau buah buahan yang asam.
  • Cara Mengobati Mata Minus dengan memanjakan mata dengan melihat pemandangan. Usahakan pergi ke pegunungan hijau, persawahan atau laut yang luas.

 

Latihan Senam Mata

Cara Mengobati Mata Minus untuk sedikit mengatasi mata yang lelah atau mata stres yang dapat berakibat pada kecacatan mata seperti mata minus dan mata plus, mata lelah dapat sedikit dibantu dengan melakukan latihan senam mata untuk merangsang otot mata agar dapat berkontraksi dengan baik.

Cara Mengobati Mata Minus dengan latihan senam mata mungkin saja dapat menyembuhkan mata minus serta mata plus yang akan membebaskan anda dari kacamata dan lensa kontak yang terkadang membosankan dan menyebalkan.

 

Obat Herbal Untuk Mengobati Mata Minus

Selain menggunakan Cara Mengobati Mata Minus diatas, anda juga bisa menggunakan produk herbal untuk Cara Mengobati Mata Minus, yaitu menggunakan Obat tetes mata.  Keuntungan memakai obat tetes mata adalah sebagai berikut :

  • Menyehatkan mata
  • Meredakan peradangan mata
  • Menormalkan mata (-) dan (+)
  • Menerangkan penglihatan
  • Membersihkan selaput mata/ Katarak

Cara Mengobati Mata Minus

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Rabun Dekat atau Hyperopia

Rabun Dekat atau Hyperopia

Rabun Dekat atau Hyperopia

Rabun dekat adalah gangguan pada mata yang menyebabkan penderita tidak bisa melihat objek dekat dengan jelas atau terlihat buram, namun biasanya benda yang jauh justru terlihat jelas.

Rabun Dekat atau Hyperopia, sering dikaitkan sebagai masalah pembiasan. Mata akan menjadi mudah lelah jika mengalami rabun dekat.

 

Gejala Rabun Dekat

Rabun Dekat umumnya terjadi pada orang yang berusia di atas 40 tahun akibat berkurangnya kemampuan mata seiring bertambahnya usia. Namun sebagian kecil anak-anak juga bisa terlahir dengan kondisi ini.

Lensa mata anak-anak lebih fleksibel dibandingkan dengan orang dewasa, jadi biasanya anak-anak yang menderita rabun dekat tidak selalu memiliki masalah dengan penglihatan mereka. Namun rabun dekat pada anak-anak harus segera diatasi karena bisa menimbulkan komplikasi, seperti mata malas (amblyopia) atau mata juling (strabismus). Periksakan kondisi mata anak Anda ke dokter untuk mengetahui apakah ada masalah pada penglihatannya.

 

Berikut adalah beberapa gejala rabun dekat.

  • Sakit kepala.
  • Harus mengerlingkan mata untuk melihat dengan jelas.
  • Mata berair atau berwarna kemerahan.
  • Kesulitan untuk membaca.
  • Mata terasa lelah usai fokus melihat objek dekat, seperti menggunakan komputer atau membaca.
  • Objek jauh terlihat jelas, tapi objek dekat tampak tidak fokus dan buram.

 

Penyebab rabun dekat

rabun dekat terjadi karena cahaya yang masuk ke mata tidak terfokus di dalam retina, tapi terfokus di belakangnya. Hal ini terjadi karena kornea terlalu datar atau kurang melengkung, lensa yang kurang tebal, dan bola mata terlalu pendek.

Lensa mata mencoba memperbaiki masalah pembiasan yang terfokus di belakang retina dengan cara menjadi lebih tebal. Namun pada penderita rabun dekat, hal ini tidak cukup efektif. Hasilnya penglihatan akan menjadi buram karena cahaya tidak bisa terfokus dengan benar.

Berikut ini adalah beberapa faktor yang bisa menyebabkan rabun dekat.

  • Genetika. Sebagian orang diwariskan penyakit rabun dekat oleh orang tua.
  • Usia. Rabun dekat lebih sering terjadi pada orang yang berusia di atas 40 tahun, namun masih ada kemungkinan bisa dialami oleh usia berapa saja.

Selain beberapa faktor yang disebutkan di atas, ada juga faktor lain yang bisa menyebabkan terjadinya rabun dekat, yaitu tumor di sekitar mata, diabetes, masalah pembuluh darah di retina atau foveal hypoplasia, dan mata yang tidak berkembang sempurna saat bayi masih di dalam kandungan atau disebut sindrom mata kecil.

 

Diagnosis rabun dekat

Kebanyakan gangguan penglihatan pada anak-anak masih bisa disembuhkan, itu sebabnya penting untuk mendeteksi sejak dini dengan melakukan pemeriksaan mata pada anak-anak secara rutin. Kerusakan mata permanen dapat terjadi jika tidak melakukan pengobatan.

Diagnosis rabun dekat pada tahap awal akan mempermudah dokter untuk memberikan perawatan yang tepat untuk mengatasinya.

Tes mata dilakukan untuk memeriksa penglihatan dan kesehatan mata yang dilakukan oleh optometrist. Pemeriksaan mata biasanya diawali dengan pertanyaan yang akan diajukan oleh optometrist seperti apakah ada masalah penglihatan yang spesifik, dan jika ada, sudah berapa lama berlangsung. Optometrist juga akan menanyakan apakah Anda sedang menjalani pengobatan atau menderita gangguan kesehatan tertentu.

  • Tes penglihatan. Tes ini biasanya dilakukan dengan Anda membaca serangkaian huruf yang pada tiap barisnya berikutnya menjadi makin kecil atau disebut dengan Snellen chart. Tes ini bertujuan memeriksa penglihatan, baik jarak dekat maupun jarak menengah. Jika Anda menggunakan kacamata atau lensa kontak, jangan lupa untuk membawanya karena tes ini akan dilakukan dengan dan tanpa kacamata atau kontak lensa.
  • Tes mata. Tes ini dilakukan untuk memeriksa bagian dalam mata dengan menggunakan alat yang menyinari pupil atau biasa disebut oftalmoskop. Selain itu, tes ini juga memeriksa koordinasi dan gerakan mata, refleks pupil, dan jika ada kondisi seperti diabetic retinopathy serta glaukoma.

 

Jika berdasarkan hasil tes yang dilakukan diketahui bahwa ada permasalahan pada mata, biasanya optometrist akan membahas kacamata atau kontak lensa yang cocok dengan Anda. Dan jika masalah pada mata cukup parah atau memerlukan perawatan medis lebih, Anda akan dirujuk ke dokter ahli mata atau oftalmologis.

 

Rabun Dekat atau Hyperopia

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Ciri-Ciri Sakit Mata

Ciri-Ciri Sakit Mata

Ciri-Ciri Sakit Mata

Ciri-Ciri Sakit Mata Silinder

Defenisi Penyakit Mata Silinder

Sakit Mata Silinder adalah keadaan mata dimana kelengkungan Kornea/Lensa tidak sama di meridian horizontal atau di meridian vertical. Atau lebih simple-nya, Mata silinder sulit memfokuskan objek, sehingga seperti melihat ada bayangan pada objek tersebut, atau melihat objek mirip tapi gak sama.

Gangguan mata silinder disebut pula dengan Astigmatisma. Idealnya, mata kita berbentuk bulat seperti bola sepak, sehingga semua sinar yang dibiaskan dari suatu object yang masuk ke dalam mata kita akan bertemu di satu titik retina. Kasus Astigmatisme banyak dijumpai pada orang Asia.

Kelainan ini gak hanya meliputi masalah bagaimana fokus bayangan dibentuk, karena fokus benda yang dilihat terpecah menjadi dua bayangan. Kelainan ini disebut sebagai “Mata Silinder”.

Tapi terminologi mata silinder ternyata gak tepat, karena sebenarnya bukan MATA-nya yang silinder tapi LENSA yang fungsinya mengoreksi keadaan Astigmatisme itulah yang bersifat silinder. Jadi, yang ada “Lensa Silinder” bukan Mata Silinder.

Biasanya Astimagtisme terjadi karena Lengkung Datar Kornea dan Lengkung Tegak Kornea tidak Simetris. Keadaaan ini bisa dianalogikan dengan lengkungan pada sendok. Pada satu sisi ada yang Landai sedangkan sisi lainnya terjal. Kalo sistem optik atau suatu lensa terlalu Melengkung/ Terjal, maka cahaya yang terbias melalui retina menjadi terlalu dekat. Sedangkan lengkung yang landai membuat fokusnya jadi terlalu jauh. Akhirnya, imej atau citraan yang jatuh jadi terpecah dua.

 

Penyebab Penyakit Lensa Mata Silinder

  1. Keturunan (Genetik) Terutama pada silinder-silinder besar (diatas 1,5 diopter) inilah makanya menurut sebaigaian pendapat anak memiliki mata silinder .
  2. Extra Pencahayaan: (TV,Computer) dan arah cahaya masuk kejaringan mata
  3. Penyakit Mata Tertentu misal:
  4. Keratoconus / Kornea bentuk kerucut Ptosis / kelopak mata yg menggantung/ sulit membuka kelopak mata atas
  5. Bisul di kelopak mata
  6. Pasca operasi
  7. Pasca trauma / kecelakaan

 

Ciri-Ciri Sakit Mata Silinder Secara Umum

Berikut ini Ciri-Ciri Sakit Mata Silinder ,

  1. Ciri-Ciri Sakit Mata Silinder pertama pandangan berbayang
  2. Ciri-Ciri Sakit Mata Silinder tulisan yg lurus terlihat berdempetan, seperti terpecah
  3. Suka memiringkan kepala saat melihat obyek, hal ini dipengaruhi kemiringan bola mata/Axis Cylinder
  4. Pening di dahi antara 2 mata
  5. Tidak tahan terhadap cahaya/ gampang silau

Tanda di atas termasuk juga Ciri-Ciri Sakit Mata Silinder pada anak karena tanda dan gejala sakit mata pada anak dan orang dewasa mirip sekali .

 

Ciri-Ciri Sakit Mata Minus Rabun jauh

Ciri-Ciri Sakit Mata Minus atau rabun jauh adalah kelainan pada mata yang tidak mampu melihat melihat dengan baik benda atau objek dengan jarak yang jauh. Mungkin saat ini anda juga tengah mengalaminya, dan merasa sangat tidak nyaman serta ingin menyembuhkan mata minus tersebut dengan cara alami. Mengapa mata minus dapat terjadi?

Penyebab Penyakit Mata Minus

  1. Jarak terlalu dekat membaca buku, menonton televisi, bermain videogames, main komputer, main hp ponsel, dll. Mata yang dipaksakan dapat merusak mata. Pelajari jarak aman aktivitas mata kita agar selalu terjaga kenormalannya.
  2. Terlalu lama beraktifitas pada jarak pandang yang sama seperti bekerja di depan komputer, di depan layar monitor, di depan mesin, di depan berkas, dan lain-lain. Mata butuh istirahat yang teratur dan sering agar tidak terus berkontraksi yang monoton.
  3. Tinggal di tempat yang sempit penuh sesak karena mata kurang berkontraksi melihat yang jauh-jauh sehingga otot mata jadi tidak normal. Atur sedemikian rupa ruang rumah kita agar kita selalu bisa melihat jarak pandang yang jauh.
  4. Kebiasaan buruk yang dapat mengganggu kesehatan mata kita seperti membaca sambil tidur-tiduran, membaca di tempat yang gelap, membaca di bawah sinar matahari langsung yang silau, menatap sumber cahaya terang langsung, dan lain sebagainya.
  5. Terlalu lama mata berada di balik media transparan yang tidak cocok untuk mata dapat mengganggu kesehatan mata seperti sering kelamaan memakai helm, lama memakai kacamata yang tidak sesuai dengan mata normal kita, dan sebagainya.
  6. Kekurangan gizi yang dibutuhkan mata juga bisa memperlemah mata sehingga kurang mampu bekerja keras dan mudah untuk terkena rabun jika mata bekerja terlalu diporsir. Vitamin A, betakaroten, ekstrak billberry, alpukat, dan lain sebagainya bagus untuk mata.

Gejala atau Ciri-Ciri Sakit Mata Minus

Dalam masalah sakit mata bisa disimpulkan pasti atau tidaknya mendapatkan mata minus adalah dengan mengetahui Ciri-Ciri Sakit Mata Minus itu sendiri sehingga anda jangan panik dulu jika mengalami gangguan mata tapi kenali dan lihat gejalanya jika sudah positif maka segera tangani dan atasi . Adapun Ciri-Ciri Sakit Mata Minus yang sering dialami pasien adalah sbb :

Ciri-Ciri Sakit Mata minus, antara lain :

  1. Mata tidak serempak dalam bergerak
  2. Ciri-Ciri Sakit Mata dengan sakit kepala, tanda-tandanya mungkin seperti balita Anda sering memegang kepala, mengerutkan dahi, dan tidak menyukai cahaya terang atau suara keras
  3. Pusing atau kehilangan keseimbangan
  4. Ciri-Ciri Sakit Mata yaitu mual, hilangnya nafsu makan, muntah dan sakit perut
  5. Menyipitkan mata atau memiringkan kepalanya ke satu sisi ketika ia menatap sesuatu
  6. Sering menggosok mata, atau sering menangis tanpa alasan yang jelas
  7. Mata terasa sakit apabila melihat tulisan terlalu jauh
  8. Tulisan yang kita baca memudar
  9. Mata sakit apabila melihat sinar matahari terlalu sering
  10. Jarak pandang kita mulai terbatas

 

Ciri-Ciri  Sakit Mata Plus Rabun Dekat atau Hipermetropi

Hipermetropi atau rabun dekat adalah kelainan refraksi mata dimana bayangan dari sinar yang masuk ke mata jatuh di belakang retina. Hal ini dapat disebabkan karena bola mata yang terlalu pendek atau kelengkungan kornea yang kurang. Ciri-Ciri Sakit Mata Plus penderita kelainan mata ini tidak dapat membaca pada jarak yang normal (30 cm) dan harus menjauhkan bahan bacaannya untuk dapat membaca secara jelas. Penderita juga akan sulit untuk melakukan kegiatan yang membutuhkan ketelitian tinggi. Perbaikan penglihatan dapat dilakukan dengan memakai kacamata dengan lensa sferis positif (cembung).

 

Ciri-Ciri Sakit Mata Katarak

Katarak mata hadir dengan beberapa gejala atau Ciri-Ciri Sakit Mata Katarak, di bawah ini ada beberapa Ciri-Ciri Sakit Mata katarak yang bisa terjadi kepada anda. Apabila anda telah mendapatkan beberapa hal berikut, maka dapat dipastikan anda terkena katarak.

Ciri-Ciri Sakit Mata Katarak

Berikut ini tanda-tanda atau Ciri Ciri Sakit Mata Katarak ,

  1. Penglihatan yang kabur, redup, dan berawan.
  2. Ketika melihat di malam hari, anda akan mengalami kesulitan.
  3. Kepekaan terhadap cahaya dan silau.
  4. Melihat halo atau lingkaran cahaya di sekitar lampu.
  5. Perubahan yang sering terhadap kacamata dan lensa kontak.
  6. Warna mata yang memudar dan menguning.
  7. Penglihatan ganda dalam satu mata.

Ciri-Ciri Sakit Mata Glaukoma

Glaukoma adalah penyakit mata yang disebabkan oleh peningkatan tekanan cairan di dalam mata. Glaukoma akut terjadi secara tiba-tiba. Kondisi ini harus segera diatasi untuk menyelamatkan penglihatan. Ciri-Ciri Sakit Mata pada glaukoma kronis peningkatan tekanan di dalam mata terjadi dalam masa beberapa bulan atau tahun tanpa terjadi gejala apa-apa. Kalau tidak diobati, glaukoma kronis akhirnya mengakibatkan kebutaan total. Glaukoma dapat juga disebabkan oleh penyakit mata lainnya.

Ciri-Ciri Sakit Mata Glaukoma pada mata umum.

  1. Penderita selalu ingin merasakan mengedip terus dengan menekan kedipan berlebihan
  2. Pada penglihatan penderita yang mulanya kabur lama kelamaan menjadi normal kembali
  3. Penderita akan merasakan sakit mata karena kondisi matanya dalam keadaan yang membengkak
  4. Apabila penderita sedang memandang cahaya lampu rumah maka pada penderita akan merasakan timbulnya warna pelangi disekitar cahaya lampu tadi .

 

Ciri-Ciri Sakit Mata

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Mata Silinder dan Cara Pengobatannya

Mata Silinder dan Cara Pengobatannya

Mata Silinder dan Cara Pengobatannya

Mata Silinder memiliki istilah medis astigmatism. Istilah tersebut mengacu pada kondisi mata yang mengalami penglihatan kabur dan berbayang karena bentuk kornea atau lensa mata tidak cembung sempurna.

Tanda dan gejala paling umum yang dirasakan penderita Mata Silinder adalah penglihatan kabur atau berbayang. Penderita menjadi sering memicingkan mata ketika melihat jauh maupun dekat. Selain itu, penderita biasanya mengeluh kesulitan membaca tulisan yang kecil. Sakit kepala, mata tegang, dan lelah setelah membaca atau memakai komputer adalah beberapa keluhan yang mungkin muncul jika kondisi ini tidak diobati. Pada gangguan Mata Silinder yang ringan, gangguan penglihatan mungkin tidak terjadi secara signifikan.

Sayangnya, jika Mata Silinder diderita oleh anak-anak, mereka kemungkinan besar tidak akan menyadarinya. Hal ini mungkin terjadi karena pengetahuan anak-anak mengenai suatu benda belum sempurna. Pada anak-anak, gejala Mata Silinder dapat berupa sulitnya mereka fokus pada tulisan yang tercetak dalam buku mereka. Mereka juga mungkin akan mengalami sakit kepala, kelelahan, dan ketegangan pada mata.

Kenapa Mata Bisa Silinder?

Mata memiliki beberapa komponen kunci agar bisa melihat dengan baik. Salah satunya adalah sistem optik mata yang terdiri dari kornea dan lensa. Keduanya bahu-membahu untuk membuat cahaya masuk terfokus membentuk gambar yang sempurna di retina.

Pada penderita Mata Silinder, kornea mengalami ketidaksempurnaan bentuk. Kornea seharusnya memiliki bentuk cembungan yang sempurna, menyerupai lengkungan pada bola. Pada Mata Silinder, cembungan bola mata menyerupai bola rugbi. Ketidaksempurnaan cembungan pada lensa juga bisa menyebabkan Mata Silinder.

Ketika cembungan yang terbentuk tidak sempurna alias tidak rata, maka Mata Silinder otomatis akan diderita. Sebab, cahaya yang masuk dari kornea tidak difokuskan pada satu titik di retina sehingga membuat penglihatan kabur.

Selain kecacatan bentuk yang biasanya sudah didapat sejak lahir, beberapa kondisi berikut bisa menyebabkan Mata Silinder.

  • Infeksi yang mengakibatkan jaringan parut pada kornea.
  • Melakukan operasi mata yang menyebabkan adanya perubahan kornea.
  • Terjadi pembengkakan, penipisan, atau perubahan pada kornea.
  • Kondisi yang memengaruhi kelopak mata sehingga membuat kornea terganggu.

Pengobatan yang Bisa Dilakukan

Cara-cara berikut bisa dipakai dalam rangka memperbaiki penglihatan yang terganggu akibat Mata Silinder.

  • Memakai kacamata

Dengan menggunakan lensa yang didesain khusus, kacamata adalah cara paling mudah untuk mengoreksi penglihatan kabur atau berbayang akibat Mata Silinder.

  • Menggunakan lensa kontak

Prinsip lensa kontak sebenarnya sama dengan kacamata. Pemilihan yang tepat antara kacamata atau lensa kontak sangat tergantung pada selera penderita. Agar tidak salah pilih, pastikan berkonsultasi dengan dokter mata.

  • Operasi LASIK

Melalui prosedur ini, bentuk kornea diubah dengan laser. Awalnya lapisan permukaan kornea dibuka (flap) menggunakan alat khusus yang disebut keratom. Selanjutnya laser digunakan untuk mengubah bentuk lapisan kornea di bawah lapisan yang dibuka tadi. Flap kemudian ditutup kembali.

  • Operasi LASEK

Prosedur ini hampir sama dengan LASIK, namun flap dibuat lebih tipis, hanya setebal lapisan epitel.

  • Photorefractive keratectomy (PRK)

Melalui prosedur PRK ini, lapisan epitel dihilangkan tanpa membuat flap. Setelah operasi LASIK dan LASEK ditemukan, maka prosedur ini jarang digunakan.

 

Mata Silinder dan Cara Pengobatannya

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Mata Minus atau Rabun Jauh

Mata Minus atau Rabun Jauh

Mata Minus atau Rabun Jauh

Mata Minus atau Rabun jauh merupakan gangguan yang terjadi pada mata sehingga membuat seseorang tidak dapat melihat benda pada jarak yang terlalu jauh. Masalah Mata Minus dapat dialami oleh siapa saja, tak peduli pria, wanita, anak-anak maupun orang dewasa. Adapun penyebab Mata Minus umumnya disebabkan akibat dari sering membaca dalam keadaan gelap atau tidak mendapatkan pencahayaan yang memadai, membaca sambil berbaring, TV, terkena pancaran radiasi monitor, atau ponsel dan sebagainya.

 

Bagi para penderita Mata Minus, biasanya akan disarankan untuk menggunakan kacamata atau lensa kontak untuk membantu penglihatannya. Hanya saja, dua metode ini tidak dapat langsung mengurangi minus pada mata.

 

Lantas apa sajakah gejala Mata Minus?

Ada beberapa gejala yang akan dirasakan oleh para penderita mata yang minus, untuk penderita rabun jauh (miopia) sumbu matanya terlalu cembung sehingga bayangan benda jatuh dari retina. Akibatnya, beda yang jauh tidak akan terlihat jelas. Tanpa bantuan kacamata, penderita rabun jauh akan mengalami sakit kepala dan rasa nyeri pada mata.

 

Gejala yang dapat menandakan bahwa anda menderita Mata Minus diantaranya sakit kepala (terutama dibagian depan mata), mata yang sering berair, mata perih dan berat. Kondisi seperti ini biasanya akan membaik jika mata diistirahatkan atau dengan menggunakan obat-obatan penawar rasa nyeri. Namun demikian, cara ini tidak dapat dipastikan akan bertahan lama. Lantas, bagaimana mengurangi atau mengobatinya?

 

Cara Mengurangi Mata Minus

Mata adalah jendela dunia, maka dari itu, menjaga kesehatan mata dan fungsinya agar tetap berjalan baik menjadi keharusan. Nah, berikut ini ada beberapa cara alami untuk mengurangi Mata Minus.

  1. Konsumsi Sayur dan Buah

Apabila anda menginginkan Mata Minus berkurang secara alami, maka anda disarankan untuk mengkonsumsi makanan yang baik untuk mata. Makanan yang baik untuk menutrisi mata diantara, buah alpukat, bawang putih, bawang erah, telur, bayam, wortel, salmon serta sayuran berdaun hijau lainnya. Selain itu, konsumsi buah-buahan yang sehat ikut juga menjadi penyumbang kesehatan mata. Hanya saja jika anda kurang menyukai santapan sayur dan buah secara langsung, maka anda bisa mengkonsumsinya dalam bentuk jus atau salad.

 

  1. Manjakan Mata Dengan Panorama Indah

Melihat barisan gunung dan hamparan laut yang dihiasi dengan tanaman hijau akan ikut membantu menurunkan mata yang minus. Untuk itu, tidak ada salahnya menyempatkan waktu untuk berlibur dan mengunjungi tempat-tempat dengan pemandangan dan panorama yang indah untuk mengobati dan memanjakan mata.

 

  1. Lakukan Senam Mata

Selain beberapa cara diatas, cara lain untuk dapat menurunkan minus pada mata adalah dengan melakukan senam mata. anda dapat melakukan latihan mata setipa hari. Latihan mata atau senam mata akan berguna untuk melatih daya fokus mata anda. Latihan ini bisa anda lakukan dengan cara melihat berbagai objek pada jarak yang berbeda, kemudian kedipkan mata secara normal yakni dengan tidak terlalu cepat atau tidak terlalu lambat.

 

  1. Penggunaan Kacamata

Kacamata bisa menjadi altrnatif terakhir yang digunakan untuk terapi mata. Penggunaan kacamata akan mengurangi silau, hanya saka menggunakan kacamata mungkin akan membatasi ruang penglihatan anda. Namun jika sudah terbiasa menggunakannya hal ini tidak akan mengganggu anda.

 

Mata Minus atau Rabun Jauh

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Cara Mencegah Mata Minus Secara Alami

Cara Mencegah Mata Minus Secara Alami

 

Cara Mencegah Mata Minus, Mata minus atau rabun merupakan suatu keadaan dimana kita tidak dapat melihat suatu objek secara jelas. Untuk mata minus sendiri dapat digolongkan menjadi dua yaitu mata minus rabun jauh dan rabun dekat. Mata minus abun jauh adalah kelainan pada mata yang tidak mampu melihat dengan baik benda atau objek dengan jarak yang jauh.

Cara Mencegah Mata Minus Secara Alami

Cara Mencegah Mata Minus Secara Alami

Penyebab utama dari mata minus adalah kelengkungan kornea yang lebih pendek serta sumbu bola mata yang terlalu panjang. Kedua hal tersebut dapat diperoleh melalui orang tua atau keturunan. Namun apabila bukan keturunan, mata minus bisa diakibatkan karena aktivitas dekat terlalu lama, misalnya banyak membaca atau terlalu lama bekerja dengan komputer.

Bila seseorang mengalami mata minus, maka penyakit ini akan cenderung terus bertambah terutama jika ia masih berada pada masa pertumbuhan. Seiring dengan bertambahnya tinggi badan, maka minus juga akan bertambah dikarenakan sumbu bola mata yang ikut bertambah panjang.

Lalu Bagaimanakah Cara Mencegah Mata Minus Secara Alami ?

Berikut ini adalah beberapa cara yang dapat dilakukan sebagai langkah cara mencegah mata minus, antara lain :

  1. Cara Mencegah Mata Minus Dengan Konsumsi Buah Dan Sayuran

Jika anda suka atau memang diharuskan bekerja di depan komputer, maka salah satu cara mencegah mata minus yakni dengan mengkonsumsi buah dan sayuran. Sayuran yang paling direkomendasikan yakni wortel, karena wortel mengandung beta karoten dan juga Vitamin A yang bagus untuk kesehatan mata selain itu juga dapat mencegah agar mata tidak rusak.

  1. Cara Mencegah Mata Minus Dengan Menjaga Jarak Pandang

Ini adalah sebab utama seseorang terkena mata minus rabun dekat, yakni melihat objek seperti menonton televisi secara dekat. Cara mencegah mata minus dengan cara mengatur jarak pandang anda sampai kira-kira 50-100 cm dari layar tv. Selain itu bagi yang suka membaca buku juga usahakan tidak membaca sambil tiduran dan dengan cahaya yang kurang.

  1. Cara Mencegah Mata Minus Dengan Makan Makanan Yang Mengandung Vitamin A

Makan makanan yang mengandung vitamin A, seperti wortel, mangga, apel, dan lain-lain. Minumlah setiap hari, cara ini merupakan upaya untuk mencegah mata minus yang sangat mudah dipraktekkan karna bahan bakunya sangat mudah ditemukan.

  1. Cara Mencegah Mata Minus Dengan Melatih Otot Mata

Seperti yang sudah dibahas sebelumnya yaitu salah satu penyebab mata minus disebabkan mata berfokus terlalu lama pada suatu objek seperti layar ponsel sehingga otot mata lama kelamaan akan kaku. Jadi untuk mencegahnya dengan melatih otot mata anda, cara pencegahan mata minus yaitu fokuskan mata anda pada objek yang berada jauh, lalu objek yang dekat. Lakukanlah itu dengan rutin agar otot anda tidak kaku.

  1. Cara Mencegah Mata Minus Dengan Istirahatkan Mata

Cara mencegah mata minus berikutnya yaitu dengan cara mengistirahatkan mata, karena jika terlalu lama maka akan terasa sakit. Pejamkanlah mata untuk beberapa menit atau jam, lalu mulailah pekerjaan anda kembali.

  1. Tidak Menggunakan Kacamata

Cara mencegah mata minus berikutnya adalah bila melakukan kegiatan yang tidak memerlukan fungsi mata dengan keseluruhan, lepas saja kaca mata Anda (kalau memakainya). Bila menggunakan kacamata, pilih yang gagangnya dan lensanya ringan. Supaya mata tidak cepat lelah. Ini juga salah satu cara memcegah mata minus.

  1. Mendapat Banyak Lutein dan Zeaxanthin

Pasti istilah ini sangat asing bukan? Sebenarnya Lutein merupakan karotenoid yang dapat ditemukan pada sayuran hijau yang mampu menjadi zat antioksidan serta melindungi mata dari radikal bebas. Contoh makanan yang mengandung Lutein antara lain bayam, brokoli, dll. Sama hal nya dengan Lutein, Zeaxanthin juga membantu melindungi mata. Contoh makanan yang mengandung Zeaxathin adalah kuning telur. Namun usahakan memakan kuning telur yang setengah matang agar zar Karotenoidnya tidak rusak ketika digoreng.

Cara mencegah mata minus dengan memperbanyak konsumsi buah dan sayur yang baik untuk kesehatan mata Anda, mengkonsumsi suplemen mata juga dapat mencegah mata minus. Salah satu suplemen mata yang baik dan terbukti ampuh untuk mengobati sekaligus mencegah mata minus adalah S-Lutena. S-Lutena merupakan suplemen gizi yang banyak mengandung karotenoid (β-karoten) yang manfaatnya sebanding dengan makan sayuran yang berwarna merah, kuning, oranye, dan berdaun hijau gelap. 5 karotenoid lainnya juga terdapat dalam Super Lutein.

S-Lutena sangat bagus untuk kesehatan mata secara total, termasuk dapat pengobatan untuk penyakit mata. Kandungan lutein dan zeaxanthin dalam Super Lutein sangat bagus untuk memperbaiki kerusakan sel/saraf mata, dan kandungan DHA juga dapat memaksimalkan dalam mendukung lutein dan zeaxanthin dalam perbaikan gangguan kesehatan pada mata.

Super Lutein Efeknya Dapat Dirasakan Dalam Hitungan Menit

  • 20 menit setelah dikonsumsi, SuperLutein akan diserap oleh sistem pencernaan.
  • 40 menit setelah dikonsumsi, SuperLutein akan diserap oleh mata.

Tidak hanya baik untuk mata Super Lutein juga sangat ampuh untuk mengobati : Darah Tinggi , Kanker, Tumor, Migrain, Stroke, Diabetes Melitus, Jantung, Kolesterol, Sembelit, Kulit Kering, Nyeri Haid / Haid Tidak Normal, Borok / Luka, Nyeri Sendi, Sakit Pinggang, mata Katarak, Rabun Jauh / Dekat, Eksim, Arteriosklerosis, Periodontosis, Mata Plus, Rabun Senja, Mata Silindris, Sakit Ginjal, Hepatitis, dsb.

Cara Mencegah Mata Minus Secara Alami

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Mata Minus Pada Balita

Mata Minus Pada Balita

 

Mata Minus Pada Balita, Saat ini cukup sering kita lihat anak-anak di bawah usia 10 tahun yang sudah menggunakan kacamata. Hal itu mungkin saja karena tren, tetapi mungkin juga karena anak-anak tersebut memang menderita mata minus. Anak-anak yang mengalami mata minus memang kebanyakan sudah pada usia sekolah, walaupun ada juga yang berusia di bawah lima tahun sudah butuh kacamata. Banyak kasus dimana seseorang tidak merasa pandangannya buram, tapi itu karena yang dilihat sehari-hari bukan sesuatu yang standar, jadi dia tidak punya pembanding.

Mata Minus Pada Balita

Mata Minus Pada Balita

Mata minus adalah salah satu kelainan mata yang tidak dapat melihat benda benda yang berjarak terlalu jauh. Mata minus disebabkan ketika kita sering berkerja atau melihat sesuatu dengan jarak dekat terlalu lama. Seperti kebiasaan membaca sambil tiduran dan membaca di tempat yang gelap atau kurang penerangannya. Perlu diperhatikan juga, pola makan yang tidak sehat juga dapat mengakibatkan mata minus. Hindari makanan yang banyak menggunakan bahan bahan kimia seperti pewarna dan pengawet. Oleh karena itu kenali tanda-tandanya mata minus pada balita !

Anak memiliki kelainan mata minus pada balita atau anak jika menunjukkan perilaku berikut:

  • Umumnya, jarak mata normal saat melihat gambar atau membaca buku sekitar 30 cm. Nah, anak yang mengalami gangguan ini biasanya akan mendekatkan matanya ke buku hingga jarak kurang dari 20 cm.
  • Ketika nonton televisi, ia akan duduk dengan jarak yang sangat dekat, bahkan bisa jadi berdiri di dekat layar televisi.
  • Begitu melihat obyek yang jauh, ia akan memicingkan matanya sambil memiringkan kepala, seolah-olah berusaha mencari fokus yang jelas.
  • Sementara itu, hal yang bisa diamati pada anak dengan kelainan mata plus adalah:
  • Begitu melihat gambar atau bacaan, anak akan menjauhkan matanya dari buku tersebut.
  • Anak cepat mengeluh lelah dan merasa tidak nyaman ketika menggambar, menulis atau membaca.
  • Terkadang mata anak mudah berair, merah, bahkan terasa gatal.

Anak dengan mata minus sering mengeluh kabur melihat benda pada jarak jauh, pusing, kelelahan pada mata, dan sering mendekat ke objek yang ingin dilihat. Apabila anak anda mengalami gejala-gejala mata minus pada balita seperti ini, sebaiknya segera diperiksakan ke dokter spesialis mata untuk di deteksi kemungkinan kelainan refraksi yang dialami.

Mencegah Mata Minus Pada Balita

Untuk mencegah mata minus pada balita atau anak, ada baiknya Anda memperhatikan hal-hal penting berikut ini :

  • Salah satu penyebab mata minus pada balita ialah kurangnya zat karoten. Zat penting dalam perkembangan fungsi penglihatan ini banyak didapat pada wortel. Balita juga perlu banyak makan bayam dan sayur-sayuran berwarna lainnya agar perkembangan penglihatannya sempurna.
  • Selain asupan makanan, mata minus pada balita juga bisa disebabkan oleh kebiasaan salah. Anak yang tidur dalam kamar terang juga memiliki potensi lebih mudah mengalami mata minus. Bayi 0-2 tahun berisiko mengalami mata minus atau miopi saat balita jika tidur dalam keadaan terang. Jadi, usahakan lampu kamar dalam keadaan redup untuk meminimalisir risiko mata minus pada balita.
  • Pada beberapa kasus mata minus pada balita, ditemui faktor keturunan sebagai penyebab. Orang tua dengan mata minus cenderung mewariskan sifat ini kepada anak-anak mereka.
  • Penggunaan komputer atau menonton televisi terlalu lama dalam jarak dekat bisa juga menyebabkan mata minus pada balita. Jadi sebaiknya, ajak anak beraktivitas fisik agar kegiatannya seimbang.
  • Melihat hal-hal kecil juga memaksa matanya bekerja lebih keras. Karena itu, pilih buku-buku khusus untuk balita dengan tulisan yang besar walaupun si kecil belum bisa membaca sendiri. Pilih gambar dan warna yang menarik sehingga merangsang visualnya.

Selain cara-cara di atas, Anda juga bisa mencegah mata minus pada balita dan mengobatinya dengan mengkonsumsi suplemen yang baik untuk mata. Ada banyak suplemen mata yang bagus, namun yang paling kami rekomendasikan adalah suplemen mata S-Lutena atau Super Lutein yang sudah terbukti berkhasiat mencegah berbagai macam penyakit mata dan penyakit kronis lainnya. Selain sangat efektif juga sangat aman dan terlebih lagi suplemen ini halal untuk dikonsumsi.

S-Lutena sangat bagus untuk kesehatan mata secara total, termasuk dapat pengobatan untuk penyakit mata. Kandungan lutein dan zeaxanthin dalam Super Lutein sangat bagus untuk memperbaiki kerusakan sel/saraf mata, dan kandungan DHA juga dapat memaksimalkan dalam mendukung lutein dan zeaxanthin dalam perbaikan gangguan kesehatan pada mata.

Tidak hanya baik untuk mata Super Lutein juga sangat ampuh untuk mengobati : Darah Tinggi , Kanker, Tumor, Migrain, Stroke, Diabetes Melitus, Jantung, Kolesterol, Sembelit, Kulit Kering, Nyeri Haid / Haid Tidak Normal, Borok / Luka, Nyeri Sendi, Sakit Pinggang, mata Katarak, Rabun Jauh / Dekat, Eksim, Arteriosklerosis, Periodontosis, Mata Plus, Rabun Senja, Mata Silindris, Sakit Ginjal, Hepatitis, dsb.

Mata Minus Pada Balita

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Pengobatan Mata Minus Secara Alami

Pengobatan Mata Minus Secara Alami

 

Pengobatan Mata Minus, Mata adalah salah satu organ tubuh manusia yang sangat penting. Mata merupakan salah satu panca indera manusia. Mata merupakan indera untuk penglihatan. Tanpa mata, kita tidak dapat melihat benda-benda yang ada di dunia ini. Mata bisa melihat apabila ada cahaya. Dalam gelap mata tidak dapat melihat, karena tidak ada cahaya yang masuk ke dalam mata. Penyakit mata yang secara umum diderita oleh banyak orang adalah mata minus (myopia). Sebelum kita membahas bagaimana cara pengobatan mata minus, berikut dibawah ini ada sedikit penjelasan mengenai penyakit mata minus.

Pengobatan Mata Minus Secara Alami

Pengobatan Mata Minus Secara Alami

Mata minus atau rabun adalah terganggunya penglihatan kita yaitu tidak dapat melihat suatu objek secara jelas atau nyata. Tentu keadaan ini sangat tidak nyaman dirasakan bagi penderitanya, mata minus ada dua macam yaitu mata minus rabun jauh dan mata minus rabun dekat, pengertian mata minus rabun jauh adalah tidak mampunya mata melihat suatu benda atau objek ketika jarak yang jauh, sedangkan untuk rabun dekat adalah sebaliknya.

Untuk pengobatan mata minus secara alami, anda bisa memanfaatkan tanaman-tanaman herbal yang umum dijumpai di pelarangan. Selain itu, terapi pijat dan melatih pergerakan mata akan sangat membantu dalam mengobati mata minus tanpa operasi. Berikut ini beberapa cara pengobatan mata minus secara alami dan bisa anda aplikasikan di rumah :

  1. Pengobatan Mata Minus Dengan Menggunakan Daun Sirih

Daun sirih adalah tanaman herbal paling populer di pengobatan tradisional ala Indonesia. Kandungan daun sirih yang bermanfaat bagi kesehatan seperti minyak atsiri sebagai antioksidan, zat antijamur dan zat antiseptik di seluruh bagiannya. Untuk cara mengobati mata minus yang aman menggunakan daun sirih ada dua cara. Yang pertama adalah dengan menempelkan daun sirih pada permukaan mata ketiku sedang tidur. Sedangkan yang kedua adalah dengan mencelupkan daun sirih pada air panas dan setelah air menjadi hangat suam, air tersebut digunakan untuk mencuci mata dengan cara mengedip-ngedipkan mata di permukaan air (dirimbang).

  1. Pengobatan Mata Minus Dengan Mengkonsumsi Buah Sumber Vitamin C

Semua jenis buah yang mengandung vitamin C dalam jumlah yang tinggi sangat baik untuk cara mengobati mata minus dan mencegahnya. Berbagai jenis buah yang sangat disarankan adalah seperti jeruk, stroberi, lemin, anggur, jeruk bali dan markisa. Buah-buahan ini bisa mencegah berbagai jenis kerusakan karena mata karena kurang nutrisi.

  1. Pengobatan Mata Minus Dengan Mengkonsumsi Sayuran Hijau

Berbagai jenis sayuran hijau seperti bayam, kangkung, sawi hijau, selada, daun kale dan sayuran lain mengandung lutein dan zeaxanthin yang bisa mencegah katarak dan pembentukan lapisan pada kornea mata. Selain itu, berbagai jenis makanan yang mengandung bahan antioksidan seperti brokoli dan kacang polong juga sangat baik.

  1. Pengobatan Mata Minus Dengan Mengkonsumsi Sumber Kacang-Kacangan

Berbagai jenis kacang-kacangan sangat baik untuk memelihara kesehatan mata karena mengandung asam lemak omega 3 dan juga makanan yang mengandung vitamin E. Berbagai jenis kacang-kacangan yang bisa membantu pengobatan mata minus antara lain adalah almond, kacang pistachio, mete, dan walnut.

  1. Pengobatan Mata Minus Dengan Daun Melati

Daun melati adalah obat mata minus alami. Daun melati juga bisa membantu proses penyembuhan sakit mata secara alami. Caranya dengan mengambil satu genggam daun melati, tumbuk halus, kemudian tempelkan pada dahi. Bila sudah mengering ganti dengan yang baru. Ulangi sampai sembuh.

  1. Pengobatan Mata Minus Dengan Bawang Putih

Selain untuk bumbu masakan, bawang putih juga bisa dijadikan obat mata minus alami. Caranya dengan basuh muka dengan air yang bersih hingga mata terbebas dari kotoran-kotoran kemudian keringkan dengan menggunakan handuk bersih. Ambil satu siung bawang putih yang telah di cuci bersih. Potong bagian ujung bawang sedikit. Gosokkan secara perlahan ujung bawang putih yang telah di potong tadi sejajar dengan akar bulu mata. Jangan digosokkan di bagian kelopak atas, sebaiknya gosokkan saja di bagian kelopak mata bawah. Tunggu beberapa saat hingga menimbulkan rasa perih, geli, bahkan gatal hingga membuat kepala seolah-olah bergoyang. Tahan, jangan langsung di cuci. Ulangi lagi langkah diatas dengan beberapa kali, agar bisa memberikan hasil maksimal.

  1. Pengobatan Mata Minus Dengan Keben

Keben adalah obat mata minus alami. Keben atau Barringtonia asiatica Kurz adalah tanaman yang berasal dari Papua (Irian). Di papua buah keben disebut rabon pi Keben merupakan pohon berkayu lunak, berdiameter sekitar 50 cm dengan ketinggian 4 hingga 16 meter. Biji dan buah keben inilah yang dapat digunakan sebagai tetes mata.

Selain dengan cara diatas, pengobatan mata minus secara alami dapat dilakukan dengan mengkonsumsi suplemen mata S-Lutena. Cara mengobati miopi ampuh tanpa efeksamping dan terbukti ampuh untuk cara mengobati miopi. S-Lutena merupakan suplemen gizi yang banyak mengandung karotenoid (β-karoten) yang manfaatnya sebanding dengan makan sayuran yang berwarna merah, kuning, oranye, dan berdaun hijau gelap. 5 karotenoid lainnya juga terdapat dalam super lutein.

S-Lutena sangat bagus untuk kesehatan mata secara total, termasuk dapat pengobatan untuk penyakit mata. Kandungan lutein dan zeaxanthin dalam Super Lutein sangat bagus untuk memperbaiki kerusakan sel/saraf mata, dan kandungan DHA juga dapat memaksimalkan dalam mendukung lutein dan zeaxanthin dalam perbaikan gangguan kesehatan pada mata.

Pengobatan Mata Minus Secara Alami

Posted in Uncategorized | Leave a comment