Cara Mengatasi Mata Minus Pada Anak

Cara Mengatasi Mata Minus pada Anak

Cara Mengatasi Mata Minus pada Anak

Anak-anak, khususnya yang masih berusia di bawah 5 tahun umumnya masih memiliki kondisi fisik dan kesehatan yang prima. Organ-organ di dalam tubuh anak pun masih berkembang dan dalam kondisi yang sangat baik. Lantas, apakah mungkin jika anak-anak bisa menderita mata minus? Ternyata hal tersebut sangat mungkin, meski kebanyakan kasus ditemukan pada anak dengan usia diatas 7 tahun. Mata minus bukanlah sebuah penyakit yang dialami secara tiba-tiba. Ada banyak faktor dan penyebab yang menyebabkan seorang anak bisa mengalami mata yang minus. Penjelasan di bawah ini akan mengulas secara lengkap cara mengatasi mata minus pada anak.

 

Cara Mengatasi Mata Minus pada Anak

Ada beberapa cara mengatasi mata minus pada anak, baik secara tradisional maupun pengobatan modern sebagai berikut:

 

  1. Konsumsi makanan penutrisi mata

Cara mengatasi mata minus pada anak pertama adalah memberikan asupan makanan bergizi dan banyak mengandung sumber vitamin yang dibutuhkan tidak hanya oleh mata, namun juga oleh tubuh. Mata membutuhkan vitamin A, beta karoten, vitamin E dan zinc agar dapat berfungsi dengan baik. Kesehatan mata sangat ditentukan oleh asupan nutrisi yang tinggi baik dari makanan maupun sumplemen vitamin tambahan lain.

 

  1. Lepas kacamata bila tidak diperlukan

Memakai kacamata minus akan membantu bola mata untuk mengatur tingkat kefokusan pada jarak tertentu sehingga mata minus tetap bisa memandang dengan nyaman. Saat menggunakan kacatamata, mata akan terbiasa untuk fokus pada pusat lensa di bagian tengah kacamata. Hal inilah yang menyebabkan otot mata menjadi kaku karena bola mata kurang atau jarang bergerak dan mengalihkan pandanganan ke arah lain. Orang yang mengenakan kacamata akan banyak menggerakkan leher untuk melihat ke sekeliling daripada menggerakan bola mata. Melepas kacamata saat tidak diperlukan akan melatih bola mata untuk mengatur tingkat kefokusan secara alami dan menghindarkan bola mata dari keadaan kaku serta mengurangi tingkat ketergantungan pada kacamata.

 

  1. Mengganti objek pandangan sesering mungkin

Jika anak sering menatap objek dalam waktu yang lama, hal ini bisa mengakibatkan otot mata menjadi tegang dan kaku sehingga memicu mata minus. Cara mengatasi mata minus pada anak sering-seringlah mengajari anak untuk mengganti objek pandangan khususnya saat anak sedang menatap layar komputer, televisi dan gadget.

  1. Menatap objek yang jauh dan berwarna hijau

Objek berwarna hijau memberikan manfaat positif pada mata sehingga menyebabkan otot bola mata menjadi tidak tegang dan kaku. Sering-seringlah mengajak anak bermain di taman dana lam terbuka lain seperti pegunungan, pantai atau taman rekreasi hutan yang banyak pepohonan sehingga memberikan stimulasi positif pada bola mata anak.

 

  1. Latih mata anak untuk memandang objek-objek yang bergerak

Cara mengatasi mata minus pada anak bisa dilakukan dengan cara mengajak anak untuk berlatih memandang benda-benda yang bergerak, misal kendaraan yang berlalu–lalang di jalan raya. Bisa juga dengan cara menggunakan bola pingpong yang dililitkan pada seutas benang. Ajaklah anak untuk menatap bila pingpong yang diayunkan berulang kali dari jarak yang tidak terlalu dekat dengan mata anak

 

  1. Menyisihkan waktu 15 menit per jam untuk mengistirahatkan mata

Anak-anak yang menderita mata minus khususnya yang sudah bersekolah biasanya akan sering beraktivitas yang menuntut mata untuk terus bekerja, semisal membaca buku, menulis, atau menatap layar komputer dalam jangka waktu lama. Ajari dan biasakan anak untuk menyisihkan paling tidak 15 menit per jam untuk mengistirahatan matanya dan memandang objek di kejauhan. Hal ini selain merilekskan otot mata juga mencegah kenaikan mata minus pada anak.

 

  1. Menjaga asupan makanan

Seperti halnya nutrisi baik yang akan membuat mata menjadi lebih sehat, nutrisi buruk juga akan membuat kondisi mata anak yang minus menjadi lebih buruk. Hindari memberikan asupan makanan di bawah ini kepada anak agar minus pada matanya tidak bertambah parah:

  • Minuman yang mengandung kafein tinggi
  • Makanan dan minuman yang mengandung alkohol
  • Makanan dan minuman yang banyak mengandung pengawet, sari manis, dan perisa buatan
  • Makanan dan minuman yang banyak mengandung susu
  • Makanan yang digoreng berlebihan dengan minyak yang berkolesterol

 

  1. Mengonsumsi kombinasi jus 3 buah

Cara mengatasi mata minus pada anak juga dapat dilakukan dengan cara tradisional yang satu ini. Meski tidak ada penelitian medis yang meneliti tentang hal ini, namun pengalaman nyata beberapa orang yang menderita mata minus bisa sembuh total setelah rutin mengonsumsi campuran jus 3 buah ini secara rutin selama 6 bulan. Berikut ini resep membuat campuran jus 3 buah ini:

  • Siapkan buah bit segar dan berwarna merah serta rasanya manis, buah belimbing segar dan matang, serta wortel.
  • Jus masing-masing bahan secara terpisah menggunakan alat juicer khusus yang bisa memisahkan sari buah dan ampasnya. Anda boleh menambahkan air sedikit saja agar sari buah yang didapat bisa lebih banyak.
  • Tuang hasil jus berupa sari buah pada masing-masing gelas. Usahakan takarannya cukup untuk 1 kali minum sebanyak kurang lebih ¼ gelas minum yang biasa digunakan anak untuk minum.
  • Minumkan jus sari buah bit, disusul dengan belimbing, dan terakhir jus sari wortel pada anak. Habiskan dalam satu waktu dan lakukan terapi minum jus ini secara rutin selama 6 bulan pada pagi dan sore hari.

 

  1. Perbanyak nutrisi dari buah

Beberapa jenis buah-buahan ternyata mampu untuk mencegah dan mengobati masalah pada masalah. Diantaranya aneka macam beri, jambu biji, kiwi, anggur, jeruk lemon, blewah, belimbing, melon, pisang, alpukat dan semangka. Buah-buahan ini umumnya mengandung vitamin C, karoten dan lutein yang berkhasiat untuk membantu dan menjaga kesehatan mata.

 

 

Demikian serba-serbi penjelasan cara mengatasi mata minus pada anak. Semoga bermanfaat dan dapat membantu Anda untuk mengatasi mata minus pada buah hati tersayang. Terima kasih..

 

 

 

Cara Mengatasi Mata Minus Pada Anak

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Pemicu Mata Minus

Pemicu Mata Minus

Pemicu Mata Minus

Mata minus disebut juga degan myopia atau rabun jauh adalah salah satu gejala kesehatan yang sungguh tidak mengenakkan, tidak sedikit dari kita mengalaminya, penyakit ini dapat menyerang siapa saja tanpa pandang usia, tidak hanya pada orang dewasa, anak kecil juga rentan mengalami mata minus. Kita bisa menyaksikan dalam keseharian kita, diusia yang masih muda kadang sudah mengenakan kacamata untuk membantu penglihatan lebih fokus dan sempurna.

Pada mata yang normal untuk dapat melihat suatu objek, maka bayangan objek yang ditangkap oleh mata harus bisa ditangkap retina. Namun, pada orang yang mengalami rabun jauh, bayangan ini tidak pas jatuh di retina, melainkan di depannya. Akhirnya membuat pandangan mata terlihat buram.

Pengobatan dengan kacamata atau lensa kontak bagi penderita mata minus memang sangat membantu, namun tetap saja tidak senyaman melihat dengan cara normal manusia pada umumnya. Tahukah Anda faktor apa saja yang menjadi pemicu mata minus? inilah beberapa pemicu mata minus yang perlu Anda ketahui:

 

  1. Faktor genetika

Salah satu pemicu mata minus adalah faktor genetika atau keturunan. Mata minus terjadi disaat kelengkungan kornea mata menjadi lebih pendek dan sumbu bola mata yang menjadi lebih panjang. Meskipun faktor ini bukanlah pemicu mata minus tunggal, namun potensi untuk mengalami mata minus karena genetika cukuplah besar. Lakukanlah check kesehatan mata Anda secara rutin dan teratur.

 

  1. Terlalu sering bekerja dengan komputer atau gadget

Mata minus juga bisa disebabkan oleh gaya hidup karena rutinitas pekerjaan yang tidak pernah lepas dari pemakaian perangkat komputer atau gadget seperti smartphone, apalagi saat ini kita tidak bisa lepas dari perangkat-perangkat yang memudahkan kita dalam beraktifitas harian. Pengaturan cahaya yang terlalu terang atau terlalu meredup pada layar monitor komputer maupun smartphone akan mempengaruhi daya tangkap cahaya oleh mata yang lama kelamaan akan menurun. Ketika mata sudah terasa terlalu perih, sebaiknya berhenti melakukan aktifitas dilayar monitor dan beristirahat sejenak untuk memulihkan penglihatan Anda, seperti melirik atau mengalihkan pandangan mata Anda keobjek yang berwarna hijau dan segar.

  1. Kebiasaan membaca dengan cara yang salah

Salah satu pemicu mata minus lainya adalah kebiasaan buruk membaca dengan cara yang salah, baik itu membaca buku, koran atau bacaan lainnya. Kurangi kebiasaan membaca dalam kondisi ruangan dengan cahaya remang atau membaca dengan jarak yang terlalu dekat dengan mata. Sebaiknya membaca dilakukan dengan pencahayaan yang terang dan dengan jarak aman baca kurang lebih 30 cm. Jadi, bila Anda ingin terhindar dari mata minus, pastikan kalian tidak membaca sesuatu dengan cara yang salah.

 

  1. Menatap layar komputer atau TV terlalu dekat

Faktor yang satu ini yang sering ngeyel saat diberitahukan, terutama anak-anak yang sering menatap layar monitor, bermain game atau menonton televisi dengan jarak yang terlalu dekat bahkan betah berlama-lama dengan posisi yang tidak berpindah. Hal ini dapat mengakibatkan penglihatan akan menjadi minus, tidak heran jika anak-anak sekarang sudah mengenakan kacamata diusia belianya. Apabila Anda sedang menonton televisi atau bermain game dilayar komputer maka usahakan agar tidak terlalu dekat dan bila perlu berilah pelindung pada layar komputer atau televisi Anda agar kesehatan mata kita bisa tetap terjaga.

 

  1. Kurang istirahat

Kebanyakan yang mengalamai mata minus adalah orang-orang yang memaksakan matanya tetap bekerja tanpa mengistirahatkannya. Pemaksaan dalam penggunaan mata akan mengakibatkan mata menjadi strees. Istirahatlah yang cukup karena mata juga perlu pemulihan stamina dan mengembalikan penglihatan yang prima.

 

  1. Ekspresi wajah

Pemicu mata minus lainnya yang jarang diketahui adalah melalui ekspresi wajah seperti  mengerutkan dahi, mengangkat alis, hingga menyipitkan mata. Tahukah Anda? dengan melakukan semua hal tersebut, bisa memforsir kerja mata sehingga mengakibatkan mata mudah lelah dan stres yang kemudian membuat mata menjadi minus.

 

  1. Kebiasaan makan yang buruk

Pola makan yang tidak sehat juga dapat menjadi pemicu mata minus. Makan makanan sehat dan dengan gizi seimbang seperti sayur-sayuran dan buah-buahan yang mengandung warna alam adalah cara terbaik untuk memperbaiki kesehatan secara umum dan menghindari makanan yang banyak menggunakan bahan kimia seperti pewarna dan pengawet.

 

  1. Jarang melakukan aktivitas di luar ruangan

Ada beberapa penelitian yang menyatakan bahwa rabun jauh juga bisa diakibatkan karena jarang melakukan aktivitas di luar sehingga memengaruhi kesehatan mata. Pasalnya, tingkat cahaya di dalam ruangan dengan di luar tentu berbeda.

 

  1. Selalu menggunakan mata dalam jarak dekat

Jika Anda punya kebiasaan menulis, membaca, hingga bermain gadget terlalu dekat dengan mata, maka hal ini dapat meningkatkan risiko rabun jauh. Jadi, sebaiknya biasakan untuk membaca ataupun menulis dari jarak sekitar 40 sentimeter (cm) dari layar atau buku.

 

Pencegahan pada Mata Minus

Meskipun gangguan mata minus tidak dapat diobati, namun seseorang yang memiliki gangguan ini dapat melakukan berbagai tindakan pencegahan seperti:

  • Menghindari melakukan kegiatan membaca dengan jarak yang terlalu dekat.
  • Pada saat melakukan kegiatan membaca, sebaiknya dilakukan di tempat yang terang atau tempat yang memiliki frekuensi cahaya yang cukup, karena jika kegiatan tersebut dilakukan di tempat yang gelap dapat mengakibatkan mata mudah lelah karena mata dipaksa untuk bekerja ekstra keras.
  • Menghindari kegiatan membaca yang dilakukan sambil tiduran.
  • Menghindari kebiasaan menonton Televisi pada jarak yang terlalu dekat secara terus menerus.
  • Menghindari penggunaan komputer dengan jarak monitor ke mata terlampau dekat. Setelah melihat monitor untuk beberapa lama, sebaiknya alihkan pandangan pada object-object lain di tempat yang berbeda.
  • Melatih mata untuk melihat obyek dengan jarak yang jauh.
  • Melakukan beberapa gerakan atau olahraga mata yang dapat membantu otot-otot mata agar menjadi lebih kuat dan elastis.
  • Mengkonsumsi makanan yang banyak mengandung vitamin A, beta karoten, maupun nutrisi lainnya.
  • Beristirahat yang cukup.

 

Pemicu Mata Minus

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Gejala Mata Minus pada Anak

Gejala Mata Minus pada Anak

Gejala Mata Minus pada Anak

Banyak orangtua yang terlalu sibuk sehingga tidak menyadari bahwa anaknya telah menderita mata minus. Alhasil ketika sudah ketahuan, ternyata minusnya sudah bertambah parah. Ironis sekali jika anak-anak harus terganggua kegiatan belajar, menulis, dan membacanya karena sudah mengalami gangguan minus.

Terkadang anak pun takut berkata jujur pada orangtuanya jika memang memiliki kelainan dalam melihat obyek dalam jarak jauh, karena takut dimarahi orangtua. Tidak bisa dipungkiri memang seringkali banyak ditemukan orangtua yang kurang peduli pada kesehatan anaknya lantaran terlalu sibuk. Berikut ini ialah gejala mata minus pada anak sebagai berikut:

 

  1. Anak Sering Memicingkan Mata

Jika Anak Anda sering memicingkan mata untuk mendapatkan pandangan bisa lebih fokus, maka sebenarnya anak Anda sedang menderita minus. Seorang anak yang mengalami gangguan mata minus, biasanya akan memicingkan mata sehingga dapat menangkap objek secara lebih jelas. Setelah memicingkan mata, biasanya anak akan memajukan wajah untuk mendekati objek yang dilihatnya. Padahal orang lain yang melihat objek dapat melihat dari jarak yang sesuai dengan tempatnya masing-masing.

 

  1. Anak Sering Mengedipkan Mata

Apabila anak Anda sering mengedipkan mata dan menaruh pandangan untuk memfokuskan penglihatan, maka besar kemungkinan bahwa itu merupakan gejala mata minus pada anak. Kebiasaan mengedipkan mata juga tidak baik jika terus-menerus karena bisa mengurangi keindahan mata pada anak. Jika anak sering berkedip, sebaiknya sesegera mungkin untuk mengambil tindakan penanganan.

 

  1. Area di Sekitar Mata Anak Menegang dan Terlihat Lelah

Apabila area mata anak Anda terlihat sayu, lelah, dan menegang, biasanya salah satu gejala mata minus pada anak. Sebab mata yang dipaksa fokus untuk tetap melihat benda yang jaraknya jauh akan membuat mata lelah dan tegang. Biasanya di sekitar kelopak mata juga menjadi menghitam. Mata anak yang sudah terlihat lelah, suruh anak untuk segera beristirahat sehingga mata tidak dipaksa dan terus diforsir. Hasilnya akan buruk jika mata terus dipaksa bekerja dalam kondisi yang tidak sehat.

 

  1. Mengeluh Sakit Kepala

Anak Anda mulai mengeluh pusing atau sakit kepala karena memang ada gangguan miopi pada mata. Penderita mata minus yang dipaksa untuk terus melihat secara jelas biasanya akan mengeluh pusing dan sakit kepala. Bahkan anak bisa terpaksa untuk berhenti melakukan aktivitas karena kepalanya terasa sakit dan berat. Orangtua sering tidak menyadarinya, sehingga hanya memberikan obat pereda sakit kepala. Padahal ini gejala mata minus pada anak.

 

  1. Tidak Jelas Melihat Ketika Malam Hari

Anak yang mengalami gangguan miopi, biasanya akan mengalami kesulitan melihat berbagai benda ketika malam hari. Biasanya anak tetap bisa melihat pandangan secara normal ketika siang hari, tapi saat malam tiba, anak mengeluh tidak dapat melihat dengan jelas. Kualitas penglihatan penderita miopi memang sangat terganggu ketika malam hari. Anak-anak biasanya ceria dengan apa yang mereka lihat, tapi karena kurangnya kinerja mata justru bisa membuat mereka murung dan pendiam.

 

  1. Anak Tidak Bisa Duduk di Belakang Ketika Sekolah

Apabila anak Anda lebih suka duduk di kursi bagian depan ketika sedang berada di ruang kelas karena jika di belakang tidak dapat melihat bacaan di papan tulis dengan jelas. Maka kemungkinan besar itu adalah gejala mata minus pada anak Anda. Anak Anda biasanya akan mengalami kesulitan belajar ketika mendapat jatah duduk di belakang, sehingga untuk mencapai  prestasi yang baik mereka lebih suka duduk di depan.

 

  1. Anak Sering Menabrak

Gejala mata minus pada anak selanjutnya adalah anak sering menabrak. Jika anak Anda sering menabrak atau terjatuh ketika berjalan, maka anak Anda besar kemungkinan mengalami gangguan miopi. Buah hati yang seringkali jatuh karena mengalami buram daya pandang biasanya juga ciri-ciri dari gangguan miopi. Orangtua biasanya hanya akan marah-marah jika melihat anaknya berjalan sambil menabrak apa yang ada di depannya. Padahal ini merupakan gejala yang timbul karena mata tidak bisa lagi fokus untuk berjalan tegak dan tidak terjatuh.

 

 

Permasalahan yang paling krusial pada gangguan minus mata anak ialah karena orangtua tidak menyadarinya. Sehingga penurunan tingkat kinerja mata anak semakin lama semakin parah sehingga mempengaruhi tingkat dan kualitas belajar di sekolahnya juga. Jika sudah melihat beberapa gejala mata minus pada anak seperti di atas, sebaiknya diatasi dengan membawanya ke dokter spesialis. Pastikan Anda memperhatikan kesehatan mata anak.

 

 

Gejala Mata Minus pada Anak

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Mata Minus Berbeda Sebelah

Mata Minus Berbeda Sebelah

Mata Minus Berbeda Sebelah

Mengapa mata minus berbeda sebelah ? Mata minus atau dikenal juga dengan rabun jauh (miopia) adalah suatu kondisi dimana terjadinya gangguan penglihatan yang menyebabkan fokus mata tidak sesuai dengan seharusnya. Gejala utama dari mata minus sendiri ialah kabur, rabun atau tidak jelas ketika melihat objek yang jauh.

Miopi dapat terjadi karena bola mata yang terlalu panjang atau karena kelengkungan kornea yang terlalu besar sehingga cahaya yang masuk tidak difokuskan secara baik dan objek jauh tampak buram. Penyebab miopia dapat bersifat keturunan (herediter), ketegangan visual atau faktor lingkungan. Faktor herediter pada miopi pengaruhnya lebih kecil dari faktor ketegangan visual.

Pada kasus tertentu mata minus ini dapat terjadi pada satu mata ataupun pada kedua mata, namun bukan hal tersebut yang jadi masalah, melainkan mata minus berbeda sebelah antara sebelah kanan dan sebelah kiri.

 

Apa bedanya minus mata sebelah kanan dan sebelah kiri serta mengapa mata minus berbeda sebelah ?

Tidak ada penyebab pasti mengapa mata minus berbeda sebelah baik pada mata sebelah kanan ataupun sebelah kiri. Namun salah satu alasan perbedaan antara mata minus berbeda sebelah kanan dan sebelah kiri ialah karena adanya kondisi penyakit yaitu anisometropia.

Anisometropia adalah kondisi di mana dua mata memiliki tidak sama kekuatan bias. Setiap mata dapat rabun (miopia), rabun dekat (hyperopia) atau kombinasi keduanya, yang disebut antimetropia. Umumnya perbedaan dalam kekuatan dua dioptri atau lebih adalah ambang batas yang diterima untuk label kondisi anisometropia.

Sementara itu, perbedaan minus yang sangat jauh antara kedua mata perlu ditelusuri lebih jauh penyebabnya. Selain pemeriksaan refraksi, diperlukan pemeriksaan lainnya seperti pemeriksaan bagian penerima rangsang cahaya di belakang bola mata dan pemeriksaan saraf mata untuk mengetahui fungsi penglihatan dan bola mata. Seringkali, perbedaan minus yang sangat jauh antara kedua mata, disebabkan karena adanya ambliopia atau mata malas atau bahkan adanya kondisi penyakit mata lain yaitu glaukoma.

Penyebab lain mata minus berbeda sebelah yakni karena cahaya yang masuk kedalam mata tidaklah sama, paparan mata kiri dan kanan pun tidak pernah sama, karena itulah kerusakan yang dialami oleh mata kanan dan kiri pun tidak sama.

Miopia yang terjadi hanya satu mata (atau miopia yang lebih buruk di satu mata) dapat disebabkan karena pembentukan katarak, steepening kornea yang disebabkan oleh ectasia (penipisan), efek samping operasi ablasio retina dan penyakit mata glaukoma.

 

Lalu, bagaimana cara pengobatan yang tepat untuk mengatasi mata minus berbeda sebelah mata atau ke-2 mata ?

Konsumsi vitamin adalah salah satu pengobatan yang tepat untuk miopia. Vitamin dan penglihatan memiliki hubungan dekat untuk waktu yang sangat lama. Vitamin seperti vitamin A, vitamin B, vitamin E, vitamin D dan vitamin C telah dikaitkan dengan pandangan mata yang baik. Vitamin ini ditemukan dalam vegetarian dan non-vegetarian makanan seperti wortel, tomat, apel, paprika, ikan, berdaun hijau sayuran, kering buah-buahan dan kacang-kacangan, dan sangat bermanfaat.

Kondisi mata minus dapat dikoreksi dengan penggunaan kacamata minus. Sebaiknya Anda berkonsultasi dengan refraksionis atau dokter mata agar kondisi mata Anda dapat diperiksa lebih lanjut sehingga dapat dianjurkan penggunaan kacamata minus dengan ukuran yang sesuai bagi Anda. Selain itu untuk mendapatkan koreksi mata secara permanen dokter dapat pula menganjurkan tindakan khusus seperti operasi LASIK, operasi LASEK, atau photorefractive keratectomy (PRK).

 

Untuk mencegah mata minus semakin bertambah dan menjaga kesehatan mata berikut ini beberapa tips bagi Anda:

  • Bila membaca atau menggunakan komputer dalam jangka waktu yang lama lakukan aturan 20-20-20, yaitu setiap 20 menit istirahatkan mata dengan memandang obyek di kejauhan yang jaraknya 20 kaki (sekitar 6 meter) selama 20 detik
  • Mengatur agar ruangan memiliki pencahayaan yang cukup
  • Konsumsi makanan bergizi, terutama makanan yang bermanfaat bagi kesehatan mata (seperti wortel, kuning telur, susu, ikan tuna, makerel, salmon)
  • Hindari merokok
  • Gunakan kacamata dengan UV protector saat beraktivitas di bawah sinar matahari

 

 

Mata Minus Berbeda Sebelah

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Dampak Negatif Mata Minus

Dampak Negatif Mata Minus

 

Dampak Nagatif Mata MinusMata minus atau rabun jauh merupakan suatu kondisi di mana mata kita tidak bisa melihat objek yang jauh secara jelas. Seseorang yang menderita rabun jauh bisa disebabkan genetik maupun faktor kebiasaan buruk, seperti membaca dengan posisi sambil tidur. Jika mata minusmu hanya dibiarkan saja tanpa ada penanganan dan hanya selalu bergantung pada kacamata, bisa membuat mata minusmu semakin parah.

 

Gejala Mata Minus

Perhatikan beberapa gejala mata minus di bawah ini. Jika Anda mengalami beberapa gejala ini, mungkin Anda perlu memeriksakan mata ke dokter.

  • Kesulitan saat melihat sesuatu dari jarak jauh namun jelas saat melihat jarak dekat
  • Memicingkan mata saat melihat sesuatu
  • Kesulitan melihat saat mengendarai kendaraan
  • Perlu duduk dekat dengan papan tulis (miopia pada anak) untuk melihat jelas
  • Ketika menonton televisi harus dekat agar dapat terlihat jelas
  • Mata terasa tegang
  • Mata terasa lelah
  • Sakit kepala
  • Sering mengucek mata
  • Mata sering berkedip

 

Dampak Negatif Mata Minus

Kerusakan pada mata dapat mengganggu aktifitas sehari-hari dan membuat kualitas hidup berkurang. Jika Anda memaksakan berkendara dalam kondisi mata minus tanpa menggunakan kacamata, tentu akan membahayakan keselamatan Anda. Memaksakan melihat dengan kondisi mata minus juga bisa membuat mata Anda menjadi tegang karena dipaksakan untuk melihat atau memfokuskan objek. Kondisi ini juga dapat menimbulkan sakit kepala. Berikut di bawah ini ada beberapa hal dampak negatif mata minus yang mungkin jarang Anda ketahui, antara lain:

 

  1. Kebutaan

Ibu hamil yang menderita minus yang tinggi sebaiknya menghindari persainan normal. Tekanan ketika mengejan dapat mengganggu saraf mata sehingga dapat menipiskan retina mata secara perlahan dan ibu hamil akan mengalami tingkat minus mata yang semakin bertambah buruk. Dampak negatif mata minus pada kondisi tersebut dapat menyebabkan seseorang mengalami kebutaan.

 

  1. Ablasio retina mata

Seseorang yang memiliki kebiasaan dan gaya hidup buruk misalnya menggunakan komputer secara berlebihan atau menonton Tv terlalu dekat dapat menyebabkan mata mengalami penyusutan saraf-sarafnya yang dapat mengakibatkan dampak negatif mata minus menjadi minus tinggi dan secara bertahap mata akan terserang ablasio retina mata. Mata akan mengalami kelainan akibat peradangan di area retina tanpa kita sadari.

 

  1. Tidak bisa bersin dengan lapang

Seseorang yang memiliki mata minus tinggi maka akan mengalami kesulitan untuk bersin secara alami dengan lapang. Ketika bersin maka otot dan saraf mata akan terjadi kontraksi ketegangan yang menyebabkan dampak negatif mata minus yaitu mata terasa sakit.

 

  1. Mata lelah

Seseorang yang memiliki tingkatan minus yang tinggi akan mengalami mata lelah secara berkesinambungan jika tidak segera mengistirahatkan mata dengan cara melihat hamparan perkebunan hijau atau dengan cara tidur sambil mengompres kedua mata dengan teh celup yang sebelumnya telah direndam dalam air dingin.

 

  1. Sakit kepala

Dampak negatif mata minus yang sering dialami orang orang diseluruh dunia adalah diawali dengan seringnya sakit kepala yang datang tiba tiba. Kelelahan pada saraf mata dapat mengakibatkan jaringan saraf menuju otak menjadi tegang dan aliran darah cenderung sering tidak lancar.

 

  1. Mengantuk

Seseorang yang mengalami mata minus tinggi akan merasakan sering mengantuk apalagi setelah menggunakan komputer dan menonton televisi. Saraf mata yang telah rusak dapat membuat jaringan mata menjadi lemah dan kehilangan kemampuan untuk mempertahankan mata agar tetap terjaga. Dampak negatif mata minus sering terjadi pada orang orang yang sering merasa mengantuk tiba tiba ketika baru setengah sampai satu jam menggunakan komputer.

 

  1. Kualitas penglihatan buruk

Dampak negatif mata minus dapat menyebabkan penglihatan seseorang semakin berkurang hingga tidak mampu lagi mengenali orang yang ada didekatnya. Minus terlalu tinggi dapat menyebabkan pandangan mata menjadi lebih pendek dan sempit sehingga jika melihat orang yang berdiri pada jarak lebih dari 10 meter wajah orang tidak bisa terlihat dengan jelas. Penyebab rabun jauh bisa beragamn tetapi memiliki dampak yang sama yaitu dapat menyebabkan seseorang melihat wajah seseorang hanya berbentuk datar atau berwarna putih buram.

 

  1. Pembengkakan kelopak mata

Dampak negatif mata minus sering meninggalkan jejak berupa penggelembungan kelopak mata bagian bawah secara bertahap. Kelopak mata akan sedikit pucat kehitaman. Hal tersebut diakaibtakan kelelahan mata dan menurunnya elastisitas kolagen yanga da diarea kelopak mata seiring bertambahnya tingkat minus mata seseorang.

Dampak Negatif Mata Minus

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Minus Bertambah Meski Pakai Kacamata

Minus Bertambah Meski Pakai Kacamata

Minus Bertambah Meski Pakai Kacamata

Mata minus atau rabun jauh adalah keadaan di mana penderitanya kesulitan untuk melihat benda-benda yang jaraknya jauh. Nggak hanya diderita oleh orang dewasa saja, bahkan anak-anak dan para remaja juga beresiko terancam oleh penyakit yang bisa dibilang sepele ini. Penyebabnya bisa dari keturunan, hingga kebiasaan buruk seperti sering menonton TV atau membaca terlalu dekat.

Ada banyak alasan mengapa seseorang memilih untuk tidak selalu memakai kacamatanya. Entah karena desainnya yang membuat mereka kurang sedap dipandang mata, tidak percaya diri, atau sekadar lebih nyaman beraktivitas tanpa kacamata. Belum lagi ada anggapan bahwa kacamata tidak memperbaiki penglihatan. Ini dipicu oleh fakta bahwa banyak orang yang sudah lama berkacamata, tapi minus bertambah meski pakai kacamata terus setiap tahun. Yang jelas, memakai kacamata bukan penyebab langsung dari minus mata yang bertambah.

 

Penglihatan memburuk karena Anda memakai resep kacamata yang salah

Kacamata adalah alat bantu optik eksternal guna memberikan penglihatan yang lebih jelas kepada orang-orang dengan penglihatan kabur yang disebabkan oleh gangguan fokus mata. Salah resep kacamata adalah kesalahan yang cukup umum ditemukan selama pemeriksaan mata, biasanya sebagai akibat dari tulisan tangan yang sulit dibaca. Ketika perhitungan lensa sedikit saja meleset 1-2 derajat, Anda akan memiliki kacamata yang berlensa buram dan menyebabkan penglihatan semakin kabur.

Namun, pandangan buram juga bisa terjadi saat Anda menyesuaikan diri dengan kacamata yang memiliki resep akurat. Penglihatan yang kabur selama penyesuaian resep kacamata baru umumnya bertahan selama paling lama dua minggu. Jika penglihatan tak kunjung membaik setelahnya, ada kemungkinan bahwa Anda memiliki resep yang salah atau lensa kacamata Anda tidak sesuai dengan apa yang diresepkan.

Gejala lain yang harus Anda perhatikan untuk benar-benar menentukan apakah keluhan mata buram Anda diakibatkan oleh salah resep kacamata adalah pemudaran pandangan ekstrem dan kesulitan fokus yang diikuti oleh sakit kepala kambuhan dan vertigo. Jika Anda menutup mata dan menemukan bahwa pandangan Anda tetap kabur, maka kacamata Anda tidak memiliki resep yang tepat. Jika Anda mengalami sakit kepala atau pusing akibat ketegangan mata berlebihan maka resep kacamata Anda bukan yang seharusnya. Hal inilah yang bisa mengakibatkan minus bertambah meski pakai kacamata.

 

Tapi, penglihatan juga semakin memburuk seiring bertambahnya usia

Di sisi lain, kesulitan untuk memfokuskan penglihatan pada gambar atau tulisan adalah tanda penuaan yang sulit dielak. Kondisi ini disebut presbiopia dan bisa menyerang kita semua, sehingga sebagian besar dari kita akhirnya harus memakai kacamata. Presbiopia berbeda dari masalah mata minus (rabun jauh/miopia), plus (rabun dekat), maupun silinder (astigmatisme) yang terkait dengan bentuk bola mata dan disebabkan oleh faktor genetik dan lingkungan. minus bertambah meski pakai kacamata

Presbiopia umumnya mulai muncul di pertengahan usia 40-an, diyakini berasal dari penebalan dan hilangnya fleksibilitas lensa alami di dalam mata Anda secara bertahap akibat usia. Lensa yang kekurangan fleksibilitas alaminya membuat mata Anda kehilangan kemampuan untuk cepat fokus terhadap pada suatu obyek. Banyak kondisi mata, termasuk presbiopia, yang memburuk dengan sendirinya dari waktu ke waktu dengan atau tanpa kacamata. Dengan kata lain, jika Anda mengeluhkan semakin sulit untuk membaca koran tanpa kacamata Anda, karena memang begitulah prosesnya. Cepat atau lambat, suka tidak suka, Anda akan mengalaminya dan tidak banyak yang bisa Anda lakukan terhadap proses penuaan alami ini. Hal ini juga termasuk yang dapat menyebabkan minus bertambah meski pakai kacamata.

 

Jadi, perlu pakai kacamata atau tidak?

Kacamata Anda tidak bisa disalahkan. Kacamata justru membantu Anda melihat lebih jelas. Jadi, penglihatan yang memburuk setelah Anda melepas kacamata sebenarnya hanyalah Anda yang kembali dalam mode penglihatan asli Anda, tampak semakin diperjelas karena Anda sudah sangat terbiasa dengan penglihatan yang lebih tajam berkat bantuan lensa kacamata Anda. minus bertambah meski pakai kacamata

Namun, kedua situasi ini akan berbeda pada anak-anak yang memakai kacamata untuk membantu meluruskan mata atau memperbaiki penglihatan dari mata juling (strabismus) atau mata malas (amblyopia). Tidak memakai kacamata yang tepat atau tidak memakainya sama sekali malah dapat memiliki dampak jangka panjang pada penglihatan mereka. minus bertambah meski pakai kacamata

 

 

 

Minus Bertambah Meski Pakai Kacamata

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Perbedaan Mata Minus dan Silinder

Perbedaan Mata Minus dan Silinder

Perbedaan Mata Minus dan Silinder

Mata minus atau rabun jauh merupakan suatu kondisi di mana mata kita tidak bisa melihat objek yang jauh secara jelas. Seseorang yang menderita rabun jauh bisa disebabkan genetik maupun faktor kebiasaan buruk, seperti membaca dengan posisi sambil tidur. Jika mata minusmu hanya dibiarkan saja tanpa ada penanganan dan hanya selalu bergantung pada kacamata, bisa membuat mata minusmu semakin parah.

 

Perbedaan Mata Minus dan Silinder

Banyak orang yang beranggapan mata silinder lebih parah dibanding dengan maa minus, nah pertanyaannya apakah anggapan seperti itu benar? tentu tidak sepenuhnya benar. karena mata minus bisa lebih parah dari mata silinder begitu pula sebaliknya.

Ketika melihat sesuatu dan pandangan Anda kabur, bisa jadi Anda terkena mata minus atau silinder. Namun, walaupun sama-sama membuat pandangan menjadi kabur, mata minus (miopi) dan silinder (astigmatisme) merupakan penyakit mata yang berbeda. Ingin tahu apa saja perbedaan mata minus dan silinder? Berikut penjelasannya:

 

  1. Penyebab pandangan menjadi kabur

Perbedaan mata minus dan silinder jika pada mata minus penyebab pandangan menjadi kabur adalah kelengkungan kornea yang terlalu besar sehingga cahaya yang masuk tidak bisa fokus. Cahaya yang tidak fokus akhirnya tidak jatuh tepat di retina, melainkan jatuh di depan retina. Akibatnya, pandangan tersebut menjadi tidak jelas atau kabur.

Berbeda dengan mata minus, pada mata silinder pandangan menjadi kabur karena adanya kecacatan bentuk kornea dan kelengungannya yang tidak beraturan. Kelengkungan tersebut dapat mengubah cahaya yang masuk atau membiaskan kembali cahayanya. Akibatnya, cahaya tidak jatuh tepat di retina, melainkan di depan atau di belakang retina. Dampaknya, mata tidak bisa melihat objek dengan jelas.

 

  1. Gejalanya

Ketika melihat suatu benda, pandangan penderita mata minus akan terlihat kabur dan kepala terasa pusing. Sedangkan orang dengan mata silinder ketika melihat suatu benda, bukan hanya pandangannya yang kabur dan menyebabkan pusing, tetapi juga berbayang dan bentuk objeknya jadi tidak jelas (misalnya garis lurus jadi tampak miring). Hal ini karena ada pembiasan balik terhadap cahaya oleh kornea.

 

  1. Penderitanya

Mata minus dan silinder bisa terjadi akibat faktor keturunan. Namun selain faktor keturunan, mata minus dan silinder juga bisa terjadi oleh beberapa hal lain. Dilansir dari Healthline, National Eye Institute menyimpulkan bahwa mata minus sering terjadi pada anak-anak berusia 8-12 tahun. Hal ini terjadi seiring dengan perkembangan bentuk mata.

Jadi, orang dewasa yang punya mata minus, biasanya sudah mempunyai kerusakan mata ini dari kecil. Selain itu, kondisi kesehatan juga bisa mengakibatkan terjadinya mata minus, misalnya diabetes. Sedangkan mata silinder biasanya terjadi akibat lanjutan kerusakan mata minus yang parah, operasi pengangkatan katarak, dan juga menderita keratoconus (degenerasi kornea).

 

  1. Lensa yang digunakan

Perbedaan mata minus dan silinder yaitu untuk mengatasi mata minus, kacamata yang digunakan harus memiliki lensa cekung atau lensa negatif. Lensa cekung membantu memperkecil kelengkungan kornea yang terlalu besar sehingga cahaya dapat terfokus dan jatuh tepat di retina. Sedangkan mata silinder dapat diatasi dengan kacamata yang berlensa silinder. Lensa silinder membantu menyatukan beberapa bayangan akibat pembiasan menjadi satu bayangan sehingga pandangan tidak lagi kabur.

 

  1. Kondisi kerusakan mata

Walaupun mata minus dapat diatasi dengan menggunakan kacamata atau kotak lensa. Namun, kondisi minus mata dapat bertambah sampai penderita berusia 18 atau 20 tahun. Hal ini bisa terjadi karena penderitanya tidak menjaga kesehatan mata, misalnya terlalu sering menatap layar komputer atau ponsel.

Sedangkan mata silinder cenderung tidak akan bertambah bila penderitanya menggunakan kacamata atau lensa kotak yang sesuai ukuran. Jadi, jika penderita silinder diberikan kacamata atau lensa kontak yang tepat maka ukuran silindernya tidak akan bertambah.

 

  1. Pengobatannya

Perbedaan mata minus dan silinder yaitu mata minus dapat diobati dengan melakukan operasi refraktif atau operasi laser mata. Operasi ini dapat mengobati kedua penyakit mata tersebut secara permanen. Namun, pada mata silinder dapat dilakukan pengobatan lain, yaitu ortokeratologi (penggunaan lensa kontak kaku) untuk memperbaiki kelengkungan bentuk kornea yang tidak teratur.

 

 

 

Perbedaan Mata Minus dan Silinder

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Tes Akurat Mata Minus

Tes Akurat Mata Minus

Tes Akurat Mata Minus

Mata minus atau rabun jauh ialah kelainan pada mata, yang tidak mampu melihat suatu objek benda atau jarak yang jauh dengan baik. Mungkin, Anda bertanya-tanya mengapa mata minus itu dapat terjadi?

Belakangan ini pandangan Anda terlihat sedikit buram atau tidak fokus ketika melihat benda-benda jarak jauh? Bisa jadi Anda memiliki mata minus. Dalam istilah medis mata minus disebut dengan rabun jauh atau miopi. Lantas bagaimana cara mengetahui mata minus atau tidak? Kenali gejala-gejalanya di bawah ini, yuk.

Ada beberapa ciri atau gejala mata minus yang sering diabaikan atau tidak diketahui, apa saja itu? Berikut diantaranya :

  1. Sering berkedip
  2. Sakit kepala atau pusing.
  3. Harus dekat dengan objek
  4. Mata tegang atau lelah
  5. Harus menyempitkan mata terlebih dahulu untuk melihat.

 

Apa penyebab mata minus?

Ada beberapa faktor penyebab mata minus, yaitu riwayat keluarga dan pengaruh lingkungan (seperti terlalu lama menatap layar komputer).

Pemicu umum terjadinya hal ini karena masyarakat kota lebih sering melakukan aktivitas dengan jarak pandang yang tidak jauh. Seperti berjalan-jalan di dunia maya dengan durasi yang bisa dikatakan lama, serta terlalu banyak menonton televisi dengan jarak yang dekat.

Secara sederhana, mata minus bisa digambarkan seperti ini: sinar yang pantulkan dari sebuah objek masuk ke mata melalui kornea. Setelah itu objek tersebut difokuskan oleh lensa mata ke retina. Pada kondisi normal, lensa mata dan kornea membiaskan cahaya yang masuk sehingga bayangan objek difokuskan tepat di retina.

Nah, sedangkan pada mata minus, cahaya yang masuk tidak fokus di retina, namun justru berada jauh di depannya. Hal tersebutlah yang membuat orang dengan mata minus melihat benda-benda jauh jadi terlihat tidak fokus atau buram. Kondisi ini bisa disebabkan karena kornea terlalu melengkung atau panjang bola mata yang terlalu besar.

 

Bagaimana cara mengetahui mata minus atau tidak?

Cara mengetahui mata minus atau tidak adalah dengan melakukan pemeriksaan mata. Pemeriksaan ini dimulai dari yang paling sederhana, seperti membaca grafik huruf standar yang ada di kartu Snellen, hingga tes akurat mata minus yang jauh lebih rumit dengan menggunakan lensa dan mesin canggih untuk mengamati struktur internal mata.

Pemeriksaan dengan menggunakan kartu Snellen merupakan cara mengetahui mata minus yang paling umum. Tes akurat mata minus dengan cara ini sudah banyak tersedia di berbagai klinik mata serta toko peralatan optik. Sedangkan untuk pemeriksaan yang lebih rumit harus dilakukan di dokter spesialis mata.

 

Langkah-langkah melakukan tes akurat mata minus dengan menggunakan kartu Snellen adalah sebagai berikut.

  • Ketika Anda melakukan pemeriksaan mata, Anda akan diminta untuk duduk atau berdiri dengan jarak 6 meter dari kartu Snellen.
  • Kemudian dokter atau tenaga ahli akan menyuruh Anda untuk membaca huruf yang ada di kartu Snellen menggunakan kacamata khusus (phropter) dari baris paling atas ke bawah, hingga Anda tidak mampu lagi membaca huruf pada baris tersebut. Mata dengan pandangan yang lebih buram akan tes akurat mata minus terlebih dahulu.
  • Dengan menggunakan kacamata khusus tersebut dokter atau tenaga ahli kemudian mengganti serangkaian lensa dan mengukur bagaimana lensa tersebut bisa memusatkan cahaya berdasarkan tanggapan Anda dalam menilai kejelasan pandangan Anda. Lensa tersebut akan terus diganti sampai nanti Anda benar-benar mendapatkan penglihatan yang jelas dan bersih.
  • Ulangi prosedur ini untuk mata berikutnya.

 

Dokter akan melakukan tes akurat mata minus ini tanpa menggunakan tetes mata untuk menentukan bagaimana mata Anda merespon dalam kondisi normal. Biasanya dengan menggunakan kartu snellen dan kacamata khusus sudah cukup sebagai cara mengetahui mata minus atau tidak. Setelah melakukan tes akurat mata minus ini dokter kemudian akan meresepkan kacamata atau lensa kontak yang sesuai dengan kebutuhan Anda.

 

 

Tes Akurat Mata Minus

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Penyebab Pengelihatan Berkurang

Penyebab Pengelihatan Berkurang

Penyebab Pengelihatan Berkurang

Penyebab pengelihatan berkurang dan cenderung bertambah kabur saat usia bertambah. Dulu memang tidak banyak orang pada usia 20-an memakai kacamata baca. Namun, kini banyak masalah penglihatan dapat muncul jauh sebelum Anda memasuki usia tua. Hal ini terjadi sering karena gaya hidup dan kondisi medis. Cari tahu apa yang mungkin menjadi penyebab pengelihatan berkurang, plus cara menghindarinya.

 

  1. Anda menatap layar hampir sepanjang hari

Sebagian besar dari kita menghabiskan waktu 400 menit sehari melihat layar komputer, laptop, TV, dan ponsel. Semua ini menempatkan Anda pada risiko menderita ketegangan mata digital atau digital eye strain (DES). Gejala DES meliputi mata lelah dan penglihatan kabur. Ketika menatap layar, tanpa Anda sadari Anda jarang berkedip dan ini menambah buruk keadaan, menyebabkan mata kering dan iritasi yang menjadi penyebab pengelihatan berkurang.

Studi menunjukkan, frekuensi berkedip berkurang hampir sebanyak 70 persen ketika seseorang menggunakan perangkat digital. Membaca rangkaian huruf-huruf di layar komputer atau ponsel membuat mata Anda bekerja lebih keras

Penyebabnya, huruf digital terbentuk dari titik-titik kecil dan tidak tajam yang didefinisikan sebagai karakter yang solid pada halaman yang dicetak, jelas Jeffrey Anshel, OD, seorang optometrist di Carlsbad, California, dan penulis buku Visual Ergonomics in the Workplace.

Untungnya, gejala DES bisa dicegah dengan mereka di tempat pertama dengan mengikuti aturan 20:20:20. Setiap 20 menit menatap layar, tutup mata atau layangkan pandang sejauh 20 kaki (sekitar enam meter) selama 20 detik. “Ini membantu memecah intensitas pandangan yang dapat menyebabkan ketegangan mata,” kata Anshel.

 

  1. Anda memakai lensa kontak terlalu lama

Semakin lama Anda memakai lensa kontak, semakin banyak kotoran, lendir, protein, dan mineral yang terbangun yang menjadi salah satu penyebab pengelihatan berkurang. Selain mengaburkan penglihatan, kotoran-kotoran ini juga menyebabkan mata Anda menjadi kering dan sakit juga menjadi penyebab pengelihatan berkurang.

Cara mudah untuk melihat apakah lensa kontak Anda yang harus disalahkan atau tidak adalah; copot lensa kontak dan ganti dengan kacamata. Jika penglihatan Anda menjadi lebih jelas ketika memakai kacamata, artinya lensa kontak Anda mungkin kotor.

Meski lensa kontak tampak baik-baik saja, penting untuk membersihkannya setiap hari dan menggantinya sesuai dengan jadwal yang disarankan pada kotak kemasan. Kebanyakan lensa kontak yang beredar di pasaran saat ini, dirancang untuk diganti setiap hari, dua mingguan, atau bulanan. “Dari tiga jenis itu, lensa kontak harian adalah yang terbersih dan teraman, serta dapat membantu memastikan penglihatan Anda tetap jernih dan nyaman,” kata Susan Resnick, OD, spesialis lensa kontak di New York.

 

  1. Anda menggaruk kornea mata

Arasi kornea adalah luka pada permukaan pelindung yang menutupi bagian depan mata. Selain perih, tanda kornea Anda mungkin terluka adalah penglihatan kabur, mata berwarna kemerahan, atau merasa mata seperti berpasir. Memakai lensa kontak terlalu lama, juga bisa melukai kornea mata.

 

  1. Anda sedang hamil

Perubahan visual, seperti kabur dan penglihatan ganda, adalah umum terjadi selama kehamilan. Alasannya perubahan hormon dapat memicu pergeseran cairan yang terletak di belakang kornea, mengubah bentuk dan ketebalannya.

Hal ini dapat menyebabkan beberapa wanita hamil menjadi seolah-olah rabun jauh atau rabun dekat sampai setelah melahirkan. Calon ibu juga rentan mengalami mata kering, yang menjadi penyebab pengelihatan berkurang.

 

  1. Anda minum antihistamin, obat tekanan darah tinggi atau antidepresan

Semua obat-obatan ini dapat menyebabkan perlambatan produksi air mata atau mengubah komposisi air mata sehingga lebih cepat menguap. Hasilnya, mata terasa kering seperti dilanda kemarau dan terasa berpasir.

Kaum wanita lebih rentan mengalami mata kering, berkat perubahan hormon yang disebabkan oleh kehamilan, kontrasepsi oral dan terapi hormonal. Kondisi medis seperti rheumatoid arthritis dan diabetes, juga meningkatkan penyebab pengelihatan berkurang.

Bicarakan dengan dokter mengenai kemungkinan Anda mengganti obat yang tidak menimbulkan efek samping seperti di atas, atau kemungkinan Anda memakai air mata buatan, saran Marguerite McDonald, MD, seorang profesor oftalmologi di Tulane University Health Sciences Center, New Orleans. Mata yang kering lebih mungkin untuk terinfeksi dan dapat menyebabkan kehilangan penglihatan secara permanen.

 

  1. Anda menderita glaukoma

Umumnya, glaukoma dialami oleh orang lanjut usia. Tapi, bukan berarti golongan umur lain pasti tidak menderita glaukoma. Dengan kata lain, glaukoma bisa menjangkiti siapa saja, mulai dari bayi sampai kakek-nenek.

Penyakit ini terjadi ketika ada penumpukan cairan di mata, menyebabkan tekanan yang merusak saraf optik, bagian mata yang membawa gambar dari retina ke otak. Yang menakutkan, sering glaukoma tidak menimbulkan gejala apapun. Saat daya penyebab pengelihatan berkurang pada Anda terasa berubah, saat itu Anda telah kehilangan kemampuan untuk melihat selamanya.

Itu sebabnya, melakukan pemeriksaan mata secara teratur, sangat penting. Orang yang berusia antara 18-60 tahun dianjurkan memeriksakan mata ke dokter setidaknya setiap dua tahun. Setelah usia 60 tahun, sebaiknya memeriksakan mata setahun sekali. Glaukoma tidak dapat disembuhkan. Tetapi, jika Anda mengetahuinya dari awal, mendapat obat atau terapi dari dokter, glaukoma dapat diatasi.

 

 

Penyebab Pengelihatan Berkurang

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Mata Plus

Mata Plus

 

Mata PlusMata plus adalah gangguan pada mata yang menyebabkan penderita tidak bisa melihat objek dekat dengan jelas atau terlihat buram, namun biasanya benda yang jauh justru terlihat jelas.

Mata plus, atau yang disebut juga dengan hiperopia atau hipermetropia, sering dikaitkan sebagai masalah pembiasan. Pada mata yang mengalami hipermetropia, cahaya yang seharusnya dipantulkan tepat pada retina (lapisan mata yang sensitif terhadap cahaya) menjadi dipantulkan di belakang retina. Akibatnya, pengelihatan jarak dekat akan menjadi kabur dan mata akan menjadi mudah lelah.

 

Gejala Mata Plus

Anda kemungkinan besar menderita mata plus apabila mengalami gejala-gejala di bawah ini:

  • Objek jauh terlihat jelas, tapi objek dekat tampak tidak fokus dan buram
  • Mata terasa lelah usai melihat objek dekat, seperti menggunakan komputer atau membaca
  • Harus mengerlingkan mata untuk melihat dengan jelas
  • Kesulitan membaca
  • Mata terasa panas dan gatal
  • Sakit kepala

Mata plus umumnya terjadi pada orang yang berusia di atas 40 tahun, namun sebagian kecil anak-anak juga bisa terlahir dengan kondisi ini. Lensa mata anak-anak lebih fleksibel dibandingkan dengan orang dewasa, jadi biasanya anak-anak yang menderita mata plus tidak selalu memiliki masalah dengan penglihatan mereka. Namun mata plus pada anak-anak harus segera diatasi karena bisa menimbulkan komplikasi, seperti mata malas (amblyopia) atau mata juling (strabismus). Periksakan kondisi mata anak Anda secara rutin ke dokter untuk mengetahui apakah ada masalah pada penglihatannya.

 

Penyebab Mata Plus

Rabun dekat terjadi karena cahaya yang masuk ke mata tidak terfokus di dalam retina, tapi terfokus di belakangnya. Hal ini terjadi karena kornea terlalu datar atau kurang melengkung, lensa yang kurang tebal, dan bola mata terlalu pendek.

Lensa mata akan berusaha mengubah ketebalannya (menjadi lebih tebal dan bulat) untuk menyesuaikan pantulan sinar agar berada tepat pada retina. Proses adaptasi oleh lensa ini disebut dengan akomodasi. Namun pada penderita rabun dekat, kemampuan akomodasi mata tidak cukup efektif. Hasilnya penglihatan akan menjadi buram karena cahaya tidak bisa terfokus dengan benar.

Berikut ini adalah beberapa faktor yang bisa menyebabkan rabun dekat:

  • Sebagian orang diwariskan penyakit rabun dekat oleh orang tua.
  • Rabun dekat lebih sering terjadi pada orang yang berusia di atas 40 tahun, namun masih ada kemungkinan bisa dialami oleh usia berapa saja.

Selain beberapa faktor yang disebutkan di atas, ada juga faktor lain yang walaupun jarang namun bisa menyebabkan terjadinya rabun dekat, yaitu tumor di sekitar mata, diabetes, masalah pembuluh darah di retina atau foveal hypoplasia, dan mata yang tidak berkembang sempurna saat bayi masih di dalam kandungan atau disebut sindrom mata kecil.

 

Diagnosis Mata Plus

Untuk mendiagnosis rabun dekat, dokter spesialis mata akan menanyakan riwayat kesehatan pasien dan melakukan serangkaian pemeriksaan mata. Pada awalnya, dokter mungkin akan menanyakan beberapa hal seperti apakah ada masalah penglihatan yang spesifik, dan jika ada, sudah berapa lama berlangsung. Dokter juga akan menanyakan apakah Anda sedang menjalani pengobatan atau menderita gangguan kesehatan tertentu.

Setelah itu, ada beberapa tes yang mungkin akan dilakukan oleh dokter spesialis mata, antara lain:

  • Tes tajam penglihatan. Pada tes ini, Anda akan diminta untuk membaca sebuah diagram yang berisi serangkaian huruf dengan ukuran yang berbeda-beda dari yang besar hingga kecil, yang disebut dengan Snellen Chart. Tes ini bertujuan memeriksa penglihatan, baik jarak dekat maupun jarak menengah. Jika Anda menggunakan kacamata atau lensa kontak, harap dilepas terlebih dahulu karena tes ini akan dilakukan dengan dan tanpa kacamata atau kontak lensa.
  • Retinoskopi. Tes ini dilakukan untuk memeriksa bagian dalam mata, terutama retina, dengan menggunakan alat disebut oftalmoskop. Selain itu, tes ini juga memeriksa koordinasi dan gerakan mata, refleks pupil, dan jika ada kondisi seperti retinopati diabetik serta glaukoma.

Tes lain mungkin dilakukan apabila dokter mencurigai adanya kondisi lain yang mendasari atau dapat memperparah kondisi, seperti pemeriksaan tekanan bola mata.

Jika berdasarkan hasil tes yang dilakukan diketahui bahwa ada permasalahan pada kemampuan akomodasi mata, biasanya dokter spesialis mata akan meresepkan kacamata atau kontak lensa yang cocok dengan Anda.

Kebanyakan gangguan penglihatan pada anak-anak masih bisa disembuhkan, itu sebabnya penting untuk mendeteksi sejak dini dengan melakukan pemeriksaan mata pada anak-anak secara rutin. Kerusakan mata permanen dapat terjadi jika kondisi ini tidak ditangani dengan baik.

 

 

Mata Plus

Posted in Uncategorized | Leave a comment