Cara Mengobati Mata Plus

Cara Mengobati Mata Plus

Cara Mengobati Mata Plus

Cara Mengobati Mata Plus – Penyakit mata plus adalah jenis kelainan mata yang menyebabkan penderitanya dapat melihat obyek dari jarak jauh dengan sempurna, tetapi pandangan menjadi kabur apabila melihat obyek berjarak dekat. Penyakit mata plus disebut juga dengan rabun dekat atau hypermetropi. Secara alami, kebanyakan bayi lahir dalam keadaan hipermetropia dan sembuh dengan sendirinya pada usia sekitar 12 tahun. Pada usia muda kemampuan akomodasi mata masih sangat baik, sehingga anak atau remaja yang mengidap hipermetropia tidak merasa terganggu. Pada orang dewasa, kemampuan akomodasi mata akan banyak menurun dan sangat terasa pada usia sekitar 40 tahun, di mana pada saat itu ia akan kesulitan melihat benda kecil dalam jarak dekat (± 30cm). Cara Mengobati Mata Plus

Pada umumnya penyakit mata plus dapat di temukan pada mata anak-anak sebagai kelainan yang di dapat sejak lahir. Akan tetapi, keadaan penyakit mata plus pada anak ini biasanya terus membaik bahkan menghilang sejalan dengan bertambah panjang sumbu bolamata yang mengikuti pertumbuhan tubuh. Pada usia remaja, penderita penyakit mata plus biasanya masih bisa melihat dengan jelas baik objek yang terletak jauh maupun yang dekat. Hal ini dikarenakan lensa mata mereka masih memiliki daya akomodasi yang cukup kuat untuk mengatasi kelainan yang diderita. Tetapi, hal ini tidak terjadi pada penderita penyakit mata plus yang sudah berusia lanjut, hal ini dikarenakan lensa mata telah mengalami ketuaan atau degenerasi sehingga daya akomodasi juga menurun.

Gejala Mata Plus

Penderita penyakit mata plus biasanya akan mempunyai gejala seperti berikut ini:

  • Sakit kepala yang semakin terasa jika melihat ke arah dekat dalam jangka waktu beberapa menit saja.
  • Pengelihatan menjadi kabur ketika melihat dekat, meskipun usianya masih cukup muda. Cara Mengobati Mata Plus
  • Penglihatan jauh menjadi kabur sehabis melihat dekat dalam waktu lama.
  • Kabur ketika melihat jauh dan dekat, terutama jika derajat hipermetropianya sudah cukup tinggi (3,00 s/d 6,00 D). Cara Mengobati Mata Plus
  • Ketidak nyamanan pada saat melihat dalam jangka waktu tertentu, terutama ketika mata terfokus melihat sesuatu dalam jangka waktu yang cukup lama, misalnya menonton televisi. Cara Mengobati Mata Plus
  • Penglihatan kabur ketika melihat atau membaca dalam jarang dekat, walaupun usia Anda masih di bawah 40 tahun.
  • Mata cepat merasa lelah apabila melihat atau membaca dalam jarak yang dekat.

 

Penyebab Mata Plus

Cara Mengobati Mata Plus – Penyebab penyakit mata plus adalah karena bentuk bola mata terlalu pendek dibandingkan dengan keadaan normal, atau dapat juga sistem optis bola mata yang kekurangan daya bias. Hal tersebut merupakan salah satu proses penuaan pada orang-orang yang berusia di atas 40 tahun. Kondisi demikian biasanya tidak dapat disembuhakn, tetapi bisa di perbaiki dengan menggunakan kaca mata atau juga bisa dengan “contact lenses”. Tetapi beberapa penelitian mengungkapkan bahwa kondisi mata rabun jauh bisa disembukan dengan sering-sering meneteskan obat tetes mata, yang ternyata berguna untuk meremajakan otot mata yang sudah tidak lagi lentur. Pada orang tua, penyakit mata plus merupakan bagian dari proses penuaan yang secara alamiah dialami oleh hampir semua orang. Penderita akan menemukan perubahan kemampuan penglihatan dekatnya pertamakali pada pertengahan usia empat puluhan. Pada usia ini, keadaan lensa kristalin berada dalam kondisi dimana elastisitasnya telah banyak berkurang sehingga menjadi lebih kaku dan menimbulkan hambatan terhadap proses akomodasi, karena proses ini utamanya adalah dengan mengubah bentuk lensa kristalin menjadi lebih cembung. Cara Mengobati Mata Plus

Cara Mengobati Mata Plus – Pada saat melihat jarak dekat, mata yang mengalami Rabun Jauh tidak mampu untuk mengikat cahaya. Kemampuan refraktif pada mata tidak cukup. Pada retina penglihatan menjadi tidak jelas. Sedangkan cahaya dari jarak jauh bisa diterima secara normal. Orang yang mengalami penyakit mata plus bisa melihat jelas untuk jarak jauh dan sebaliknya untuk jarak dekat tidak bisa jelas. Ziliar yang berfungsi sebagai alat focus pada lensa mata pada saat merubah dari penglihatan jauh ke penglihatan dekat lebih banyak mendapat beban jika orang mengalami penyakit mata plus jarang mengistirahatkan mata. Cara Mengobati Mata Plus

 

 

Cara Mengobati Mata Plus

Cara Mengobati Mata Plus – Memang banyak Cara Mengobati Mata Plus yang sudah tersedia, tetapi yang sering dipakai saat seseorang mengalami sakit mata plus yaitu kacamata, kacamata dapat membuat seseorang bisa melihat objek secara jelas, namun perlu diketahui jika hal itu terus digunakan, maka penyakit mata tersebut tidak akan pernah sembuh, yang ada malah akan bertambah besar minus ataupun plusnya. Berikut ini adalah beberapa Cara Mengobati Mata Plus secara alami :

  • Cara Mengobati Mata Plus dengan metode Zooming, adalah latihan melihat atau fokus dari benda yang jauh ke benda yang dekat, secara bergantian. Cara Mengobati Mata Plus ini sangat efektif karena akan melatih mata agar tidak terkena plus.
  • Cara Mengobati Mata Plus kedua yaitu gosok kedua tangan dengan lembut sampai terasa hangat, kemudian letakkan telapak tangan pada mata dalam kondisi terpejam, jangan menekan bola mata, tetapi letakan dengan halus pada tulang-tulang sekitar mata.
  • Cara Mengobati Mata Plus ketiga dengan latihan dengan kartu test mata yang jaraknya berjauhan.
  • Cara Mengobati Mata Plus berikutnya dengan metode Soft focus, sama dengan zooming, hanya saja, selama focus mata tidak boleh berkedip selama 5-25 detik, dan mata tidak terlalu focus, hanya melihat secara santai.
  • Cara Mengobati Mata Plus dengan membuat rilex diri Anda, caranya menguaplah dengan lebar, sampai anda benar-benar merasa rileks. Cara Mengobati Mata Plus ini sangatlah mudah di lakukan.
  • Cara Mengobati Mata Plus dengan bola berayun, coba untuk focus ke bola yang bergerak karena ayunan. Atau bisa diganti dengan bola pingpong dan tennis yang sedang dimainkan, atau alternative lain yang serupa.
  • Cara Mengobati Mata Plus dengan mata tertutup, pandanglah matahari, atau lampu yang cukup terang, sampai mata anda terasa hangat.
  • Cara Mengobati Mata Plus dengan latihan peregangan otot mata, gerakan mata anda kebawah, keatas, tengah samping.
  • Cara Mengobati Mata Plus dengan memijat bagian-bagian kepala yang mempengaruhi mata: bagian bawah alis, pangkal hidung yang diapit oleh 2 mata, 2 sisi kening di ujung alis bagian luar, titik bawah mata (tulang sekitar mata), bahu dekat tengkuk, 2 urat leher di bagian tengkuk.

 

Itulah beberapa Cara Mengobati Mata Plus secara alami dan bagi Anda yang mengalami gangguan mata plus bisa Anda coba lakukan sendiri di rumah. Semoga artikel ini bermanfaat untuk Anda… 🙂 – Cara Mengobati Mata Plus

 

 

Cara Mengobati Mata Plus

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Mata Minus – Gejala dan Pengobatan

Mata Minus – Gejala dan Pengobatan

Mata Minus – Gejala dan Pengobatan

Mata Minus – Gejala dan Pengobatan. Mata Minus merupakan gangguan yang terjadi pada mata sehingga membuat seseorang tidak dapat melihat benda pada jarak yang terlalu jauh. Untuk itu sangat di perlukan untuk menjaga kesehatan mata dengan tidak memaksanya terus menerus bekerja tanpa istirahat, terutama ketika berada di depan komputer dan faktor lain seperti makanan juga lingkungan sekitar sangat berpengaruh dengan kesehatan mata.

 

Gejala Mata Minus

Perhatikan beberapa gejala mata minus di bawah ini. Jika Anda mengalami beberapa gejala ini, mungkin Anda perlu memeriksakan mata ke dokter.

  • Kesulitan saat melihat sesuatu dari jarak jauh namun jelas saat melihat jarak dekat
  • Memicingkan mata saat melihat sesuatu
  • Kesulitan melihat saat mengendarai kendaraan
  • Perlu duduk dekat dengan papan tulis (miopia pada anak) untuk melihat jelas
  • Ketika menonton televisi harus dekat agar dapat terlihat jelas
  • Mata terasa tegang
  • Mata terasa lelah
  • Sakit kepala
  • Sering mengucek mata
  • Mata sering berkedip

 

Alasan yang tepat mengapa gangguan dapat terjadi belum sepenuhnya dipahami, Namun beberapa faktor berikut ini dipercaya dapat meningkatkan resiko seseorang untuk memiliki mata rabun jauh, diantaranya adalah:

  • Faktor Keturunan

Seseorang yang memiliki gangguan mata minus dapat menurunkan resiko gangguan yang sama pada keturunannya.

  • Stresmata

Terjadinya stress mata yang berlebihan dan berkepanjangan dapat meningkatkan resiko seseorang untuk mengembangkan mata minus. Stress bisa disebabkan oleh aktivitas yang membutuhkan penggunaan penglihatan dekat.

 

Diagnosa Mata Minus

Diagnosis dilakukan sejak dini pada anak-anak sangatlah penting, karena hal tersebut dapat mempengaruhi keberhasilan mereka di sekolah, baik masalah pendidikan maupun kehidupan sosial lainnya. Pemeriksaan mata yang dilakukan secara komprehensif dapat membantu untuk mendiagnosa gangguan ini sejak awal dengan mengenali gejala mata minus.

Tes visi standar mungkin akan dilakukan oleh dokter mata untuk mendiagnosa seberapa parah gangguan mata yang menimpa pasiennya. Seperti pasien tersebut akan diminta untuk membaca huruf pada sebuah grafik yang ditempatkan di dinding atau ujung ruangan. Adapun beberapa perangkat yang biasanya digunakan untuk membantu proses diagnosa adalah:

  • Oftalmoskop; merupakan kaca pembesar dengan cahaya di ujung yang digunakan untuk melihat ke dalam mata.
  • Retinoskop; merupakan sebuah alat dengan sinar terang yang digunakan untuk melihat bagaimana cahaya memantul ke bagian retina. Seperti cahaya yang dipantulkan kembali dari dalam mata, dapat menunjukkan apakah seseorang mengalami rabun jauh, rabun dekat, atau memiliki astigmatisme.
  • Phoropter; yaitu sebuah alat untuk mengukur terjadinya jumlah kesalahan bias sehingga dapat menentukan resep yang tepat untuk kacamata dan penggunaan lensa kontak.

 

Pengobatan Mata Minus

Tujuan dari pengobatan ini adalah untuk membantu mata agar tetap fokus pada saat melihat objek yang jauh. Cara yang paling umum dilakukan adalah dengan penggunaan kacamata korektif maupun lensa kontak. Untuk itu, pasien harus tau gejala apa saja yang ia rasakan. Selain itu, cara lainnya adalah dengan menggunakan prosedur operasi mata, seperti LASIK, yang biasanya digunakan pada orang-orang dewasa maupun orang-orang dengan tingkat mata minus yang cukup tinggi. Namun, pengobatan yang paling tepat adalah tergantung dengan kebiasaan gaya hidup pasien penderitanya itu sendiri.

 

Penggunaan kaca mata maupun lensa kontak dapat mengurangi gejala yang ditimbulkan akibat mata minus. Namun, penggunaan alat-alat tersebut tidak dapat menghentikan atau mengobati maupun untuk menyembuhkan kurva kornea mata yang tidak teratur yang menyebabkan pandangan menjadi kabur.

 

Setelah diagnosis, Dokter mata akan memberikan alternative penggunaan kaca mata maupun kontak lensa. Dimana terdapat tiga jenis varian dari kedua lata tersebut, diantaranya :

  • Lensa astigmatik, yang baik untuk penderita mata minus maupun silindris.
  • Lensa single, yang dapat digunakan untuk menghasilkan visi yang jelas di semua jarak.
  • Lensa multifokal, memperbaiki penglihatan pada berbagai jarak. Hal ini cocok digunakan untuk orang-orang dengan usia diatas 40 tahun maupun orang-orang yang melakukan pekerjaan yang membutuhkan penglihatan yang lebih intensif.

 

 

Mata Minus – Gejala dan Pengobatan

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Cara Menyembuhkan Mata Minus

Cara Menyembuhkan Mata Minus

Cara Menyembuhkan Mata Minus

Cara Menyembuhkan Mata Minus sebenarnya cukup mudah asalkan kita tahu ramuan herbalnya. Mata minus atau rabun jauh merupakan suatu keadaan dimana mata kita tidak dapat melihat objek yang jauh secara jelas. Dan ada kelainan mata yang lain, disebut rabun dekat atau mata plus. Yaitu keadaan saat kita tidak dapat melihat objek yang dekat secara jelas. Jika kita mengalami mata minus atau plus tentu saja akan mengganggu aktivitas kita seperti membaca dan berkendara. Jika mata plus atau minus Anda terus dibiarkan maka tidak menutup kemungkinan jika mata Anda dapat menjadi lebih buruk dari sekarang.

 

Mata yang rabun, bisa disebabkan oleh beberapa faktor. Baik faktor keturunan maupun pola hidup. Berikut ini adalah sebab-sebab mata menjadi rabun dekat ataupun jauh. Anda bisa mengetahui faktor mana yang telah membuat mata Anda menjadi rabun.

 

Penyebab Mata Minus / Mata Plus

  • Faktor keturunan (genetik)

Jika ayah atau ibu kita mempunyai mata yang rabun jauh maupun dekat, maka resiko kita untuk menderita kelainan yang sama pun menjadi semakin besar.

  • Pola makan tidak sehat

Mata kita juga membutuhkan asupan gizi, misalnya vitamin A yang biasanya terdapat pada wortel. Jika kita kurang mengkonsumsi vitamin A, maka resiko kita mengalami rabun dekat atau jauh juga menjadi lebih besar.

  • Pola hidup tidak sehat

Di era teknologi seperti sekarang ini, kita tidak dapat terlepas dari pancaran gelombang cahaya dari perangkat atau gadget yang kita punya seperi monitor komuputer atau laptop dan juga pancaran cahaya dari ponsel pintar kita. Pancaran cahaya dari perangkat elektornik ini dalam waktu yang lama akan mengakibatkan otot mata menjadi kaku dan hanya bisa fokus ke objek yang dekat. Sehingga saat kita melihat objek yang jauh akan menjadi kabur atau tidak jelas.

  • Kurang istirahat

Istirahat yang cukup adalah tidur di malam hari dengan waktu kurang lebih 8 jam setelah seharian Anda berktivitas di depan layar monitor Anda. Jangan biarkan mata bekerja keras tanpa istirahat agar mata Anda tetap sehat sepanjang waktu.

 

Salah satu cara yang paling populer untuk mengatasi mata rabun jauh atau dekat adalah menggunakan kacamata atau lensa kontak. Tapi dengan adanya mata, bukan berarti mata Anda akan membaik. Memakai kacamata dalam jangka waktu lama, akan mengakibatkan minus atau plus Anda semakin parah. Anda harus secara teratur mengganti ukuran lensa Anda. Wahh sangat merepotkan kan butuh uang banyak. Tapi tak usah khawatir, disini saya akan memberi tahu kepada Anda bagaimana Cara Menyembuhkan Mata Minus atau plus dengan cara alami dan terbukti aman.

 

Cara Menyembuhkan Mata Minus

  1. Cara Menyembuhkan Mata Minus dengan Daun sirih

Cara Menyembuhkan Mata Minus dengan menggunakan daun sirih sebagai obat mata minus adalah dengan cara menempelkan dua helai daun sirih yang sudah dicuci bersih di kedua mata Anda saat Anda tidur.

  1. Cara Menyembuhkan Mata Minus dengan Mengubah Pandangan Mata

Jika Anda adalah orang yang sepanjang hari bekerja di depan monitor komputer, sebaiknya Anda meluangkan sedikit waktu untuk mengubah arah pandang Anda ke objek yang jauh agar otot mata Anda tetap elastis.

  1. Cara Menyembuhkan Mata Minus dengan Membersihkan Mata

Jika Anda baru saja melakukan perjalanan jauh menggunakan kendaraan seperti motor atau sepeda,segera bersihkan mata Anda begitu sampai di rumah karena debu yang ada di sepanjang jalan akan menempel di mata Anda tanpa Anda sadari. Anda juga bisa menggunakan obat tetes mata untuk mendapatkan hasil maksimal

  1. Cara Menyembuhkan Mata Minus dengan Melepas Kacamata

Jika Anda adalah penderita mata minus atau plus yang sudah menggunakan kacamata, jangan terus menerus menggunakan kacamata itu jika Anda merasa tidak terlalu perlu menggunakan kacamata. Cara Menyembuhkan Mata Minus yang efektif yaitu sesekali lepaslah kacamata Anda. Nah bagi anda Yang memiliki masalah mata minus tinggi dan Ingin mencari kaca mata minus model terbaru, harga kacamata minus model terbaru,dan kacamata minus yang sedang trend, serta frame kacamata minus wanita berhijab 2015 maka sebaiknya anda lupakan ini. Yuk langsung aja kita cari apa saja ciri mata minus sehingga bisa menyembuhkan mata minus tanpa harus memakai kacamata. Anda bisa gunakan herbal ampuh S. Lutena yang bagus pada anak maupun orang dewasa yang mengalami masalah pada mata.

  1. Cara Menyembuhkan Mata Minus dengan Melatih Mata dengan Benda Bergerak

Jika Anda menderita mata rabun jauh atau dekat, cobalah untuk melakukan aktivitas terapi ini. Berdiri atau duduklah di tepi jalan yang ramai, kemudian perhatikan kendaraan yang lewat atau orang lewat dan perhatikan setiap gerakannya. Usahakan mata Anda tetap fokus dan pandangan Anda tidak kabur.

  1. Cara Menyembuhkan Mata Minus dengan Memakai Helm atau Kacamata Saat Berkendara

Saat kita berkendara di jalanan, tentu saja banyak debu. Untuk meminimalisir debu masuk ke mata kita, Cara Menyembuhkan Mata Minus sebaiknya kita menggunakan alat pelindung seperti helm atau kacamata.

  1. Cara Menyembuhkan Mata Minus dengan Terapi Lilin

Terapi ini sebenarnya belum diketahui secara pasti manfaatnya dalam penyembuhan mata yang rabun. Tapi tidak salah kan jika kita mencobanya? Cara Menyembuhkan Mata Minus adalah dengan menatap lilin tanpa berkedip dan tunggu sampai mata Anda mengeluarkan banyak air mata.

  1. Cara Menyembuhkan Mata Minus dengan Konsumsi Wortel

Wortel kaya dengan vitamin A yang sangat bagus untuk kesehatan mata. Untuk mengobati mata minus atau plus konsumsilah lebih banyak wortel, Anda bisa meminum jus wortel, makan sup wortel, dan makanan atau minuman lain berbahan wortel.

  1. Cara Menyembuhkan Mata Minus dengan Melihat Objek Jauh

Mata yang terbiasa memandang objek yang dekat saja biasanya otot mata hanya bisa terfokus pada objek dekat saja. Cobalah pergi ke tempat yang luas seperti pantai, bukit atau tanah lapang dan lihatlah objek-objek yang jauh tanpa menggunakan kacamata. Terapi ini dapat meringankan kelainan rabun jauh maupun rabun dekat.

 

 

 

Cara Menyembuhkan Mata Minus

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Penyebab Mata Minus

Penyebab Mata Minus

 

Penyebab Mata Minus – Mata adalah bagian rapuh tetapi vital pada tubuh manusia dan sayangnya sering diabaikan kebutuhannya. Berikut ini adalah daftar singkat dari apa yang dapat menyebabkan penglihatan menjadi buruk dan dapat mengakibatkan mata menjadi minus atau plus.

  • Genetika: Faktor keturunan dapat menjadi salah satu penyebab bagi orang yang memiliki penglihatan yang buruk.
  • Menatap dan mata tegang: Ketika Anda menatap sesuatu untuk jangka waktu yang lama, ini menyebabkan ketegangan pada mata. Mata Anda perlu digerakkan secara konstan.
  • Ekspresi muka: mengerutkan dahi, mengangkat alis atau bahkan menyipitkan mata dapat memberikan beban pada otot-otot yang mengontrol mata Anda.
  • Tidak cukup istirahat: Sama seperti tubuh, mata Anda perlu istirahat. Jangan memforsir mata untuk terus bekerja. Istirahatlah saat mata sudah terasa lelah.
  • Stres: Stres adalah penyebab nomor satu kematian. Jadi bisa dibayangkan dampak yang diakibatkan stress pada penglihatan Anda.
  • Kebiasaan makan yang buruk: Makan makanan sehat dan dengan gizi seimbang adalah cara terbaik untuk memperbaiki kesehatan secara

 

Penyebab Mata Minus

Adapun Penyebab Mata Minus adalah :

  1. Penyebab Mata Minus yang pertama yaitu kurang mengonsumsi makanan sehat. Pola makan yang sehat, yang memenuhi syarat 4 sehat 5 sempurna juga sangat berpengaruh terhadap mata. Biasakan makan-makanan yang seimbang, baik antara karbohidrat dan sayur-mayur dan dilengkapi dengan buah-buahan. Mengonsumsi karbohidrat yang berlebihan selain tidak baik bagi tubuh, juga tidak baik untuk kandungan ketajaman pada mata.
  1. Penyebab Mata Minus karena kebiasaan pola hidup yang tidak sehat. Kebiasaan pola hidup yang buruk dapat memicu Penyebab Mata Minus dan mempengaruhi kesehatan pada mata bahkan dapat merusak mata. Karena kebiasaan-kebiasaan buruk yang sering di lakukan dapat menyebabkan mata mudah lelah dan terbiasa melakukan kerja penglihatan dengan tidak sesuai kerja pada otot mata. Namun, kebiasaan-kebiasaan yang menjadi Penyebab Mata Minus ini, sering tidak kita sadari, contoh kebiasaan buruk yang merusak mata adalah: membaca di tempat yang redup / gelap, kebiasaan membaca sambil tiduran, kebiasaan membaca dengan jarak yang terlalu dekat, dan kebiasaan buruk lainnya.
  1. Sering berada di lingkungan yang kurang sehat juga menjadi salah satu Penyebab Mata Minus. Tentu dapat mempengaruhi kesehatan dan kebersihan mata, baik lingkungan udara, air, maupun makanan. Sering beradu di jalan raya yang pasti penuh dengan polusi, yang tidak baik terhadap mata, mata menjadi terkena debu dan udara kotor. Polusi dan asap kendaraan sebenarnya juga Penyebab Mata Minus jika terlalu sering terkena polutan udara kotor dan terik sinar mata hari yang berlebih juga tidak baik untuk mata. Makanan-makanan yang banyak mengandung zat pengawet dan pewarna juga dapat memicu kerusakan pada mata dan menyebabkan mata minus.
  1. Banyak mengonsumsi gula yang terlalu banyak. Disadari atau tidak ternyata penelitian mengungkapkan, bahwa banyak mengonsumsi makanan atau minuman yang manis, terutama gula menjadi salah satu Penyebab Mata Minus. Ternyata makanan manis dapat berpengaruh pada mata kita, jadi kita harus seimbang mengonsumsi makan dan minum yang sehat untuk suplay tubuh kita, dan terutama untuk kesehatan dan ketajaman mata kita.
  1. Penyebab Mata Minus karena kurangnya mendapat sinar matahari. Meskipun di awal saya mengatakan bahwa terkena sinar matahari itu dapat berpengaruh pada kesehatan mata, namun itu jika terlalu berlebihan, karena mata kita rentang pada sinar yang terlalu panas dan terik matahari secara langsung dan kemungkinan bisa menjadi salah satu Penyebab Mata Minus. Maka, untuk mendapatkan sinar matahari yang cukup, bisa saya sarankan untuk sambil berolahraga kecil pada pagi hari untuk jalan-jalan sekalian melihat tanaman yang hijau-hijau segar, juga mendapat sinar matahari untuk pemenuhan rangsangan cahaya alami pada mata, yaa kan juga sekalian dapat vitamin D untuk kulit dan tulang. Jika anda berada dalam perjalanan atau sedang berada di luar rumah dan matahari sangat terik, saya sarankan anda untuk menggunakan kacamata hitam, agar mata kita tidak silau dan merangsang gejala mata minus.
  1. Terlalu sering bercermin pada layar televisi maupun komputer. Maksudnya jika anda berada terlalu banyak menatap dan menonton televisi maupun komputer yang mempunyai sinar radiasi tinggi dapat memicu Penyebab Mata Minus, karena saat mata kita memelototi layar televisi maupun komputer, mata kita akan berkedip lebih sedikit dari pada saat kita tidak memelototi layar radiasi tersebut. Maka, mengakibatkan selaput mata kita menjadi cepat kering, dan retina bekerja tidak normal, yaa akibatnya mata menjadi cepat minus atau plus. Minus biasanya di derita pada anak-anak sampai dewasa, dan plus biasanya di derita oleh orang tua, meskipun tidak menutup kemungkinan bisa sebaliknya.
  1. Pemakaian kacamata yang terlalu sering/ tidak memberikan kesempatan pada mata untuk bekerja mencari titik fokusnya sendiri. Pandangan ini masih banyak yang memperdebatkan, antara pemicu Penyebab Mata Minus karena terlalu tergantung memakai kacamata dengan pandangan bahwa sebaiknya ada kalanya membiarkan mata bernafas, tanpa bantuan kaca mata. Karena jika mata terlalu lama menggunakan kacamata, sebenarnya kita mengajarkan pada mata kita untuk ketergantungan pada kacamata dalam melihat. Penyebab Mata Minus

 

Penyebab Mata Minus

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Gejala Mata Minus

Gejala Mata Minus

Mata minus atau dalam bahasa medis disebut Miopia (myopia) merupakan gangguan penglihatan yang terjadi akibat terjadinya kesalahan bias umum dari mata yang membuatnya sulit untuk melihat dengan fokus pada objek yang jauh. Dengan kata lain, seseorang yang mengalami Gejala Mata Minus akan dapat melihat benda atau object dekat dengan jelas, namun pada saat melihat object atau benda yang jaraknya jauh penglihatan menjadi buram atau kabur.

Gejala Mata Minus

Gangguan atau Gejala Mata Minus bisa timbul pada usia dini dan dapat memburuk pada usia remaja. Untuk itu perlu tau bagaiamana cara memelihara kesehatan mata agar terhindar dari gangguan mata seperti mata minus.

 

Miopia atau mata minus merupakan gangguan mata yang umum terjadi, namun bukan penyakit mata. Gejala Mata Minus ini terjadi akibat kesalahan bias, dimana mata tidak dapat membiaskan cahaya dengan benar ke titik fokus tunggal untuk dapat melihat gambar atau object dengan jelas. Pada kondisi mata normal, gambar difokuskan ke retina di belakang mata, namun pada kasus mata minus titik fokus jatuh pendek dari retina sehingga penderita dapat melihat objek dekat lebih jelas, tetapi obyek yang jauh akan tampak kabur.

 

Gejala Mata Minus

Berikut ini beberapa Gejala Mata Minus :

  1. Pandangan Buram atau Kabur

Gejala Mata Minus ini terjadi terutama pada saat seseorang berusaha untuk melihat object atau benda-benda yang jauh jaraknya. Untuk mengatasi hal tersebut, biasanya penderita akan menyipitkan mata secara terus menerus, atau mendekatkan pandangan dengan object yang ingin dilihat.

 

  1. Sakit Kepala atau Pusing

Seseorang yang memiliki gangguan mata minus dapat mengalami Gejala Mata Minus seperti rasa pusing atau sakit kepala yang disebabkan oleh tingkat ketegangan mata yang berlebihan yang menimbulkan mata menjadi lelah. Salah satu yang menimbulkan adanya penyebab sakit kepala karena aliran darah yang tersumbat yang menghambat darah mengalir lancar ke bagian kepala.

 

  1. Penglihatan Menjadi Lebih Buruk pada Malam Hari

Orang yang memiliki gangguan mata minus akan mengalami kesulitan dalam melihat terutama pada saat sedang mengemudikan kendaraan di malam hari. Gejala Mata Minus ini sering disebut night myopia.

 

  1. Lebih Mendekat pada Object atau Benda

Jika ingin melihat secara jelas, seorang penderita mata minus biasanya akan lebih mendekatkan diri dengan object yang ingin dilihatnya. Seperti pada saat nonton TV, film layar lebar, membaca, maupun object-object yang lain.

 

  1. Sering Mengucek atau Berkedip

Gejala Mata Minus ini seringkali dilakukan oleh penderita mata minus dengan tujuan untuk memperjelas penglihatan yang semula tampak kabur. Banyak orang yang tidak mengetahui bahaya mengucek mata dengan tangan. Siapa sangka jika mengucek mata menggunakan tangan akan memperburuk penglihatan hingga menyebabkan kerusakan saraf pada mata.

 

Gejala miopia bisa menjadi tanda tidak normalnya kadar gula darah pada penderita diabetes atau sebagai indikasi awal terjadinya katarak. Untuk melakukan pengobatan terhadap mata minus, memang sebaiknya mengenali dan memahami Gejala Mata Minus yang di alami. Menjaga kesahatan mata sangatlah penting karena mata dapat di katakan organ yang paling penting dalam melakukan  kegiatan sehari-hari.

 

Pencegahan pada Mata Minus

Meskipun Gejala Mata Minus tidak dapat diobati, namun seseorang yang memiliki gangguan ini dapat melakukan berbagai tindakan pencegahan seperti:

  • Menghindari melakukan kegiatan membaca dengan jarak yang terlalu dekat.
  • Pada saat melakukan kegiatan membaca, sebaiknya dilakukan di tempat yang terang atau tempat yang memiliki frekuensi cahaya yang cukup, karena jika kegiatan tersebut dilakukan di tempat yang gelap dapat mengakibatkn mata mudah lelah karena mata dipaksa untuk bekerja ekstra keras.
  • Menghindari kegiatan membaca yang dilakukan sambil tiduran.
  • Menghindari kebiasaan menonton Televisi pada jarak yang terlalu dekat secara terus menerus.
  • Menghindari penggunaan komputer dengan jarak monitor ke mata terlampau dekat. Setelah melihat monitor untuk beberapa lama, sebaiknya alihkan pandangan pada object-object lain di tempat yang berbeda.
  • Melatih mata untuk melihat obyek dengan jarak yang jauh.
  • Melakukan beberapa gerakan atau olahraga mata yang dapat membantu otot-otot mata agar menjadi lebih kuat dan elastis.
  • Mengkonsumsi makanan yang banyak mengandung vitamin A, beta karoten, maupun nutrisi lainnya.
  • Beristirahat yang cukup.

 

Gejala Mata Minus

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Perawatan Rabun Dekat

Perawatan Rabun Dekat

Perawatan Rabun Dekat – Rabun dekat adalah gangguan pada mata yang menyebabkan penderita tidak bisa melihat objek dekat dengan jelas atau terlihat buram, namun biasanya benda yang jauh justru terlihat jelas.

Ada beberapa hal yang bisa dilakukan untuk Perawatan Rabun Dekat seperti yang akan dijelaskan berikut ini.

  • Perawatan Rabun Dekat dengan menggunakan Lensa kontak

Lensa kontak dapat digunakan untuk mengatasi rabun dekat dan memiliki fungsi yang sama seperti kacamata, namun karena ringan dan tidak terlihat, beberapa orang lebih memilih menggunakan lensa kontak dibandingkan kacamata.

Konsultasikan dengan optometrist untuk mengetahui lensa kontak yang sesuai dengan Anda, karena lensa kontak tersedia dari berbagai bahan dan desain. Infeksi mata dapat terjadi jika tidak menjaga kebersihan lensa kontak dengan baik. Tanyakan kepada dokter atau optometrist tentang cara pemakaian dan penyimpanan lensa kontak yang baik dan benar.

Perawatan Rabun Dekat

  • Perawatan Rabun Dekat dengan menggunakan Kacamata

Perawatan Rabun Dekat dengan menggunakan kacamata yang digunakan untuk mengatasi rabun dekat memiliki lensa yang ujungnya lebih tebal dibandingkan bagian tengah atau disebut dengan lensa cembung, yang bisa membuat fokus secara akurat karena sinar cahaya akan jatuh di atas retina.

Tingkat keparahan rabun dekat yang dialami akan berpengaruh pada ketebalan, berat, dan lengkungan lensa yang harus digunakan. Seiring bertambahnya usia, lensa mata akan makin kaku dan mungkin memerlukan kacamata yang makin kuat.

  • Perawatan Rabun Dekat dengan Operasi

Operasi yang paling dapat diandalkan untuk mengatasi rabun dekat adalah operasi laser untuk meningkatkan lengkungan kornea agar cahaya bisa lebih terfokus.

Operasi laser memiliki risiko kerusakan dan infeksi yang lebih kecil dibandingkan dengan operasi tradisional karena dalam operasi laser tidak menggunakan alat yang memasuki mata.

Pasien yang menjalani operasi laser tidak perlu dirawat inap di rumah sakit. Perawatan ini biasanya memerlukan waktu sekitar satu jam. Pasien yang telah menjalani operasi laser harus memeriksakan diri kembali ke klinik atau rumah sakit.

 

Berikut ini adalah tiga tipe utama Perawatan Rabun Dekat dengan mengandalkan operasi laser yang dapat mengatasi rabun dekat:

  • Laser in situ keratectomy (LASIK). LASIK adalah cara Perawatan Rabun Dekat dengan mengandalkan operasi yang menggunakan laser untuk mengubah bentuk kornea dan merupakan prosedur yang paling sering digunakan.
  • Photorefractive keratectomy (PRK). PRK juga merupakan Perawatan Rabun Dekat yang menggunakan laser untuk menyingkirkan sedikit jaringan kornea sehingga mengubah bentuk kornea.
  • Laser epithelial keratomileusis (LASEK). LASEK juga merupakan Perawatan Rabun Dekat yang menggunakan laser untuk mengubah bentuk kornea, namun menggunakan alkohol untuk mengendurkan permukaan kornea sebelum akhirnya diangkat.

Di antara tiga tipe Perawatan Rabun Dekat dengan menggunakan operasi laser utama seperti yang disebutkan di atas, LASIK merupakan tipe Perawatan Rabun Dekat menggunakan operasi yang paling banyak dipilih karena memiliki beberapa kelebihan, yaitu proses penyembuhan yang relatif lebih cepat dan pasien hampir tidak merasakan rasa sakit. Tapi cara Perawatan Rabun Dekat dengan operasi LASIK hanya bisa dilakukan jika kornea mata cukup tebal untuk mengurangi risiko terkena efek samping dan komplikasi seperti kehilangan penglihatan karena Perawatan Rabun Dekat menggunakan LASIK memiliki prosedur yang lebih rumit.

Jika kornea mata tidak cukup tebal untuk melakukan cara Perawatan Rabun Dekat operasi LASIK, maka pasien bisa melakukan Perawatan Rabun Dekat menggunakan operasi PRK atau LASEK. Tapi kedua operasi itu memerlukan waktu pemulihan yang lebih lama.

Tidak semua pasien rabun dekat bisa melakukan cara Perawatan Rabun Dekat dengan menggunakan operasi laser. Berikut ini adalah beberapa kondisi pasien yang tidak cocok menjalani operasi laser: memiliki masalah mata lainnya seperti katarak dan glaukoma, penyakit yang memengaruhi sistem kekebalan tubuh seperti rheumatoid arthritis atau HIV, ibu hamil atau menyusui, penderita diabetes, dan penderita presbyopia atau rabun dekat akibat proses penuaan.

Faktor usia juga dapat memengaruhi jenis perawatan yang sesuai untuk dilakukan. Penglihatan pada orang yang berusia di bawah 21 tahun masih berubah dan tidak boleh dilakukan operasi laser. Untuk Anda yang berusia di atas 21 tahun, pastikan bahwa dalam dua tahun terakhir, lensa mata Anda tidak mengalami perubahan yang banyak sebelum menjalani operasi laser.

Konsultasikan kondisi mata Anda dengan dokter sebelum memutuskan untuk melakukan operasi laser karena walau jarang terjadi, tapi tetap ada kemungkinan terjadinya komplikasi seperti berikut ini.

  • Penglihatan menjadi berkurang atau hilang dikarenakan kornea mata menjadi terlalu tipis atau disebut dengan ectasia.
  • Terjangkit microbial keratitis yang diakibatkan oleh terinfeksinya kornea mata.
  • Jika jumlah jaringan yang diambil dari kornea mata salah perhitungan maka penglihatan bisa memburuk.
  • Lingkaran cahaya akan terlihat di sekitar sinar cahaya.
  • Mata terasa kering.

 

Pencegahan Rabun Dekat

Rabun dekat tidak dapat dicegah, namun ada beberapa hal yang bisa Anda lakukan untuk membantu melindungi mata dan penglihatan Anda.

  • Mengonsumsi makanan yang bernutrisi lengkap.
  • Menggunakan penerangan atau pencahayaan yang baik.
  • Jangan merokok.
  • Memeriksakan kondisi mata secara rutin.
  • Melindungi mata dari sinar matahari langsung.
  • Menggunakan kacamata yang tepat.
  • Mengendalikan gangguan kesehatan kronis seperti diabetes.
  • Mengenali gejala gangguan pada mata.

 

Komplikasi Rabun Dekat

Rabun dekat dapat menyebabkan beberapa komplikasi  atau masalah seperti berikut ini.

  • Amblyopia atau mata malas. Hal ini terjadi akibat mata juling atau gangguan mata lainnya, seperti katarak yang menyebabkan salah satu mata menjadi lebih dominan.
  • Strabismus atau mata juling. Hal ini terjadi ketika kedua mata fokus pada objek yang berbeda, diakibatkan oleh tidak sejajarnya posisi kedua mata.
  • Hambatan keselamatan. Jika rabun dekat tidak ditangani dengan benar sebaiknya jangan mengemudikan kendaraan atau mengoperasikan mesin berat demi keselamatan diri sendiri dan orang lain.
  • Berkurangnya kualitas hidup. Rabun dekat mungkin akan membatasi rutinitas yang harus dilakukan dan memengaruhi kualitas hidup.

Komplikasi rabun dekat pada orang dewasa jarang terjadi, sedangkan penglihatan ganda atau diplopia, fokus berlebih, mata malas, dan mata juling lebih sering dialami oleh anak-anak yang menderita rabun dekat tingkat parah.

 

Perawatan Rabun Dekat

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Rabun Jauh atau Miopia

Rabun Jauh atau Miopia

Rabun Jauh atau Miopia

Rabun Jauh atau Miopia adalah kondisi mata yang menyebabkan objek yang dekat terlihat jelas sementara objek yang jauh terlihat kabur.

Tingkat keparahan Rabun Jauh atau Miopia sangat beragam dan berbeda-beda pada tiap penderita. Pengidap rabun jauh ringan umumnya tidak membutuhkan penanganan khusus. Sedangkan Rabun Jauh atau Miopia yang tergolong parah akan memengaruhi kemampuan melihat pengidapnya sehingga harus ditangani dengan seksama.

 

Gejala-gejala Rabun Jauh atau Miopia

Gejala Rabun Jauh atau Miopia dapat terjadi pada siapa saja dan dari segala umur. Tetapi kondisi ini umumnya mulai dirasakan oleh pengidapnya pada masa kanak-kanak hingga usia sekolah. Berikut ini adalah gejala-gejala Rabun Jauh atau Miopia yang muncul secara umum.

  • Pandangan kabur saat melihat objek yang jauh sehingga sering menyipitkan mata, misalnya kesulitan melihat huruf di papan tulis.
  • Sakit kepala karena mata bekerja secara berlebihan.
  • Frekuensi mengedipkan mata yang berlebihan
  • Sering menggosok mata.
  • Terlihat tidak menyadari keberadaan objek yang jauh.

 

Gejala tersebut perlahan-lahan akan makin parah seiring bertambahnya usia dan perkembangan mata. Misalnya pada lansia, penurunan kemampuan mata biasanya berhubungan dengan terbentuknya katarak pada lensa mata.

Jika Anda atau anak Anda mengalami penurunan daya penglihatan secara signifikan hingga mengganggu aktivitas sehari-hari, periksakan kondisi mata Anda atau anak Anda ke dokter ahli mata.

 

Tingkat Keparahan Rabun Jauh atau Miopia

Rabun Jauh atau Miopia terbagi dalam tiga kategori, yaitu Rabun Jauh atau Miopia ringan, menengah, dan berat. Pengelompokan ini ditentukan berdasarkan dioptri (D) yang dimiliki oleh pasien. Dioptri adalah unit pengukuran yang digunakan ahli medis dalam mengukur seberapa parah tingkat Rabun Jauh atau Miopia seseorang.

Penderita Rabun Jauh atau Miopia yang ringan umumnya hanya membutuhkan kacamata untuk melakukan aktivitas tertentu, misalnya saat belajar, mengemudi, atau menonton televisi. Jika berukuran -0.5D hingga -3D, rabun jauh tergolong ringan.

Jika mengidapRabun Jauh atau Miopia tingkat menengah atau dioptri -3D hingga -6D, Anda dianjurkan untuk selalu memakai kacamata atau lensa kontak. Sementara pada rabun jauh yang parah, yaitu lebih dari -6D, pengidap hanya dapat melihat objek dengan jelas jika memegangnya sangat dekat dengan mata dan tanpa memakai kacamata.

 

Penyebab dan Faktor Pemicu Rabun Jauh

Pada kondisi normal, kornea atau lensa mata memiliki bentuk dan permukaan yang mulus sehingga bias cahaya yang masuk bisa terpusat pada retina. Tetapi lain halnya dengan pengidap Rabun Jauh atau Miopia.

Kerusakan refraktif pada mata adalah penyebab utama rabun jauh. Kondisi ini terjadi jika cahaya yang masuk ke mata justru terfokus di depan retina dan bukan tepat pada retina. Inilah yang menyebabkan pandangan menjadi kabur.

Penyebab di balik kerusakan tersebut belum diketahui secara pasti. Para pakar menduga kondisi ini dapat dipicu oleh dua faktor utama, yaitu keturunan dan pengaruh lingkungan.

Anak-anak dengan orang tua yang mengidap rabun jauh memiliki risiko sekitar 30 persen lebih tinggi untuk mengidap kondisi yang sama. Pengaruh dari lingkungan juga berperan penting, misalnya terlalu sering membaca, menonton televisi, atau menggunakan komputer.

 

Proses Diagnosis Rabun Jauh atau Miopia

Rabun Jauh atau Miopia umumnya dapat didiagnosis melalui pemeriksaan mata oleh ahli kacamata atau dokter spesialis mata. Dalam proses ini, ahli kacamata akan meminta Anda untuk membaca tiap huruf atau angka dengan ukuran berbeda-beda pada tabel dari jarak tertentu. Jika dibutuhkan, ahli kacamata bisa merujuk Anda ke dokter mata untuk menjalani retinoskopi untuk melihat reaksi retina terhadap cahaya.

Pengidap Rabun Jauh atau Miopia disarankan untuk melakukan pemeriksaan mata secara rutin agar perkembangan kondisinya bisa dipantau. Frekuensi pemeriksaan yang baik adalah setidaknya sekali tiap dua tahun.

Frekuensi pemeriksaan yang lebih sering terkadang dibutuhkan untuk mendeteksi kondisi mata. Misalnya, menderita diabetes, berusia di atas 40 tahun, menderita glaukoma atau memiliki anggota keluarga dengan glaukoma.

 

Langkah Penanganan Rabun Jauh atau Miopia

Penanganan Rabun Jauh atau Miopia dilakukan untuk membantu agar cahaya bisa terfokus pada retina. Jenis penanganan yang dipilih tergantung pada usia pasien, tingkat keparahan rabun jauh, serta kondisi pasien.

 

Penggunaan kacamata atau lensa kontak

Langkah penanganan Rabun Jauh atau Miopia yang paling sederhana dan terjangkau adalah dengan menggunakan kacamata atau lensa kontak. Pemilihan kacamata serta lensa kontak tergantung pada kebutuhan serta kenyamanan Anda. Jika Anda memilih lensa kontak, menjaga kebersihan lensa kontak sangatlah penting agar Anda terhindar dari infeksi mata.

 

Operasi dengan sinar laser

Proses operasi dengan sinar laser juga dapat menjadi alternatif. Diperkirakan sekitar 90 persen pasien yang menjalaninya merasakan perubahan yang signifikan.

Dalam operasi ini, sinar laser akan digunakan untuk membakar sebagian kecil kornea agar lengkungannya kembali normal. Laser epithelial keratomileusis (LASEK), laser in situ keratectomy (LASIK), dan photorefractive keratectomy (PRK) adalah tiga jenis operasi laser yang dapat menjadi pilihan.

 

Setelah menjalani LASEK atau LASIK, kemampuan mata Anda akan kembali dalam 24 hingga 48 jam. Tetapi pemulihan secara total umumnya memakan waktu hingga sebulan. Sedangkan untuk PRK, proses pemulihan sampai penglihatan kembali stabil dapat berlangsung lebih lama, yaitu hingga setengah tahun.

Selama masa penyembuhan, kemampuan mata Anda akan mengalami fluktuasi untuk sementara. Contohnya penurunan kemampuan melihat pada malam hari serta pandangan kabur saat terkena cahaya terang. Tetapi kondisi ini perlahan-lahan akan berkurang. Mata Anda juga mungkin akan terasa kering sehingga Anda akan membutuhkan obat tetes mata untuk mengatasinya.

Harap diingat bahwa prosedur ini tidak cocok untuk penderita rabun jauh berusia di bawah 21 tahun karena mata mereka masih dalam tahap perkembangan. Operasi ini juga tidak bisa dilakukan jika kornea mata Anda terlalu tipis karena risiko komplikasi serta efek sampingnya dapat berakibat fatal, misalnya kebutaan.

Selain itu, operasi ini juga tidak cocok bagi penderita diabetes, orang dengan sistem kekebalan tubuh yang lemah (misalnya, penderita HIV), ibu hamil atau menyusui, serta pengidap glaukoma atau katarak.

 

Implantasi lensa buatan

Alternatif penanganan lainnya adalah implantasi lensa buatan ke dalam mata. Proses ini dilakukan untuk menangani Rabun Jauh atau Miopia dengan tingkat keparahan tinggi yang tidak bisa ditangani dengan operasi laser. Prosedur ini dapat dilakukan dengan memasukkan lensa buatan tanpa mengeluarkan lensa mata yang asli atau mengganti lensa asli dengan lensa buatan.

Implantasi lensa buatan tanpa mengeluarkan lensa asli disebut juga dengan istilah implantasi lensa phakic. Proses ini umumnya dilakukan untuk pasien berusia 25 hingga 45 tahun. Sedangkan prosedur penggantian lensa biasanya lebih cocok untuk pasien lansia yang juga menderita gangguan atau kerusakan mata yang lain, misalnya glaukoma.

Komplikasi yang paling umum terjadi dalam prosedur implantasi adalah penggelapan kapsul posterior, yaitu lensa buatan yang menebal dan menyebabkan pandangan buram. Komplikasi ini sebagian besar terjadi pada jangka waktu setengah hingga lima tahun setelah operasi. Selain penggelapan, terdapat beberapa potensi komplikasi lain yang meliputi glaukoma, katarak, penurunan kemampuan melihat saat malam, serta penggeseran retina.

 

Pencegahan Perkembangan Rabun Jauh atau Miopia

Rabun Jauh atau Miopia tidak bisa dicegah sepenuhnya. Meski demikian, ada beberapa langkah sederhana yang dapat Anda lakukan untuk melindungi mata serta mengurangi perkembangan kondisi Anda. Langkah-langkah tersebut meliputi:

  • Melindungi mata dari sinar matahari. Gunakan kacamata hitam saat bepergian di siang hari.
  • Memeriksakan mata secara rutin.
  • Menggunakan kacamata atau lensa kontak dengan ukuran tepat dan sesuai kondisi mata.
  • Mengenali gejala-gejala rabun jauh secara seksama.
  • Menerapkan pola hidup sehat, misalnya berhenti merokok serta meningkatkan konsumsi buah-buahan dan sayuran (khususnya yang kaya vitamin A).
  • Mengontrol penyakit kronis yang diidap, terutama diabetes dan hipertensi.

 

Rabun Jauh atau Miopia

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Cara Mengobati Mata Minus

Cara Mengobati Mata Minus

 

Cara Mengobati Mata Minus

Cara Mengobati Mata Minus – “Apakah mata minus bisa di obati ?”, “Apakah mata minus bisa kembali normal ?”. Pertanyaan pertanyaan itu mungkin sering di tanyakan oleh anda yang menderita mata minus, dan iya mata minus bisa di obati atau di buat kembali normal.

Biasanya mata minus terjadi jika kita sering berkerja atau melihat sesuatu dengan jarak dekat terlalu lama. Ketika ini terjadi otot di mata kita yang mengatur fokus mata akan terbiasa dengan kondisi seperti ini. Menggunakan kacamata untuk mengkoreksi mata minus akan memaksa otot mata Anda untuk terbiasa dengan kondisi yang tidak normal sehingga dapat membuat mata minus semakin parah ketika anda tetap melalukan pekerjaan rutin secara dekat.

Lalu bagaimana cara mengurangi  minus pada mata atau Cara Mengobati Mata Minus. Sebelum di jelaskan lebih lanjut, sebaiknya anda perlu tahu beberapa penyebab utama kenapa kemampuan penglihatan kita bisa menurun:

 

Berikut penyebab kemampuan mata menurun:

  • Pola makan yang tidak sehat, seperti asupan karbohidrat sederhana yang berlebihan dan makanan yang terlalu diolah, serta makan ketika merasa stress
  • Kebiasaan membaca yang salah seperti membaca sambil tiduran dan membaca di tempat dengan penerangan yang kurang.
  • Polutan di udara, air dan makanan (bahan kimia, pengawet dll)
  • Konsumsi gula yang berlebihan
  • Kurang terkena sinar matahari
  • Tempat kerja yang buruk
  • Terlalu banyak menonton televisi
  • Memakai monitor komputer yang buruk
  • Pola perilaku penyangkalan dan kecanduan

 

Beberapa hal lain yang perlu juga di perhatikan:

  • Kondisi mental sangat berpengaruh pada kesehatan pengelihatan mata (vision fitness)
  • Memakai kacamata yang sesuai dengan ukuran minus/plus kita, justru akan membuat kita semakin tergantung dengan kacamata dan tidak ada kesempatan untuk memperbaiki penglihatan kita. Dalam buku ini disarankan, untuk memakai kacamata yang setingkat lebih rendah (dengan kemampuan penglihatan sekitar 87,5%) sehingga mata berusaha untuk memperbaiki fokusnya, dan pada akhirnya bisa mengurangi ketergantungan pada kacamata.
  • Kondisi mata yang terkadang terasa capek, perih, buram dsb, adalah suatu pertanda/pesan dari mata, kalau mata sudah terlalu capek, maka dari itu jika kita mengalami hal-hal tersebut, segera istirahatkan mata anda untuk beberapa saat

 

Cara Mengobati Mata Minus

  • Cara Mengobati Mata Minus dengan lepaskan kacamata jika memungkinkan
  • Cara Mengobati Mata Minus dengan lihat ke benda-benda dengan jarak yang berbeda
  • Cara Mengobati Mata Minus dengan kedip secara normal, tidak teralu cepat dan lambat
  • Cara Mengobati Mata Minus dengan tutup mata Anda, gunakan telapak tangan anda dan berikan sedikit tekanan kepada mata Anda. Ini akan membantu otot Anda menjadi lemas.
  • Cara Mengobati Mata Minus dengan melihat benda yang bergerak juga membantu untuk melemaskan otot mata Anda.
  • Cara Mengobati Mata Minus dengan makan buah wortel dan berbagai macam buah yang berwarna jingga lainnya tau buah buahan yang asam.
  • Cara Mengobati Mata Minus dengan memanjakan mata dengan melihat pemandangan. Usahakan pergi ke pegunungan hijau, persawahan atau laut yang luas.

 

Latihan Senam Mata

Cara Mengobati Mata Minus untuk sedikit mengatasi mata yang lelah atau mata stres yang dapat berakibat pada kecacatan mata seperti mata minus dan mata plus, mata lelah dapat sedikit dibantu dengan melakukan latihan senam mata untuk merangsang otot mata agar dapat berkontraksi dengan baik.

Cara Mengobati Mata Minus dengan latihan senam mata mungkin saja dapat menyembuhkan mata minus serta mata plus yang akan membebaskan anda dari kacamata dan lensa kontak yang terkadang membosankan dan menyebalkan.

 

Obat Herbal Untuk Mengobati Mata Minus

Selain menggunakan Cara Mengobati Mata Minus diatas, anda juga bisa menggunakan produk herbal untuk Cara Mengobati Mata Minus, yaitu menggunakan Obat tetes mata.  Keuntungan memakai obat tetes mata adalah sebagai berikut :

  • Menyehatkan mata
  • Meredakan peradangan mata
  • Menormalkan mata (-) dan (+)
  • Menerangkan penglihatan
  • Membersihkan selaput mata/ Katarak

Cara Mengobati Mata Minus

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Rabun Dekat atau Hyperopia

Rabun Dekat atau Hyperopia

Rabun Dekat atau Hyperopia

Rabun dekat adalah gangguan pada mata yang menyebabkan penderita tidak bisa melihat objek dekat dengan jelas atau terlihat buram, namun biasanya benda yang jauh justru terlihat jelas.

Rabun Dekat atau Hyperopia, sering dikaitkan sebagai masalah pembiasan. Mata akan menjadi mudah lelah jika mengalami rabun dekat.

 

Gejala Rabun Dekat

Rabun Dekat umumnya terjadi pada orang yang berusia di atas 40 tahun akibat berkurangnya kemampuan mata seiring bertambahnya usia. Namun sebagian kecil anak-anak juga bisa terlahir dengan kondisi ini.

Lensa mata anak-anak lebih fleksibel dibandingkan dengan orang dewasa, jadi biasanya anak-anak yang menderita rabun dekat tidak selalu memiliki masalah dengan penglihatan mereka. Namun rabun dekat pada anak-anak harus segera diatasi karena bisa menimbulkan komplikasi, seperti mata malas (amblyopia) atau mata juling (strabismus). Periksakan kondisi mata anak Anda ke dokter untuk mengetahui apakah ada masalah pada penglihatannya.

 

Berikut adalah beberapa gejala rabun dekat.

  • Sakit kepala.
  • Harus mengerlingkan mata untuk melihat dengan jelas.
  • Mata berair atau berwarna kemerahan.
  • Kesulitan untuk membaca.
  • Mata terasa lelah usai fokus melihat objek dekat, seperti menggunakan komputer atau membaca.
  • Objek jauh terlihat jelas, tapi objek dekat tampak tidak fokus dan buram.

 

Penyebab rabun dekat

rabun dekat terjadi karena cahaya yang masuk ke mata tidak terfokus di dalam retina, tapi terfokus di belakangnya. Hal ini terjadi karena kornea terlalu datar atau kurang melengkung, lensa yang kurang tebal, dan bola mata terlalu pendek.

Lensa mata mencoba memperbaiki masalah pembiasan yang terfokus di belakang retina dengan cara menjadi lebih tebal. Namun pada penderita rabun dekat, hal ini tidak cukup efektif. Hasilnya penglihatan akan menjadi buram karena cahaya tidak bisa terfokus dengan benar.

Berikut ini adalah beberapa faktor yang bisa menyebabkan rabun dekat.

  • Genetika. Sebagian orang diwariskan penyakit rabun dekat oleh orang tua.
  • Usia. Rabun dekat lebih sering terjadi pada orang yang berusia di atas 40 tahun, namun masih ada kemungkinan bisa dialami oleh usia berapa saja.

Selain beberapa faktor yang disebutkan di atas, ada juga faktor lain yang bisa menyebabkan terjadinya rabun dekat, yaitu tumor di sekitar mata, diabetes, masalah pembuluh darah di retina atau foveal hypoplasia, dan mata yang tidak berkembang sempurna saat bayi masih di dalam kandungan atau disebut sindrom mata kecil.

 

Diagnosis rabun dekat

Kebanyakan gangguan penglihatan pada anak-anak masih bisa disembuhkan, itu sebabnya penting untuk mendeteksi sejak dini dengan melakukan pemeriksaan mata pada anak-anak secara rutin. Kerusakan mata permanen dapat terjadi jika tidak melakukan pengobatan.

Diagnosis rabun dekat pada tahap awal akan mempermudah dokter untuk memberikan perawatan yang tepat untuk mengatasinya.

Tes mata dilakukan untuk memeriksa penglihatan dan kesehatan mata yang dilakukan oleh optometrist. Pemeriksaan mata biasanya diawali dengan pertanyaan yang akan diajukan oleh optometrist seperti apakah ada masalah penglihatan yang spesifik, dan jika ada, sudah berapa lama berlangsung. Optometrist juga akan menanyakan apakah Anda sedang menjalani pengobatan atau menderita gangguan kesehatan tertentu.

  • Tes penglihatan. Tes ini biasanya dilakukan dengan Anda membaca serangkaian huruf yang pada tiap barisnya berikutnya menjadi makin kecil atau disebut dengan Snellen chart. Tes ini bertujuan memeriksa penglihatan, baik jarak dekat maupun jarak menengah. Jika Anda menggunakan kacamata atau lensa kontak, jangan lupa untuk membawanya karena tes ini akan dilakukan dengan dan tanpa kacamata atau kontak lensa.
  • Tes mata. Tes ini dilakukan untuk memeriksa bagian dalam mata dengan menggunakan alat yang menyinari pupil atau biasa disebut oftalmoskop. Selain itu, tes ini juga memeriksa koordinasi dan gerakan mata, refleks pupil, dan jika ada kondisi seperti diabetic retinopathy serta glaukoma.

 

Jika berdasarkan hasil tes yang dilakukan diketahui bahwa ada permasalahan pada mata, biasanya optometrist akan membahas kacamata atau kontak lensa yang cocok dengan Anda. Dan jika masalah pada mata cukup parah atau memerlukan perawatan medis lebih, Anda akan dirujuk ke dokter ahli mata atau oftalmologis.

 

Rabun Dekat atau Hyperopia

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Ciri-Ciri Sakit Mata

Ciri-Ciri Sakit Mata

Ciri-Ciri Sakit Mata

Ciri-Ciri Sakit Mata Silinder

Defenisi Penyakit Mata Silinder

Sakit Mata Silinder adalah keadaan mata dimana kelengkungan Kornea/Lensa tidak sama di meridian horizontal atau di meridian vertical. Atau lebih simple-nya, Mata silinder sulit memfokuskan objek, sehingga seperti melihat ada bayangan pada objek tersebut, atau melihat objek mirip tapi gak sama.

Gangguan mata silinder disebut pula dengan Astigmatisma. Idealnya, mata kita berbentuk bulat seperti bola sepak, sehingga semua sinar yang dibiaskan dari suatu object yang masuk ke dalam mata kita akan bertemu di satu titik retina. Kasus Astigmatisme banyak dijumpai pada orang Asia.

Kelainan ini gak hanya meliputi masalah bagaimana fokus bayangan dibentuk, karena fokus benda yang dilihat terpecah menjadi dua bayangan. Kelainan ini disebut sebagai “Mata Silinder”.

Tapi terminologi mata silinder ternyata gak tepat, karena sebenarnya bukan MATA-nya yang silinder tapi LENSA yang fungsinya mengoreksi keadaan Astigmatisme itulah yang bersifat silinder. Jadi, yang ada “Lensa Silinder” bukan Mata Silinder.

Biasanya Astimagtisme terjadi karena Lengkung Datar Kornea dan Lengkung Tegak Kornea tidak Simetris. Keadaaan ini bisa dianalogikan dengan lengkungan pada sendok. Pada satu sisi ada yang Landai sedangkan sisi lainnya terjal. Kalo sistem optik atau suatu lensa terlalu Melengkung/ Terjal, maka cahaya yang terbias melalui retina menjadi terlalu dekat. Sedangkan lengkung yang landai membuat fokusnya jadi terlalu jauh. Akhirnya, imej atau citraan yang jatuh jadi terpecah dua.

 

Penyebab Penyakit Lensa Mata Silinder

  1. Keturunan (Genetik) Terutama pada silinder-silinder besar (diatas 1,5 diopter) inilah makanya menurut sebaigaian pendapat anak memiliki mata silinder .
  2. Extra Pencahayaan: (TV,Computer) dan arah cahaya masuk kejaringan mata
  3. Penyakit Mata Tertentu misal:
  4. Keratoconus / Kornea bentuk kerucut Ptosis / kelopak mata yg menggantung/ sulit membuka kelopak mata atas
  5. Bisul di kelopak mata
  6. Pasca operasi
  7. Pasca trauma / kecelakaan

 

Ciri-Ciri Sakit Mata Silinder Secara Umum

Berikut ini Ciri-Ciri Sakit Mata Silinder ,

  1. Ciri-Ciri Sakit Mata Silinder pertama pandangan berbayang
  2. Ciri-Ciri Sakit Mata Silinder tulisan yg lurus terlihat berdempetan, seperti terpecah
  3. Suka memiringkan kepala saat melihat obyek, hal ini dipengaruhi kemiringan bola mata/Axis Cylinder
  4. Pening di dahi antara 2 mata
  5. Tidak tahan terhadap cahaya/ gampang silau

Tanda di atas termasuk juga Ciri-Ciri Sakit Mata Silinder pada anak karena tanda dan gejala sakit mata pada anak dan orang dewasa mirip sekali .

 

Ciri-Ciri Sakit Mata Minus Rabun jauh

Ciri-Ciri Sakit Mata Minus atau rabun jauh adalah kelainan pada mata yang tidak mampu melihat melihat dengan baik benda atau objek dengan jarak yang jauh. Mungkin saat ini anda juga tengah mengalaminya, dan merasa sangat tidak nyaman serta ingin menyembuhkan mata minus tersebut dengan cara alami. Mengapa mata minus dapat terjadi?

Penyebab Penyakit Mata Minus

  1. Jarak terlalu dekat membaca buku, menonton televisi, bermain videogames, main komputer, main hp ponsel, dll. Mata yang dipaksakan dapat merusak mata. Pelajari jarak aman aktivitas mata kita agar selalu terjaga kenormalannya.
  2. Terlalu lama beraktifitas pada jarak pandang yang sama seperti bekerja di depan komputer, di depan layar monitor, di depan mesin, di depan berkas, dan lain-lain. Mata butuh istirahat yang teratur dan sering agar tidak terus berkontraksi yang monoton.
  3. Tinggal di tempat yang sempit penuh sesak karena mata kurang berkontraksi melihat yang jauh-jauh sehingga otot mata jadi tidak normal. Atur sedemikian rupa ruang rumah kita agar kita selalu bisa melihat jarak pandang yang jauh.
  4. Kebiasaan buruk yang dapat mengganggu kesehatan mata kita seperti membaca sambil tidur-tiduran, membaca di tempat yang gelap, membaca di bawah sinar matahari langsung yang silau, menatap sumber cahaya terang langsung, dan lain sebagainya.
  5. Terlalu lama mata berada di balik media transparan yang tidak cocok untuk mata dapat mengganggu kesehatan mata seperti sering kelamaan memakai helm, lama memakai kacamata yang tidak sesuai dengan mata normal kita, dan sebagainya.
  6. Kekurangan gizi yang dibutuhkan mata juga bisa memperlemah mata sehingga kurang mampu bekerja keras dan mudah untuk terkena rabun jika mata bekerja terlalu diporsir. Vitamin A, betakaroten, ekstrak billberry, alpukat, dan lain sebagainya bagus untuk mata.

Gejala atau Ciri-Ciri Sakit Mata Minus

Dalam masalah sakit mata bisa disimpulkan pasti atau tidaknya mendapatkan mata minus adalah dengan mengetahui Ciri-Ciri Sakit Mata Minus itu sendiri sehingga anda jangan panik dulu jika mengalami gangguan mata tapi kenali dan lihat gejalanya jika sudah positif maka segera tangani dan atasi . Adapun Ciri-Ciri Sakit Mata Minus yang sering dialami pasien adalah sbb :

Ciri-Ciri Sakit Mata minus, antara lain :

  1. Mata tidak serempak dalam bergerak
  2. Ciri-Ciri Sakit Mata dengan sakit kepala, tanda-tandanya mungkin seperti balita Anda sering memegang kepala, mengerutkan dahi, dan tidak menyukai cahaya terang atau suara keras
  3. Pusing atau kehilangan keseimbangan
  4. Ciri-Ciri Sakit Mata yaitu mual, hilangnya nafsu makan, muntah dan sakit perut
  5. Menyipitkan mata atau memiringkan kepalanya ke satu sisi ketika ia menatap sesuatu
  6. Sering menggosok mata, atau sering menangis tanpa alasan yang jelas
  7. Mata terasa sakit apabila melihat tulisan terlalu jauh
  8. Tulisan yang kita baca memudar
  9. Mata sakit apabila melihat sinar matahari terlalu sering
  10. Jarak pandang kita mulai terbatas

 

Ciri-Ciri  Sakit Mata Plus Rabun Dekat atau Hipermetropi

Hipermetropi atau rabun dekat adalah kelainan refraksi mata dimana bayangan dari sinar yang masuk ke mata jatuh di belakang retina. Hal ini dapat disebabkan karena bola mata yang terlalu pendek atau kelengkungan kornea yang kurang. Ciri-Ciri Sakit Mata Plus penderita kelainan mata ini tidak dapat membaca pada jarak yang normal (30 cm) dan harus menjauhkan bahan bacaannya untuk dapat membaca secara jelas. Penderita juga akan sulit untuk melakukan kegiatan yang membutuhkan ketelitian tinggi. Perbaikan penglihatan dapat dilakukan dengan memakai kacamata dengan lensa sferis positif (cembung).

 

Ciri-Ciri Sakit Mata Katarak

Katarak mata hadir dengan beberapa gejala atau Ciri-Ciri Sakit Mata Katarak, di bawah ini ada beberapa Ciri-Ciri Sakit Mata katarak yang bisa terjadi kepada anda. Apabila anda telah mendapatkan beberapa hal berikut, maka dapat dipastikan anda terkena katarak.

Ciri-Ciri Sakit Mata Katarak

Berikut ini tanda-tanda atau Ciri Ciri Sakit Mata Katarak ,

  1. Penglihatan yang kabur, redup, dan berawan.
  2. Ketika melihat di malam hari, anda akan mengalami kesulitan.
  3. Kepekaan terhadap cahaya dan silau.
  4. Melihat halo atau lingkaran cahaya di sekitar lampu.
  5. Perubahan yang sering terhadap kacamata dan lensa kontak.
  6. Warna mata yang memudar dan menguning.
  7. Penglihatan ganda dalam satu mata.

Ciri-Ciri Sakit Mata Glaukoma

Glaukoma adalah penyakit mata yang disebabkan oleh peningkatan tekanan cairan di dalam mata. Glaukoma akut terjadi secara tiba-tiba. Kondisi ini harus segera diatasi untuk menyelamatkan penglihatan. Ciri-Ciri Sakit Mata pada glaukoma kronis peningkatan tekanan di dalam mata terjadi dalam masa beberapa bulan atau tahun tanpa terjadi gejala apa-apa. Kalau tidak diobati, glaukoma kronis akhirnya mengakibatkan kebutaan total. Glaukoma dapat juga disebabkan oleh penyakit mata lainnya.

Ciri-Ciri Sakit Mata Glaukoma pada mata umum.

  1. Penderita selalu ingin merasakan mengedip terus dengan menekan kedipan berlebihan
  2. Pada penglihatan penderita yang mulanya kabur lama kelamaan menjadi normal kembali
  3. Penderita akan merasakan sakit mata karena kondisi matanya dalam keadaan yang membengkak
  4. Apabila penderita sedang memandang cahaya lampu rumah maka pada penderita akan merasakan timbulnya warna pelangi disekitar cahaya lampu tadi .

 

Ciri-Ciri Sakit Mata

Posted in Uncategorized | Leave a comment