Tips Agar Anak Mau Pakai Kacamata Minus

Tips Agar Anak Mau Pakai Kacamata Minus

Tips Agar Anak Mau Pakai Kacamata Minus

Menentukan kacamata yang terbaik untuk anak Anda memang tak mudah. Ada banyak hal yang perlu dipertimbangkan. Yang pertama adalah usia anak. Jika anak Anda harus memakai kacamata di usia yang sangat muda, yaitu di bawah tiga tahun (batita), sebaiknya pilih kacamata yang tidak mudah patah. Biasanya bahan lensa kacamata yang aman terbuat dari plastik polikarbonat. Bahan ini tahan lama dan tak mudah pecah jika jatuh atau tertindih. Untuk bingkainya, pilih bahan yang ringan dan tidak akan menimbulkan iritasi. Plastik adalah salah satu bahan yang banyak disukai orang tua, tapi saat ini para produsen kacamata sudah mulai memproduksi bingkai dari logam yang ringan, tak mudah patah, dan awet sehingga cocok bagi anak-anak.

 

Perhatikan juga bentuk kacamata yang sesuai dengan perkembangan anak. Karena anak masih dalam masa pertumbuhan, bentuk wajah dan hidungnya pun masih berubah-ubah. Akibatnya, lama-kelamaan kacamata yang dipakai anak bisa terasa tidak nyaman. Sebaiknya Anda juga mencari model kacamata yang tidak mudah lepas. Saat ini sudah banyak kacamata yang menawarkan tali gantungan atau bahkan menyambung melingkari kepala. Dengan model yang seperti ini, kacamata anak Anda tak akan mudah jatuh atau hilang.

 

Tips Agar Anak Mau Pakai Kacamata Minus

Pada dasarnya, anak akan terdorong sendiri untuk memakai kacamata karena penglihatan yang buram tentu sangat tidak nyaman. Akan tetapi, untuk beberapa kasus di mana anak bersikeras untuk mengabaikan kacamatanya begitu saja, Anda perlu tips agar anak mau pakai kacamata minus. Perhatikan tipsnya berikut ini:

 

  1. Ajak anak untuk beli kacamata

Supaya anak tidak merasa bahwa memakai kacamata merupakan paksaan dari orang tuanya, tips agar anak mau pakai kacamata minus yaitu Anda perlu melibatkan anak dalam setiap prosesnya. Biarkan anak Anda memilih bingkai kacamata yang ia sukai dan jangan memburu-burunya saat ia sibuk memilih. Dengan demikian, anak akan mengembangkan rasa memiliki dan tanggung jawab terhadap kacamata yang ia pilih.

 

  1. Bersikap positif

Bagi beberapa anak, memakai kacamata bukanlah hal yang mudah. Mereka mungkin takut tampak aneh atau diejek teman-temannya. Maka, peran Anda untuk membangun kepercayaan diri dan sikap positif pada anak sangatlah penting. Jangan membentak anak atau memaksanya memakai kacamata dengan nada yang mengancam. Anda justru harus memberi pengertian bahwa kacamata tersebut akan sangat membantunya untuk melihat lebih jelas. Anda juga bisa menunjukkan foto para selebriti atau tokoh fiksi yang tampak keren dengan kacamata.

 

  1. Melakukan kegiatan yang disukai anak dengan kacamatanya

Kalau anak tetap tidak mau pakai kacamata, tips agar anak mau pakai kacamata minus yang mudah cobalah untuk mengajaknya melakukan kegiatan yang ia sukai seperti menonton film, mewarnai, main game, atau membaca buku. Kegiatan-kegiatan ini membutuhkan daya penglihatan yang baik sehingga bisa jadi kesempatan Anda menunjukkan pentingnya kacamata. Selain itu, pakai kacamata sambil melakukan kegiatan yang disukai anak akan membantunya mengaitkan kacamata dengan hal yang positif dan menyenangkan. Jika di tengah-tengah aktivitas anak Anda melepas kacamatanya, hentikan juga aktivitasnya. Beri tahu bahwa dia baru bisa melanjutkan kegiatannya setelah ia memakai kacamatanya kembali.

 

  1. Membiasakan anak pakai kacamata saat mood-nya sedang baik

Pada masa awal, anak Anda mungkin sulit sekali untuk dibujuk memakai kacamata. Tips agar anak mau pakai kacamata minus maka, pastikan bahwa anak Anda sedang dalam suasana hati yang cerah sebelum Anda mengingatkannya untuk memakai kacamata, misalnya saat anak sudah kenyang dan cukup istirahat. Hal tersebut akan membuat anak lebih terbuka dan mudah dibujuk. 

 

  1. Menjadikan kacamata sebagai rutinitas harian anak

Jika gangguan yang dirasakan anak Anda cukup serius dan anak harus pakai kacamata seharian, jadikan kacamata sebagai bagian dari rutinitas. Tips agar anak mau pakai kacamata minus ini akan membantu anak menyesuaikan diri lebih cepat dan menganggap kacamata sebagai suatu kewajaran dalam aktivitas hariannya. Bantu atau ingatkan anak memakai kacamatanya di pagi hari setelah mandi dan lepas sebelum ia tidur. Tak ada salahnya juga untuk meminta gurunya di sekolah memantau apakah anak Anda sering melepas kacamatanya di kelas.

 

  1. Memuji dan memberikan hadiah kecil

Lama-kelamaan anak pun akan terbiasa untuk mengenakan sendiri kacamatanya tanpa disuruh atau diingatkan. Ketika anak melakukannya, berikan pujian dan ucapkan terima kasih. Supaya ia merasa bahwa usahanya begitu berharga di mata Anda, sesekali Anda boleh memberikan imbalan kecil berupa buku cerita atau film baru. Hadiah tersebut akan membuat anak makin semangat pakai kacamata supaya bisa menikmati hadiahnya dengan penglihatan yang jelas. Untuk memotivasinya lebih jauh, Anda bisa menyiapkan tempat kacamata yang menarik agar anak jadi terdorong untuk merawat dan menjaga kacamatanya baik-baik.

 

  1. Jangan terpancing oleh rengekan anak

Hati-hati jika anak menggunakan kacamatanya sebagai senjata untuk mengancam Anda. Kalau Anda meladeni anak yang mengancam akan melepas atau membuang kacamatanya supaya permintaannya dituruti, ia pun akan merasa berkuasa dan menang. Maka, sebaiknya Anda mengendalikan emosi dan menanggapi rengekan anak dengan tenang.

 

  1. Sabar namun tetap tegas

Langkah ini mungkin adalah yang paling sulit. Ingatlah bahwa membujuk dan membiasakan agar anak mau pakai kacamata bisa memakan waktu bahkan berbulan-bulan. Tetap sabar dan cari segala cara yang paling ampuh bagi anak Anda. Namun, Anda juga harus tegas. Kalau anak melepas kacamatanya, ambil dan pasang lagi dengan tenang sambil mengulangi pentingnya pakai kacamata. Membujuk anak agar mau pakai kacamata itu seperti mengajarkan anak untuk menengok ke kanan dan kiri sebelum menyebrang jalan. Gunakan nada yang tegas supaya anak menyadari pentingnya arahan Anda, tapi jangan sampai anak melihatnya sebagai beban yang menyulitkan. 

 

 

 

Tips Agar Anak Mau Pakai Kacamata Minus

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Dampak Buruk Mata Silinder

Dampak Buruk Mata Silinder

Dampak Buruk Mata Silinder

Ada banyak kelainan mata, mulai dari mata rabun, mata silinder, hingga katarak. Untuk itu setiap orang harus mengetahui ciri-ciri mata rabun, ciri-ciri mata silinder, atau pun ciri-ciri mata mempunyai kelainan lain. Mata silinder sering juga disebut astigmatisme. Kelainan mata silinder ini merupakan kondisi mata yang kabur dan berbayang ketika melihat suatu objek. Kondisi ini disebabkan karena kelengkungan kornea yang tidak sempurna sehingga cahaya yang masuk tidak difokuskan secara tepat pada satu titik retina. Walaupun mata silinder dapat terjadi pada semua usia, beberapa kasus menunjukkan usia muda lah yang paling banyak terkena kelainan mata ini.

 

Mata silinder dapat disebabkan oleh beberapa faktor, antara lain faktor keturunan, radiasi cahaya, hingga kurang asupan vitamin A. Radiasi cahaya dari TV, komputer, smartphone merupakan penyebab mata silinder yang seringkali tidak disadari. Itulah sebabnya kita harus mengetaui jarak aman menonton tv. Selain itu, kebiasaan membaca pada cahaya yang kurang terang atau terlalu terang, membaca dalam posisi tiduran, sering begadang juga menjadi penyebab kelainan mata silinder ini. Ciri-ciri seseorang menderita kelainan mata silinder dapat diketahui dari gejala mata silinder antara lain penglihatan menjadi kabur, susah membaca tulisan kecil, sering memicingkan mata saat melihat, mata terasa cepat tegang dan lelah, hingga sakit kepala.

 

Mata silinder kini sudah menjadi penyakit mata yang umum terjadi seperti halnya kelainan mata rabun dekat ataupun rabun jauh. Tapi sebenarnya berbahayakah mata silinder ini? Seberapa bahayakah? Apakah mata silinder lebih berbahaya dari kelainan mata yang lain? Berikut penjelasan mengenai dampak buruk mata silinder :

 

  1. Mata cepat lelah dan mudah mengantuk

Salah satu dampak buruk mata silinder, adalah mata menjadi mudah lelah dan cepat mengantuk. Kelelahan mata ini dapat terjadi setiap mata melakukan aktivitasnya. Perbedaannya adalah intensitas mata lelah ini akan lebih sering, padahal aktivitas yang dilakukan tidak seberapa. Kelainan mata silinder mempunyai kecenderungan merusak saraf mata dan menyebabkan mata menjadi lemah. Dampak selanjutnya adalah kemampuan untuk mempertahankan mata terjaga akan semakin berkurang, dengan kata lain mata akan mudah mengantuk.

Cara menangani mata lelah ini hanyalah dengan mengistirahatkan mata. Hentikan dahulu aktivitas yang berkaitan dengan kinerja mata, misalkan membaca atau bekerja dengan komputer. Jika cara ini tidak berhasil, kompres mata dapat menjadi salah satu pilihan alternatifnya. Kompres mata dilakukan dengan teh celup yang sebelumnya direndam dalam air dingin. Kompreskan teh celup tersebut pada kedua mata untuk beberapa saat. Dengan cara ini mata akan kembali segar.

 

  1. Sakit kepala

Dampak buruk mata silinder juga dapat mengakibatkan sakit kepala. Sakit kepala ini biasanya muncul secara tiba-tiba. Jika kelelahan mata tidak ditangani dengan benar, jaringan saraf mata yang menuju otak akan mengalami ketegangan. Ketegangan inilah yang mengakibatkan aliran darah menjadi tidak lancar. Hingga akibatnya kepala akan terasa sakit. Jika mata silinder semakin parah, intensitas sakit kepala juga akan semakin bertambah. Sakit kepala ringan juga merupakan efek samping main HP sambil tiduran.

 

  1. Penglihatan memburuk

Dampak buruk mata silinder pada tahap awal umumnya tidak disadari. Penderita akan mulai terganggu ketika penglihatan mulai memburuk. Jika sudah ada gangguan penglihatan berupa bayangan kabur sebaiknya segera periksakan ke dokter. Karena penglihatan akan semakin memburuk bahkan hingga tidak mampu mengenali orang sekitar jika hal seperti ini dibiarkan begitu saja tanpa ada penanganan yang tepat. Ketika tingkat silinder pada mata penderita sudah semakin tinggi, jarak maksimum ia dapat melihat adalah 10 meter. Selebihnya dari jarak tersebut ia akan mengalami kesulitan mengenali wajah orang di sekitarnya. Selain itu, penderita silinder juga akan mengalami silau yang berlebih ketika melihat cahaya di malam hari.

 

  1. Ablasio retina

Dampak buruk mata silinder selanjutnya adalah peradangan pada mata. Peradangan ini disebut juga ablasio retina. Ablasio retina mata ini lebih lanjut dapat menyebabkan penyusutan saraf mata. Kebiasaan buruk yang paling banyak berperan dalam timbulnya kelainan mata silinder adalah kebiasaan menggunakan mata yang buruk. Misalnya, terlalu lama di depan komputer, laptop, atau gadget, terlalu dekat ketika menonton TV, dan bermain gadget sambil tiduran.

 

  1. Kebutaan

Dampak buruk mata silinder yang terparah adalah terjadinya kebutaan. Kebutaan ini dapat terjadi jika mata silinder tidak mendapat penanganan yang tepat. Dampak kebutaan ini juga dapat terjadi pada penderita mata minus. Walaupun masih jarang terjadi penderita mata silinder mengalami dampak terburuk yaitu kebutaan. Akan tetapi akan lebih baik jika segera dilakukan penanganan yang tepat untuk mata silinder. Selain itu, kebiasaan buruk dalam aktivitas yang menyedot energi besar dari mata sebaiknya dihilangkan. Dampak buruk mata silinder yang sering terjadi adalah amblyopia. Dan kelainan ini paling sering menimpa anak-anak.

 

Jangan sepelekan mata silinder. Tanpa penanganan yang tepat, dampak buruk mata silinder akan sama berbahayanya dengan kelainan mata lain seperti mata minus. Untuk itu, selalu perhatikan kesehatan mata, jauhi kebiasaan buruk pada mata, dan terapkan pola hidup sehat agar kesehatan mata tetap terjaga. Makanan yang baik untuk mata minus dan mata silinder juga harus selalu dikonsumsi. Semoga bermanfaat…

 

 

Dampak Buruk Mata Silinder

Posted in Mata Silinder | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Cara Mengobati Mata Minus Pada Anak

Cara Mengobati Mata Minus pada Anak

Cara Mengobati Mata Minus Pada Anak

Mata biasanya di gunakan sebagai alat untuk memandang satu titik yang bisa dalam jangka waktu yang lama seperti contoh pada saat membaca buku terlalu dekat, di saat bekerja di depan laptop, menonton televisi, hal ini bisa mengakibatkan pada bola mata bisa menjadi kaku serta pada akhirnya tidak bisa mengubah daya focus kembali , apabila hal tersebut terjadi maka mata bisa mengalami pada gangguan berbagai macam-macam yang di alami salah satunya adalah mata menjadi minus.

 

 

Cara Mengobati Mata Minus Pada Anak Secara Alami

Ada beberapa cara mengobati mata minus pada anak yang sangat efektif untuk mengatasi masalah pada mata yang minus dan akan sangat cepat untuk berkurangnya minus tersebut untuk itu lakukan dengan cara yang sunguh-sunguh dan benar-benar agar mata minus akan segera hilang dengan cepat berikut cara mengobati mata minus pada anak di bawah ini:

 

  1. Konsumsi makanan yang bernutrisi pada mata

Cara mengobati mata minus pada anak yang satu ini sangat ampuh untuk dilakukan karena sudah di anjurkan untuk mengobati mata minus dengan cepat dan sangat alami , dengan memberikan asupan gizi yang seimbang dan vitamin yang sangat di butuhkan oleh anak maka mata yang minus akan berkurang dan lebih sehat untuk itu mata membutuhkan vitamin A, E, beta-karoten  dan zinc supaya dapat berfungsi dengan sangat baik, kesehatan mata sangat bisa ditentukan oleh adanya asupan gizi yang sangat tinggi dan nutrisi yang banyak mengandung di suplemen.

Untuk itu menjaga kesehatan dari usia dini harus wajib dilakukan agar mata menjadi sehat dan lebih jelas pada penglihatannya tersebut pada anak untuk daftar makanan yang banyak mengandung nutrisi, vitamin, dan gizi yang seimbang ada di bawah ini lihat dengan benar-benar agar anak anda cepat lebih sehat.

  1. Lepaskan kacamata bila tidak di perlukan

Pada penderita mata minus, tak seperti anak-anak pasti di sarankan oleh dokter untuk menggunakan kacamata yang di ganti dengan lensa minus yang sudah di sesuaikan tingkat keseriusannya, pada saat memakai kacamata sangat membantu untuk bola mata yang dapat mengatur tingkat pada kefokusannya pada jarak tertentu saja sehingga mata menjadi lebih terang sangat memandang sesuatu akan lebih nyaman , untuk itu saat menggunakan kacamata maka mata akan terbiasa dengan focus kepada lensa yang ada di bagian kacamata tersebut.

Hal inilah yang bisa menyebabkan pada otot mata akan menjadi lebih kaku karena bola mata sangat kurang untuk mengalihkan pada pandangan yang lain, orang yang suka menggunakan kacamata pasti akan menggerakkan leher karena untuk melihat di sekeliling sekitarnya dari pada menggerakkan bola mata lebih baiknya lepaskan kacamata tersebut agar bisa melatih pada bola mata tersebut dan jangan ketergantungan pada kacamata sangat tidak baik untuk dilakukan bagi si pengguna kacamata.

 

  1. Harus mengganti objek pandangan lebih sering

Pada saat anak sering menatap objek yang dalam waktu sangat lama, hal tersebut akan mengakibatkan pada otot mata akan menjadi lebih tegang serta kaku sehingga dapat memicu mata akan menjadi minus, untuk orang tua harus lebih sering untuk mengajari anak untuk melihat objek agar pandangan pada anak akan sering berganti dan untuk orang tua harus menghidari yang namanya computer, televisi, dan gadget karena bisa membahayakan bagi kesehatan mata anak anda tersebut.

 

  1. Harus lebih sering menatap yang berwarna hijau dan objek yang jauh

Pada objek yang berwarna hijau akan dapat memberikan manfaat yang sangat positif pada mata serta sehingga dapat menyebabkan otot pada mata akan menjadi tidak tegang serta kaku, untuk orang tua cara mengobati mata minus pada anak ini harus lebih sering diterapkan dengan cara mengajak anak-anak anda untuk bermain di taman dan alam terbuka seperti taman, penggunungan, pantai, kebun binatang yang bisa memberikan hasil yang sangat baik untuk mata anak anda tersebut.

 

  1. Latihan mata anak untuk memandang objek-objek yang bergerak

Pada saat mata minus, cara mengobati mata minus pada anak bisa di lakukan dengan mengajak anak anda untuk latihan untuk memandang seperti benda-benda yang bisa bergerak, seperti misalnya kendaraan yang lewat, serta bisa juga dengan menggunakan bola mainan anak dan ajaklah anak anda untuk melihat seperti agar mata anak terlatih serta tidak kaku.

 

  1. Istirahatkan mata 15 menit sekali

Anak-anak yang menderita mata minus pada khususnya yang sudah sekolah biasanya mata akan lebih sering beraktifitas dan terus-menerus untuk bekerja keras seperti membaca buku, menatap layar computer, menulis buku dalam jangka waktu yang sangat lama ada baiknya untuk orang tua biasakan anak-anak untuk mengistirahatkan mata tersebut sekitar 15 menit sekali agar bola mata yang sudah bekerja agar lebih tidak kaku dan ada baiknya mata tersebut di bawa tidur sehingga akan kembali berfungsi kembali.

 

  1. Lakukan terapi dengan menggunakan daun sirih

Bahan yang satu ini sudah di kenal manfaat dan khasiat yang di hasilkan karena daun sirih ini sangat ampuh sekali untuk mengobati mata, seperti membuang kotoran yang ada di mata yang sudah menumpuk, dapat mengobati iritasi pada mata, membunuh kuman dan bakteri pada mata.

 

  1. Lakukan terapi dengan menggunakan lilin

Dengan melakukan cara mengobati mata minus pada anak seperti ini bisa di gunakan untuk anak anda karena terapi lilin ini sangat bisa bermanfaat untuk membersihkan kotoran pada mata anak anda.

 

 

Cara Mengobati Mata Minus Pada Anak

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Faktor Penyebab Mata Minus pada Anak

Faktor Penyebab Mata Minus pada Anak

Faktor Penyebab Mata Minus pada Anak

Mata minus dalam istilah kedokteran dikenal dengan miopia. Ini merupakan kelainan mata dikarenakan bayangan optik jatuh tidak fokus pada retina, melainkan di depan retina sehingga membuat bayangan terlihat kabur. Anak penderita miopi ini biasanya menonton televisi, melihat papan tulis, atau membaca buku dari jarak dekat, agar lebih terlihat lebih jelas.

Kemungkinan mata minus pada anak bisa dikurangi bila sebelum umur 18 tahun sudah dipakaikan kacamata. Pada usia itu, kondisi mata minus masih belum stabil, sehingga risiko ukuran bertambah semakin kecil. Penjelasan ini disampaikan Dokter Spesialis Mata dari RS Husada, Liliani Wahyu, saat ditemui pada acara 92 tahun Rumah Sakit Husada pada Rabu (8/2/2017) sore.

Saat ini cukup sering kita lihat anak-anak di bawah usia 10 tahun yang sudah menggunakan kacamata. Hal itu mungkin saja karena tren, tetapi mungkin juga karena anak-anak tersebut memang menderita mata minus.

 

Faktor Penyebab Mata Minus pada Anak

Faktor penyebab mata minus pada anak yang paling umum adalah kebiasaan buruk dalam kehidupan sehari-hari, seperti kurang mengonsumsi makanan sehat. Pola makan dengan gizi seimbang sangat berpengaruh terhadap mata. Anak harus membiasakan makan makanan yang seimbang, baik antara karbohidrat, sayur mayur, dan dilengkapi buah-buahan. Mengonsumsi karbohidrat secara berlebihan, selain tak baik bagi tubuh, juga tak baik pada ketajaman mata. Faktor penyebab mata minus pada anak lain yang tak terhindarkan adalah faktor keturunan. Orangtua dengan mata minus cenderung mewariskan sifat ini kepada anak-anak mereka. Berikut ini beberapa kebiasaan faktor penyebab mata minus pada anak:

 

  1. Kurang mengonsumsi zat karoten

Salah satu faktor penyebab mata minus pada anak adalah karena kurangnya zat karoten, sehingga anak diharuskan makan-makanan yang mengandung zat tersebut. Zat penting dalam perkembangan fungsi penglihatan ini banyak ditemukan pada sayur-sayuran seperti wortel, bayam, tomat, dan sayur-sayuran berwarna lainnya. Sedangkan buah yang dianjurkan antara lain pisang, pepaya, buah naga, apel, dan umbi-umbian. Balita yang masih dalam masa pertumbuhan sangat dianjurkan makan makanan tersebut agar perkembangan penglihatannya sempurna.

 

  1. Tidur dalam kamar dengan cahaya terang

Mata minus juga dapat disebabkan karena kebiasaan yang salah. Anak yang tidur dalam keadaan terang memiliki potensi lebih mudah mengalami mata minus. Bayi 0-2 tahun berisiko mengalami mata minus ketika ia balita jika sering tidur dalam keadaan terang. Jadi, usahakan lampu kamar dalam keadaan redup untuk meminimalisasi risiko rabun pada anak.

 

  1. Menatap komputer atau televisi dalam jarak dekat

Penggunaan komputer atau televisi terlalu lama dalam jarak dekat dapat mengakibatkan mata minus pada anak. Sebaiknya, kurangi penggunaan komputer tablet atau televisi. Lebih baik, ajak anak beraktivitas fisik seperti bermain di outdoor agar kegiatannya seimbang.

 

  1. Menggunakan gadget di ruangan yang gelap

Seringkali orangtua menggunakan gadget seperti smartphone atau komputer tablet untuk memutar film agar anak cepat tidur. Padahal, menatap layar tablet di ruangan yang gelap bisa merusak mata. Karena retina harus bekerja keras saat menyesuaikan antara cahaya terang dari layar gadget dengan minimnya cahaya pada ruangan.

 

  1. Melihat bacaan dengan huruf kecil

Melihat tulisan-tulisan yang kecil memaksa mata anak bekerja lebih keras. Karena itu, pilih buku-buku khusus anak atau balita dengan tulisan besar walaupun si kecil belum bisa membaca sendiri. Pilih gambar dan warna yang menarik sehingga merangsang visualnya.

 

Ciri-Ciri Mata Minus pada Anak

Berikut di bawah ini ialah beberapa ciri-ciri mata minus yang terjadi pada anak, antara lain sebagai berikut:

 

  1. Anak Sering Memicingkan Mata

Jika Anak Anda sering memicingkan mata untuk mendapatkan pandangan bisa lebih fokus, maka sebenarnya anak Anda sedang menderita minus. Seorang anak yang mengalami gangguan mata minus, biasanya akan memicingkan mata sehingga dapat menangkap objek secara lebih jelas. Setelah memicingkan mata, biasanya anak akan memajukan wajah untuk mendekati objek yang dilihatnya. Padahal orang lain yang melihat objek dapat melihat dari jarak yang sesuai dengan tempatnya masing-masing.

 

  1. Anak Sering Mengedipkan Mata

Apabila anak Anda sering mengedipkan mata dan menaruh pandangan untuk memfokuskan penglihatan, maka besar kemungkinan bahwa anak Anda mengalami gangguan mata rabun jauh atau minus mata. Kebiasaan mengedipkan mata juga tidak baik jika terus-menerus karena bisa mengurangi keindahan mata pada anak. Jika anak sering berkedip, sebaiknya sesegera mungkin untuk mengambil tindakan penanganan.

 

  1. Area di Sekitar Mata Anak Menegang dan Terlihat Lelah

Apabila area mata anak Anda terlihat sayu, lelah, dan menegang, biasanya ada gangguan mata. Sebab mata yang dipaksa fokus untuk tetap melihat benda yang jaraknya jauh akan membuat mata lelah dan tegang. Biasanya di sekitar kelopak mata juga menjadi menghitam. Mata anak yang sudah terlihat lelah, suruh anak untuk segera beristirahat sehingga mata tidak dipaksa dan terus diforsir. Hasilnya akan buruk jika mata terus dipaksa bekerja dalam kondisi yang tidak sehat.

 

  1. Mata Kemerahan

Apabila anak Anda mulai memerah matanya, kemudian mengeluh pedas dan pedih. Segera konsultasikan pada dokter. Sebab itu memang tanda-tanda mata lelah. Kelelahan juga bisa disebabkan adanya gangguan miopi pada mata. Mata merah sering diabaikan oleh banyak orangtua, karena menganggapnya hanya kemasukan benda asing. Padahal ciri-ciri miopi salah satunya ialah juga mengalami mata merah juga.

 

  1. Mengeluh Sakit Kepala

Anak Anda mulai mengeluh pusing atau sakit kepala karena memang ada gangguan miopi pada mata. Penderita mata minus yang dipaksa untuk terus melihat secara jelas biasanya akan mengeluh pusing dan sakit kepala. Bahkan anak bisa terpaksa untuk berhenti melakukan aktivitas karena kepalanya terasa sakit dan berat. Orangtua sering tidak menyadarinya, sehingga hanya memberikan obat pereda sakit kepala. Padahal ini gejala gangguan mata miopi.

 

 

Faktor Penyebab Mata Minus pada Anak

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Treatment Mata Minus

Treatment Mata Minus

Mata Minus Berkurang

Mata minus atau rabun jauh merupakan kondisi dimana si penderita tidak dapat melihat suatu objek secara jelas jika jarak terlalu jauh dan sebaliknya objek yang jaraknya dekat bisa jelas terlihat. Kondisi tersebut jelas akan sangat mengganggu dan jelas menimbulkan ketidak nyamanan, mengingat biasanya orang dengan mata minus memerlukan alat bantu kacamata atau lensa kontak guna memperbaiki penglihatannya.

Mata minus atau yang juga dikenal dengan istilah miopi merupakan kondisi dimana mata tidak mampu melihat obyek yang terletak pada jarak jauh dengan jelas. Tentu dengan standar jarak yang orang normal masih mampu melihatnya dengan jelas. Penyebab rabun jauh ini ada bermacam-macam seperti:

  • Ukuran mata yang terlalu panjang.
  • Bentuk kornea terlalu melengkung.
  • Faktor keturunan. Bertambahnya usia.
  • Terlalu sering berada dalam ruangan gelap
  • Kebiasaan membaca atau menulis dengan jarak dekat.
  • Mata jarang diistirahatkan sehingga sering lelah dan stres.
  • Menderita kelainan mata.
  • Mata pernah cedera.
  • Kurang vitamin a.

 

Saat ini semakin banyak orang menggunakan kacamata baik anak anak, remaja maupun orang tua. Selain karena faktor keturunan, mata minus atau rabun jauh juga terjadi karena terlalu sering bermain dalam jarak dekat. Seperti halnya sering menatap layar komputer, tv dan sering bermain game menggunakan gadget merupakan faktor terjadinya rabun jauh. Serta kurang tidur juga salah satu penyebab rabun dekat pada usia muda.

Bahkan kebiasaan buruk ini akan semakin parah  jika dibiarkan secara terus menerus. Selain itu banyak dokter yang menganjurkan untuk tidak menggunakan lampu yang berwarna kekuning-kuningan ataupun kurang terang karena itu juga merupakan pemicu mata bekerja ekstra keras.

 

Oleh karena itu, jika seorang ibu membawa anaknya untuk konsultasi ke dokter mata. Dokter selalu menganjurkan orang tua untuk memberi pengalaman yang luas terhadap kemampuan pengelihatan anaknya, dengan melatih anak untuk melihat objek yang jauh. Misalnya dengan bermain di halaman atau kebun yang cukup luas. Sebelum ke dokter alangkah baiknya terlebih dulu melakukan beberapa treatment mata minus ini untuk menyembuhkan mata minusmu. Treatment mata minus ini bisa kamu coba sebelum akhirnya memutuskan untuk pakai kacamata. Simak selengkapnya treatment mata minus:

 

 

  1. Segitiga sama sisi

Rabun mata yang belum terlalu parah bisa dikurangi atau disembuhkan dengan menggunakan treatment mata minus segitiga sama sisi dari kertas. Ini bisa dibuat sendiri. Setelah segitiga sama sisinya telah jadi hal yang pertama dilakukan yaitu dengan memberi bulatan-bulatan hitam berderet dari salah satu sisi dan  salah satu sudutnya.

Jarak bulatan hitam itu disesuaikan dengan tingkat kelainan matamu. Setelah itu lakukan latihan dengan menempatkan segitiga itu persis di tengah hidung, kemudian lihatlah bulatan hitam di sudut segitiga itu. Lakukan hingga 15 menit tahu jika penglihatan mata telah berlainan arah, hentikan. Latihan ini dapat dilakukan secara teratur sesuai dengan tingkat rabun mata anda. Semakin parah keadaan matamu semakin rutin anda melakukan treatment mata minus ini.

 

  1. Uap mata

Uap mata salah satu treatment mata minus yang cukup sederhana. Cukup dengan menyiapkan air hangat lalu tuang kedalam wadah. Setelah itu, uapkan matamu dengan uap air yang kamu tuang tadi. Biarkan uap air panas itu menyerap ke mata, lakukan berulang ulang hingga air itu tak panas lagi. Tak hanya itu cara menyembuhkan mata minus ini bisa diganti dengan menggunakan handuk dengan cara, rendam handuk pada air panas kemudian, tempelkan handuk itu pada matamu. Tunggu hingga handuknya dingin lalu angkat. Lakukan secara rutin  sesuai tingkat keparahan rabun anda. Semakin parah semakin rutin kamu harus melakukannya.

 

  1. Rajin membaca koran

Membaca koran juga merupakan salah satu treatment mata minus anda. Hal ini karena akan melatih mata anda melihat lebih teliti dan melatih ketajaman penglihatan anda. Dapat dilakukan dengan cara menutup sebelah mata anda lalu pilih salah satu huruf untuk dilingkari. Lakukan secara bergantian dan rutin untuk mengurangi mata rabun anda.

 

  1. Treatment jari telunjuk

Dengan melakukan latihan secara rutin treatment mata minus jari telunjuk juga mampu mengurangi mata rabun yang anda alami. Cukup dengan meletakkan jari telunjuk tepat di atas hidung, lalu gerakkan ke kiri dan kekanan dan secara bersamaan matamu mengikuti pergerakan terlunjuk anda. Lakukan selama tiga kali lalu pejamkan mata sejenak lalu ulangi lagi.

 

  1. Treatment dengan menutup mata

Tutup mata anda lalu banyangkan sedang menulis angka 8 dengan menggunakan mata.  Sehingga mata akan bergerak sesuai dengan angka delapan. Lakukan hal ini selama 10 kali sehari dan lakukan secara rutin tiap hari.

 

  1. Lihat pemandangan dan mengomsumsi sayuran

Dengan melihat pemandangan yang hijau seperti taman, pohon dan rerumputan hijau dapat menimbulkan perasaan yang nyaman sehingga mata juga akan tersugesti akan kesegaran lingkungan yang bersih itu. Selain itu dengan mengomsumsi banyak sayuran juga bermanfaat untuk menyembuhkan mata rabun. Seperti rutin mengomsumsi jus wortel setiap hari.

 

Untuk anda yang mempunyai mata minus tidak ada salahnya untuk mencobanya sendiri di rumah, karena treatment mata minus yang di jelaskan di atas tidak mengandung unsur berbahaya. Semoga bermanfaat…

 

Treatment Mata Minus

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Mencegah Mata Minus pada Anak

Mencegah Mata Minus pada Anak

Mencegah Mata Minus pada Anak

Dari masa ke masa, tak dapat dipungkiri kalau risiko rabun jauh pada anak semakin meningkat saja. Apalagi selama beberapa tahun terakhir, majunya teknologi membuat gadget tak hanya ada dalam genggaman orang dewasa saja, melainkan juga anak-anak. Karena itu, mencegah mata minus pada anak sangat penting agar hari esok anak dapat lebih baik dengan mata yang sehat.

 

Menurunnya kualitas daya lihat anak ini tentunya membuat kebanyakan orang tua jadi khawatir. Oleh karena itu, setiap orang tua hendaknya tahu bagaimana cara mencegah dan mengatasi mata minus atau rabun jauh pada anak ini. Untungnya ada beberapa metode yang bisa digunakan oleh orang tua untuk menjaga kesehatan mata putra putrinya seperti akan kita bahas berikut. Metode ini juga cukup sederhana dan tanpa menggunakan obat-obatan khusus.

 

Jadi, Bagaimana Caranya Mencegah Mata Minus pada Anak?

Sama seperti anggota tubuh lainnya, mata juga perlu dijaga kesehatan dan kebersihannya. Sebab jika mata stres, maka itu bisa memicu munculnya gangguan mata miopi dengan mudah. Berikut beberapa tips yang dapat Anda lakukan untuk mencegah mata minus pada anak:

 

  1. Berikan Kesempatan agar Mata dapat Beristirahat

Ajarkan pada anak untuk mengistirahatkan matanya selama ia belajar. Misalnya, setelah membaca dan menulis selama 20 menit, maka ajari dia untuk menatap ke obyek yang letaknya jauh selama 1-2 menit. Anak juga dapat mengistirahatkan indera penglihatannya dengan cara menutup mata selama 30-60 detik. Kalau sensasi buramnya masih ada, maka waktu istirahatnya bisa dibuat lebih lama.

Selain itu, anak juga perlu diajari cara mengontrol kedipannya. Walau berkedip merupakan gerakan refleks, namun aktivitas ini sangat penting karena dapat menyalurkan air mata ke seluruh bagian mata, membuat indera penglihatan lebih rileks, dan mengurangi ketegangannya.

 

  1. Ajak Ia Melakukan Olahraga Mata

Melatih otot mata merupakan salah satu cara mencegah mata minus pada anak paling efektif yang perlu diajarkan pada buah hati Anda. Berikut ini beberapa panduan sederhananya:

Dalam posisi duduk atau berbaring, gosokkan kedua telapak tangan Anda hingga hangat lalu letakkan itu di atas mata anak yang sedang tertutup. Tekan bola matanya perlahan saja. Setelah itu, gosok lembut kelopak mata anak selama 5-10 menit. Dengan begitu rasa sakit di mata mereka akan berkurang.

Minta anak untuk merilekskan tubuhnya selama 4-5 detik, lalu buka mata, tahan 4-5 detik, dan tutup kedua mata. Bimbing anak saat melakukan olahraga mata ini selama 3-5 menit. Setelahnya mata anak akan berkurang stresnya. Lanjutkan dengan memijat mata anak searah jarum jam selama 1 menit, lalu arah sebaliknya. Lakukan selama beberapa menit agar mata tak lagi terasa lelah.

 

Jika dilakukan secara rutin, olahraga mata tak hanya dapat mencegah mata minus, tapi juga meningkatkan kesehatan indera penglihatan secara keseluruhan. Selain latihan singkat tadi, ada juga beberapa olahraga mata yang dapat Anda lakukan bersama anak-anak, yaitu:

  • Berkedip – dapat mencegah mata kering (penyebab pandangan kabur), sakit kepala, dan mata tegang. Biasanya mata paling jarang berkedip saat menonton TV atau layar komputer/ HP. Kalau anak mengeluh matanya capek, minta ia berkedip setiap 3-4 detik sekali selama 2 menit ke depan.
  • Fokus – dalam posisi duduk atau berdiri di depan tembok kosong, ajar anak untuk memfokuskan pandangannya pada jempolnya yang terletak sekitar 25 cm di depan wajahnya. Selanjutnya, minta ia memfokuskan pandangan pada obyek lain yang letaknya 3-6 meter di depan tanpa menggerakkan kepala. Tatap obyek jauh itu selama 15-20 detik. Setelah itu, minta ia menatap jempolnya lagi.
  • Menulis angka 8 – jika perlu Anda bisa menulis angka 8 raksasa di lantai. Lalu minta anak menjiplaknya dengan menulis ulang angka tersebut menggunakan matanya. Bimbing ia untuk melakukannya secara perlahan dari jarak beberapa meter.
  • Melirik – minta anak duduk dalam posisi yang nyaman dengan pandangan lurus ke depan. Setelah itu, ambil benda tertentu, minta anak untuk menatap benda tersebut tanpa menggerakkan kepalanya sedikitpun. Pertama-tama, bawa benda tersebut ke sisi kirinya lalu perlahan ke kanan, lakukan selama beberapa kali. Selanjutnya, bawa benda tadi ke bawah lalu ke atas, ulangi beberapa kali. Dan terakhir, bawa benda itu tepat di hadapannya, lalu ke bawah, kiri, atas, dan kanan. Minta anak fokus pada benda yang Anda gerakkan tadi.

 

  1. Perhatikan Kualitas Pencahayaan dalam Ruangan

Salah satu cara paling efektif untuk mencegah mata minus pada anak adalah dengan memasang pencahayaan yang pas untuk ruang belajar dan bekerja. Tak peduli siang atau malam, pastikan buah hati belajar dalam ruangan yang cukup pencahayaan. Namun jaga juga agar cahayanya tidak terlalu terang (atau sebaliknya terlalu redup) supaya mata tidak gampang lelah. Dan jangan biarkan anak menulis atau membaca dalam waktu yang terlalu lama tanpa jeda. Anda sebaiknya juga tidak membiarkan mereka menonton TV lebih dari 2-3 jam.

 

  1. Jaga Jarak Mata dengan Buku

Cara lain untuk mencegah mata minus pada anak adalah dengan menjaga jarak aman matanya dengan buku. Jarak ideal antara mata dengan buku untuk anak usia SMA adalah 30-40 cm. Untuk anak yang usianya lebih muda, maka jarak 25 cm masih bisa ditolerir. Jangan biarkan anak membaca atau menulis dengan posisi mata terlalu dekat dengan buku karena selain membuat matanya lelah, hal ini juga dapat meningkatkan risiko rabun jauh. Kalau anak banyak belajar menggunakan komputer, maka matanya harus berjarak 60 cm dari layar.

 

  1. Postur Tubuh

Saat belajar, ajari buah hati untuk duduk tegak dengan leher lurus (tidak menunduk atau mendongak) karena ini bisa mencegah kelelahan dan skoliosis. Pastikan juga anak tidak membaca sambil tiduran karena posisi ini bisa memicu masalah pada mata. Jangan pula membiarkan anak membaca buku dalam kereta api atau mobil karena pemandangan lingkungan luar yang berubah terus-menerus bisa membahayakan penglihatannya.

 

  1. Saat Menonton TV

Cara mencegah mata minus pada anak berikutnya adalah dengan membatasi waktu anak untuk menonton TV, cukup 1 jam saja per harinya. Untuk menghindari efek bias, Anda juga bisa minta anak mengenakan kacamata antiradiasi saat menonton TV atau layar komputer.

Posisikan TV jauh dari sofa atau ranjang sedikitnya 2 meter, dan Anda juga harus mengimbau anak untuk duduk jauh dari layar komputer (sekitar 50-60 cm). Untuk komputernya, selain tingkat cahaya layarnya yang harus pas (tak terlalu gelap atau terang), Anda juga bisa memasang lapisan antiradiasi pada layarnya. Pastikan pula meja yang mereka pakai untuk belajar juga sesuai dengan postur mereka saat duduk.

 

  1. Pentingnya Gizi

Sehat-tidaknya makanan yang dikonsumsi anak turut menentukan apakah Anda bisa mencegah mereka terkena miopi atau tidak. Agar mata tetap sehat, anak butuh asupan vitamin A, E, C, dan beragam mineral. Semua itu bisa diperoleh dari sayuran, buah-buahan, daging, ikan, dan telur. Oleh sebab itu, selalu sediakan makanan bergizi untuk buah hati tercinta.

Bicara soal makanan, ada hal menarik yang berhasil ditemukan oleh para ilmuwan dari Amerika Serikat dan Australia. Hasil studi yang mereka lakukan mendapati kalau makan terlalu banyak roti saat muda bisa menyebabkan miopi. Alasannya karena tepung yang dipakai untuk membuat roti dan sereal dapat meningkatkan kadar insulin dalam darah sehingga menyebabkan bola mata tumbuh lebih panjang dari ukuran normal. Kalau ini sampai terjadi, maka rabun jauh pasti jadi dampaknya.

Selain itu, anak yang obesitas atau diabetes juga memiliki kemungkinan lebih besar menderita rabun jauh. Penyebabnya sama dengan kasus roti di atas tadi, yakni kadar insulin dalam darah yang cenderung tinggi. Sebaliknya, sindrom miopi justru didapati berkembang lebih lambat pada anak yang suka makan sumber protein.

 

  1. Periksakan Mata Anak Secara Teratur

Bukan hanya gigi saja yang mesti dicek rutin oleh dokter, mata anak juga. Setiap anak sebaiknya menjalani pemeriksaan mata sedikitnya sekali setahun untuk mengetahui kondisinya. Kalau Anda menduga anak terkena rabun jauh, maka jangan tunda lagi untuk memeriksakan matanya ke dokter. Waktu terbaik untuk periksa adalah saat pagi hari yaitu sebelum jam masuk sekolah.

 

  1. Belikan Anak Sunglasses

Tips terakhir yang dapat dilakukan untuk mencegah mata minus pada anak adalah dengan membelikannya sunglasses. Kacamata hitam bukan sekedar aksesori penunjang penampilan belaka, namun ada fungsi penting di balik lensanya yang berwarna gelap ini.

Sunglasses yang berkualitas bisa melindungi mata dari jahatnya sinar UV dan cahaya yang menyilaukan. Karena mata anak masih sensitif, maka ada baiknya kacamata hitam ini dipakai secara teratur setiap kali ia keluar rumah, baik saat cuaca panas maupun dingin. Soal kacamatanya, jangan pilih yang kualitasnya abal-abal. Belilah yang memang dapat memberikan perlindungan 100% pada mata karena dari semua deretan sinar mejikuhibiniu, sinar warna biru dan ungulah yang paling berbahaya untuk mata. Dan biasanya kacamata berlensa kuning sawo, kuning oranye, dan coklatlah yang efektif menangkal kedua sinar berbahaya tersebut.

 

 

Mencegah Mata Minus pada Anak

Posted in Mencegah Mata Minus pada Anak, Uncategorized | Leave a comment

Cara Mengatasi Mata Minus Pada Anak

Cara Mengatasi Mata Minus pada Anak

Cara Mengatasi Mata Minus pada Anak

Anak-anak, khususnya yang masih berusia di bawah 5 tahun umumnya masih memiliki kondisi fisik dan kesehatan yang prima. Organ-organ di dalam tubuh anak pun masih berkembang dan dalam kondisi yang sangat baik. Lantas, apakah mungkin jika anak-anak bisa menderita mata minus? Ternyata hal tersebut sangat mungkin, meski kebanyakan kasus ditemukan pada anak dengan usia diatas 7 tahun. Mata minus bukanlah sebuah penyakit yang dialami secara tiba-tiba. Ada banyak faktor dan penyebab yang menyebabkan seorang anak bisa mengalami mata yang minus. Penjelasan di bawah ini akan mengulas secara lengkap cara mengatasi mata minus pada anak.

 

Cara Mengatasi Mata Minus pada Anak

Ada beberapa cara mengatasi mata minus pada anak, baik secara tradisional maupun pengobatan modern sebagai berikut:

 

  1. Konsumsi makanan penutrisi mata

Cara mengatasi mata minus pada anak pertama adalah memberikan asupan makanan bergizi dan banyak mengandung sumber vitamin yang dibutuhkan tidak hanya oleh mata, namun juga oleh tubuh. Mata membutuhkan vitamin A, beta karoten, vitamin E dan zinc agar dapat berfungsi dengan baik. Kesehatan mata sangat ditentukan oleh asupan nutrisi yang tinggi baik dari makanan maupun sumplemen vitamin tambahan lain.

 

  1. Lepas kacamata bila tidak diperlukan

Memakai kacamata minus akan membantu bola mata untuk mengatur tingkat kefokusan pada jarak tertentu sehingga mata minus tetap bisa memandang dengan nyaman. Saat menggunakan kacatamata, mata akan terbiasa untuk fokus pada pusat lensa di bagian tengah kacamata. Hal inilah yang menyebabkan otot mata menjadi kaku karena bola mata kurang atau jarang bergerak dan mengalihkan pandanganan ke arah lain. Orang yang mengenakan kacamata akan banyak menggerakkan leher untuk melihat ke sekeliling daripada menggerakan bola mata. Melepas kacamata saat tidak diperlukan akan melatih bola mata untuk mengatur tingkat kefokusan secara alami dan menghindarkan bola mata dari keadaan kaku serta mengurangi tingkat ketergantungan pada kacamata.

 

  1. Mengganti objek pandangan sesering mungkin

Jika anak sering menatap objek dalam waktu yang lama, hal ini bisa mengakibatkan otot mata menjadi tegang dan kaku sehingga memicu mata minus. Cara mengatasi mata minus pada anak sering-seringlah mengajari anak untuk mengganti objek pandangan khususnya saat anak sedang menatap layar komputer, televisi dan gadget.

  1. Menatap objek yang jauh dan berwarna hijau

Objek berwarna hijau memberikan manfaat positif pada mata sehingga menyebabkan otot bola mata menjadi tidak tegang dan kaku. Sering-seringlah mengajak anak bermain di taman dana lam terbuka lain seperti pegunungan, pantai atau taman rekreasi hutan yang banyak pepohonan sehingga memberikan stimulasi positif pada bola mata anak.

 

  1. Latih mata anak untuk memandang objek-objek yang bergerak

Cara mengatasi mata minus pada anak bisa dilakukan dengan cara mengajak anak untuk berlatih memandang benda-benda yang bergerak, misal kendaraan yang berlalu–lalang di jalan raya. Bisa juga dengan cara menggunakan bola pingpong yang dililitkan pada seutas benang. Ajaklah anak untuk menatap bila pingpong yang diayunkan berulang kali dari jarak yang tidak terlalu dekat dengan mata anak

 

  1. Menyisihkan waktu 15 menit per jam untuk mengistirahatkan mata

Anak-anak yang menderita mata minus khususnya yang sudah bersekolah biasanya akan sering beraktivitas yang menuntut mata untuk terus bekerja, semisal membaca buku, menulis, atau menatap layar komputer dalam jangka waktu lama. Ajari dan biasakan anak untuk menyisihkan paling tidak 15 menit per jam untuk mengistirahatan matanya dan memandang objek di kejauhan. Hal ini selain merilekskan otot mata juga mencegah kenaikan mata minus pada anak.

 

  1. Menjaga asupan makanan

Seperti halnya nutrisi baik yang akan membuat mata menjadi lebih sehat, nutrisi buruk juga akan membuat kondisi mata anak yang minus menjadi lebih buruk. Hindari memberikan asupan makanan di bawah ini kepada anak agar minus pada matanya tidak bertambah parah:

  • Minuman yang mengandung kafein tinggi
  • Makanan dan minuman yang mengandung alkohol
  • Makanan dan minuman yang banyak mengandung pengawet, sari manis, dan perisa buatan
  • Makanan dan minuman yang banyak mengandung susu
  • Makanan yang digoreng berlebihan dengan minyak yang berkolesterol

 

  1. Mengonsumsi kombinasi jus 3 buah

Cara mengatasi mata minus pada anak juga dapat dilakukan dengan cara tradisional yang satu ini. Meski tidak ada penelitian medis yang meneliti tentang hal ini, namun pengalaman nyata beberapa orang yang menderita mata minus bisa sembuh total setelah rutin mengonsumsi campuran jus 3 buah ini secara rutin selama 6 bulan. Berikut ini resep membuat campuran jus 3 buah ini:

  • Siapkan buah bit segar dan berwarna merah serta rasanya manis, buah belimbing segar dan matang, serta wortel.
  • Jus masing-masing bahan secara terpisah menggunakan alat juicer khusus yang bisa memisahkan sari buah dan ampasnya. Anda boleh menambahkan air sedikit saja agar sari buah yang didapat bisa lebih banyak.
  • Tuang hasil jus berupa sari buah pada masing-masing gelas. Usahakan takarannya cukup untuk 1 kali minum sebanyak kurang lebih ¼ gelas minum yang biasa digunakan anak untuk minum.
  • Minumkan jus sari buah bit, disusul dengan belimbing, dan terakhir jus sari wortel pada anak. Habiskan dalam satu waktu dan lakukan terapi minum jus ini secara rutin selama 6 bulan pada pagi dan sore hari.

 

  1. Perbanyak nutrisi dari buah

Beberapa jenis buah-buahan ternyata mampu untuk mencegah dan mengobati masalah pada masalah. Diantaranya aneka macam beri, jambu biji, kiwi, anggur, jeruk lemon, blewah, belimbing, melon, pisang, alpukat dan semangka. Buah-buahan ini umumnya mengandung vitamin C, karoten dan lutein yang berkhasiat untuk membantu dan menjaga kesehatan mata.

 

 

Demikian serba-serbi penjelasan cara mengatasi mata minus pada anak. Semoga bermanfaat dan dapat membantu Anda untuk mengatasi mata minus pada buah hati tersayang. Terima kasih..

 

 

 

Cara Mengatasi Mata Minus Pada Anak

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Pemicu Mata Minus

Pemicu Mata Minus

Pemicu Mata Minus

Mata minus disebut juga degan myopia atau rabun jauh adalah salah satu gejala kesehatan yang sungguh tidak mengenakkan, tidak sedikit dari kita mengalaminya, penyakit ini dapat menyerang siapa saja tanpa pandang usia, tidak hanya pada orang dewasa, anak kecil juga rentan mengalami mata minus. Kita bisa menyaksikan dalam keseharian kita, diusia yang masih muda kadang sudah mengenakan kacamata untuk membantu penglihatan lebih fokus dan sempurna.

Pada mata yang normal untuk dapat melihat suatu objek, maka bayangan objek yang ditangkap oleh mata harus bisa ditangkap retina. Namun, pada orang yang mengalami rabun jauh, bayangan ini tidak pas jatuh di retina, melainkan di depannya. Akhirnya membuat pandangan mata terlihat buram.

Pengobatan dengan kacamata atau lensa kontak bagi penderita mata minus memang sangat membantu, namun tetap saja tidak senyaman melihat dengan cara normal manusia pada umumnya. Tahukah Anda faktor apa saja yang menjadi pemicu mata minus? inilah beberapa pemicu mata minus yang perlu Anda ketahui:

 

  1. Faktor genetika

Salah satu pemicu mata minus adalah faktor genetika atau keturunan. Mata minus terjadi disaat kelengkungan kornea mata menjadi lebih pendek dan sumbu bola mata yang menjadi lebih panjang. Meskipun faktor ini bukanlah pemicu mata minus tunggal, namun potensi untuk mengalami mata minus karena genetika cukuplah besar. Lakukanlah check kesehatan mata Anda secara rutin dan teratur.

 

  1. Terlalu sering bekerja dengan komputer atau gadget

Mata minus juga bisa disebabkan oleh gaya hidup karena rutinitas pekerjaan yang tidak pernah lepas dari pemakaian perangkat komputer atau gadget seperti smartphone, apalagi saat ini kita tidak bisa lepas dari perangkat-perangkat yang memudahkan kita dalam beraktifitas harian. Pengaturan cahaya yang terlalu terang atau terlalu meredup pada layar monitor komputer maupun smartphone akan mempengaruhi daya tangkap cahaya oleh mata yang lama kelamaan akan menurun. Ketika mata sudah terasa terlalu perih, sebaiknya berhenti melakukan aktifitas dilayar monitor dan beristirahat sejenak untuk memulihkan penglihatan Anda, seperti melirik atau mengalihkan pandangan mata Anda keobjek yang berwarna hijau dan segar.

  1. Kebiasaan membaca dengan cara yang salah

Salah satu pemicu mata minus lainya adalah kebiasaan buruk membaca dengan cara yang salah, baik itu membaca buku, koran atau bacaan lainnya. Kurangi kebiasaan membaca dalam kondisi ruangan dengan cahaya remang atau membaca dengan jarak yang terlalu dekat dengan mata. Sebaiknya membaca dilakukan dengan pencahayaan yang terang dan dengan jarak aman baca kurang lebih 30 cm. Jadi, bila Anda ingin terhindar dari mata minus, pastikan kalian tidak membaca sesuatu dengan cara yang salah.

 

  1. Menatap layar komputer atau TV terlalu dekat

Faktor yang satu ini yang sering ngeyel saat diberitahukan, terutama anak-anak yang sering menatap layar monitor, bermain game atau menonton televisi dengan jarak yang terlalu dekat bahkan betah berlama-lama dengan posisi yang tidak berpindah. Hal ini dapat mengakibatkan penglihatan akan menjadi minus, tidak heran jika anak-anak sekarang sudah mengenakan kacamata diusia belianya. Apabila Anda sedang menonton televisi atau bermain game dilayar komputer maka usahakan agar tidak terlalu dekat dan bila perlu berilah pelindung pada layar komputer atau televisi Anda agar kesehatan mata kita bisa tetap terjaga.

 

  1. Kurang istirahat

Kebanyakan yang mengalamai mata minus adalah orang-orang yang memaksakan matanya tetap bekerja tanpa mengistirahatkannya. Pemaksaan dalam penggunaan mata akan mengakibatkan mata menjadi strees. Istirahatlah yang cukup karena mata juga perlu pemulihan stamina dan mengembalikan penglihatan yang prima.

 

  1. Ekspresi wajah

Pemicu mata minus lainnya yang jarang diketahui adalah melalui ekspresi wajah seperti  mengerutkan dahi, mengangkat alis, hingga menyipitkan mata. Tahukah Anda? dengan melakukan semua hal tersebut, bisa memforsir kerja mata sehingga mengakibatkan mata mudah lelah dan stres yang kemudian membuat mata menjadi minus.

 

  1. Kebiasaan makan yang buruk

Pola makan yang tidak sehat juga dapat menjadi pemicu mata minus. Makan makanan sehat dan dengan gizi seimbang seperti sayur-sayuran dan buah-buahan yang mengandung warna alam adalah cara terbaik untuk memperbaiki kesehatan secara umum dan menghindari makanan yang banyak menggunakan bahan kimia seperti pewarna dan pengawet.

 

  1. Jarang melakukan aktivitas di luar ruangan

Ada beberapa penelitian yang menyatakan bahwa rabun jauh juga bisa diakibatkan karena jarang melakukan aktivitas di luar sehingga memengaruhi kesehatan mata. Pasalnya, tingkat cahaya di dalam ruangan dengan di luar tentu berbeda.

 

  1. Selalu menggunakan mata dalam jarak dekat

Jika Anda punya kebiasaan menulis, membaca, hingga bermain gadget terlalu dekat dengan mata, maka hal ini dapat meningkatkan risiko rabun jauh. Jadi, sebaiknya biasakan untuk membaca ataupun menulis dari jarak sekitar 40 sentimeter (cm) dari layar atau buku.

 

Pencegahan pada Mata Minus

Meskipun gangguan mata minus tidak dapat diobati, namun seseorang yang memiliki gangguan ini dapat melakukan berbagai tindakan pencegahan seperti:

  • Menghindari melakukan kegiatan membaca dengan jarak yang terlalu dekat.
  • Pada saat melakukan kegiatan membaca, sebaiknya dilakukan di tempat yang terang atau tempat yang memiliki frekuensi cahaya yang cukup, karena jika kegiatan tersebut dilakukan di tempat yang gelap dapat mengakibatkan mata mudah lelah karena mata dipaksa untuk bekerja ekstra keras.
  • Menghindari kegiatan membaca yang dilakukan sambil tiduran.
  • Menghindari kebiasaan menonton Televisi pada jarak yang terlalu dekat secara terus menerus.
  • Menghindari penggunaan komputer dengan jarak monitor ke mata terlampau dekat. Setelah melihat monitor untuk beberapa lama, sebaiknya alihkan pandangan pada object-object lain di tempat yang berbeda.
  • Melatih mata untuk melihat obyek dengan jarak yang jauh.
  • Melakukan beberapa gerakan atau olahraga mata yang dapat membantu otot-otot mata agar menjadi lebih kuat dan elastis.
  • Mengkonsumsi makanan yang banyak mengandung vitamin A, beta karoten, maupun nutrisi lainnya.
  • Beristirahat yang cukup.

 

Pemicu Mata Minus

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Gejala Mata Minus pada Anak

Gejala Mata Minus pada Anak

Gejala Mata Minus pada Anak

Banyak orangtua yang terlalu sibuk sehingga tidak menyadari bahwa anaknya telah menderita mata minus. Alhasil ketika sudah ketahuan, ternyata minusnya sudah bertambah parah. Ironis sekali jika anak-anak harus terganggua kegiatan belajar, menulis, dan membacanya karena sudah mengalami gangguan minus.

Terkadang anak pun takut berkata jujur pada orangtuanya jika memang memiliki kelainan dalam melihat obyek dalam jarak jauh, karena takut dimarahi orangtua. Tidak bisa dipungkiri memang seringkali banyak ditemukan orangtua yang kurang peduli pada kesehatan anaknya lantaran terlalu sibuk. Berikut ini ialah gejala mata minus pada anak sebagai berikut:

 

  1. Anak Sering Memicingkan Mata

Jika Anak Anda sering memicingkan mata untuk mendapatkan pandangan bisa lebih fokus, maka sebenarnya anak Anda sedang menderita minus. Seorang anak yang mengalami gangguan mata minus, biasanya akan memicingkan mata sehingga dapat menangkap objek secara lebih jelas. Setelah memicingkan mata, biasanya anak akan memajukan wajah untuk mendekati objek yang dilihatnya. Padahal orang lain yang melihat objek dapat melihat dari jarak yang sesuai dengan tempatnya masing-masing.

 

  1. Anak Sering Mengedipkan Mata

Apabila anak Anda sering mengedipkan mata dan menaruh pandangan untuk memfokuskan penglihatan, maka besar kemungkinan bahwa itu merupakan gejala mata minus pada anak. Kebiasaan mengedipkan mata juga tidak baik jika terus-menerus karena bisa mengurangi keindahan mata pada anak. Jika anak sering berkedip, sebaiknya sesegera mungkin untuk mengambil tindakan penanganan.

 

  1. Area di Sekitar Mata Anak Menegang dan Terlihat Lelah

Apabila area mata anak Anda terlihat sayu, lelah, dan menegang, biasanya salah satu gejala mata minus pada anak. Sebab mata yang dipaksa fokus untuk tetap melihat benda yang jaraknya jauh akan membuat mata lelah dan tegang. Biasanya di sekitar kelopak mata juga menjadi menghitam. Mata anak yang sudah terlihat lelah, suruh anak untuk segera beristirahat sehingga mata tidak dipaksa dan terus diforsir. Hasilnya akan buruk jika mata terus dipaksa bekerja dalam kondisi yang tidak sehat.

 

  1. Mengeluh Sakit Kepala

Anak Anda mulai mengeluh pusing atau sakit kepala karena memang ada gangguan miopi pada mata. Penderita mata minus yang dipaksa untuk terus melihat secara jelas biasanya akan mengeluh pusing dan sakit kepala. Bahkan anak bisa terpaksa untuk berhenti melakukan aktivitas karena kepalanya terasa sakit dan berat. Orangtua sering tidak menyadarinya, sehingga hanya memberikan obat pereda sakit kepala. Padahal ini gejala mata minus pada anak.

 

  1. Tidak Jelas Melihat Ketika Malam Hari

Anak yang mengalami gangguan miopi, biasanya akan mengalami kesulitan melihat berbagai benda ketika malam hari. Biasanya anak tetap bisa melihat pandangan secara normal ketika siang hari, tapi saat malam tiba, anak mengeluh tidak dapat melihat dengan jelas. Kualitas penglihatan penderita miopi memang sangat terganggu ketika malam hari. Anak-anak biasanya ceria dengan apa yang mereka lihat, tapi karena kurangnya kinerja mata justru bisa membuat mereka murung dan pendiam.

 

  1. Anak Tidak Bisa Duduk di Belakang Ketika Sekolah

Apabila anak Anda lebih suka duduk di kursi bagian depan ketika sedang berada di ruang kelas karena jika di belakang tidak dapat melihat bacaan di papan tulis dengan jelas. Maka kemungkinan besar itu adalah gejala mata minus pada anak Anda. Anak Anda biasanya akan mengalami kesulitan belajar ketika mendapat jatah duduk di belakang, sehingga untuk mencapai  prestasi yang baik mereka lebih suka duduk di depan.

 

  1. Anak Sering Menabrak

Gejala mata minus pada anak selanjutnya adalah anak sering menabrak. Jika anak Anda sering menabrak atau terjatuh ketika berjalan, maka anak Anda besar kemungkinan mengalami gangguan miopi. Buah hati yang seringkali jatuh karena mengalami buram daya pandang biasanya juga ciri-ciri dari gangguan miopi. Orangtua biasanya hanya akan marah-marah jika melihat anaknya berjalan sambil menabrak apa yang ada di depannya. Padahal ini merupakan gejala yang timbul karena mata tidak bisa lagi fokus untuk berjalan tegak dan tidak terjatuh.

 

 

Permasalahan yang paling krusial pada gangguan minus mata anak ialah karena orangtua tidak menyadarinya. Sehingga penurunan tingkat kinerja mata anak semakin lama semakin parah sehingga mempengaruhi tingkat dan kualitas belajar di sekolahnya juga. Jika sudah melihat beberapa gejala mata minus pada anak seperti di atas, sebaiknya diatasi dengan membawanya ke dokter spesialis. Pastikan Anda memperhatikan kesehatan mata anak.

 

 

Gejala Mata Minus pada Anak

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Mata Minus Berbeda Sebelah

Mata Minus Berbeda Sebelah

Mata Minus Berbeda Sebelah

Mengapa mata minus berbeda sebelah ? Mata minus atau dikenal juga dengan rabun jauh (miopia) adalah suatu kondisi dimana terjadinya gangguan penglihatan yang menyebabkan fokus mata tidak sesuai dengan seharusnya. Gejala utama dari mata minus sendiri ialah kabur, rabun atau tidak jelas ketika melihat objek yang jauh.

Miopi dapat terjadi karena bola mata yang terlalu panjang atau karena kelengkungan kornea yang terlalu besar sehingga cahaya yang masuk tidak difokuskan secara baik dan objek jauh tampak buram. Penyebab miopia dapat bersifat keturunan (herediter), ketegangan visual atau faktor lingkungan. Faktor herediter pada miopi pengaruhnya lebih kecil dari faktor ketegangan visual.

Pada kasus tertentu mata minus ini dapat terjadi pada satu mata ataupun pada kedua mata, namun bukan hal tersebut yang jadi masalah, melainkan mata minus berbeda sebelah antara sebelah kanan dan sebelah kiri.

 

Apa bedanya minus mata sebelah kanan dan sebelah kiri serta mengapa mata minus berbeda sebelah ?

Tidak ada penyebab pasti mengapa mata minus berbeda sebelah baik pada mata sebelah kanan ataupun sebelah kiri. Namun salah satu alasan perbedaan antara mata minus berbeda sebelah kanan dan sebelah kiri ialah karena adanya kondisi penyakit yaitu anisometropia.

Anisometropia adalah kondisi di mana dua mata memiliki tidak sama kekuatan bias. Setiap mata dapat rabun (miopia), rabun dekat (hyperopia) atau kombinasi keduanya, yang disebut antimetropia. Umumnya perbedaan dalam kekuatan dua dioptri atau lebih adalah ambang batas yang diterima untuk label kondisi anisometropia.

Sementara itu, perbedaan minus yang sangat jauh antara kedua mata perlu ditelusuri lebih jauh penyebabnya. Selain pemeriksaan refraksi, diperlukan pemeriksaan lainnya seperti pemeriksaan bagian penerima rangsang cahaya di belakang bola mata dan pemeriksaan saraf mata untuk mengetahui fungsi penglihatan dan bola mata. Seringkali, perbedaan minus yang sangat jauh antara kedua mata, disebabkan karena adanya ambliopia atau mata malas atau bahkan adanya kondisi penyakit mata lain yaitu glaukoma.

Penyebab lain mata minus berbeda sebelah yakni karena cahaya yang masuk kedalam mata tidaklah sama, paparan mata kiri dan kanan pun tidak pernah sama, karena itulah kerusakan yang dialami oleh mata kanan dan kiri pun tidak sama.

Miopia yang terjadi hanya satu mata (atau miopia yang lebih buruk di satu mata) dapat disebabkan karena pembentukan katarak, steepening kornea yang disebabkan oleh ectasia (penipisan), efek samping operasi ablasio retina dan penyakit mata glaukoma.

 

Lalu, bagaimana cara pengobatan yang tepat untuk mengatasi mata minus berbeda sebelah mata atau ke-2 mata ?

Konsumsi vitamin adalah salah satu pengobatan yang tepat untuk miopia. Vitamin dan penglihatan memiliki hubungan dekat untuk waktu yang sangat lama. Vitamin seperti vitamin A, vitamin B, vitamin E, vitamin D dan vitamin C telah dikaitkan dengan pandangan mata yang baik. Vitamin ini ditemukan dalam vegetarian dan non-vegetarian makanan seperti wortel, tomat, apel, paprika, ikan, berdaun hijau sayuran, kering buah-buahan dan kacang-kacangan, dan sangat bermanfaat.

Kondisi mata minus dapat dikoreksi dengan penggunaan kacamata minus. Sebaiknya Anda berkonsultasi dengan refraksionis atau dokter mata agar kondisi mata Anda dapat diperiksa lebih lanjut sehingga dapat dianjurkan penggunaan kacamata minus dengan ukuran yang sesuai bagi Anda. Selain itu untuk mendapatkan koreksi mata secara permanen dokter dapat pula menganjurkan tindakan khusus seperti operasi LASIK, operasi LASEK, atau photorefractive keratectomy (PRK).

 

Untuk mencegah mata minus semakin bertambah dan menjaga kesehatan mata berikut ini beberapa tips bagi Anda:

  • Bila membaca atau menggunakan komputer dalam jangka waktu yang lama lakukan aturan 20-20-20, yaitu setiap 20 menit istirahatkan mata dengan memandang obyek di kejauhan yang jaraknya 20 kaki (sekitar 6 meter) selama 20 detik
  • Mengatur agar ruangan memiliki pencahayaan yang cukup
  • Konsumsi makanan bergizi, terutama makanan yang bermanfaat bagi kesehatan mata (seperti wortel, kuning telur, susu, ikan tuna, makerel, salmon)
  • Hindari merokok
  • Gunakan kacamata dengan UV protector saat beraktivitas di bawah sinar matahari

 

 

Mata Minus Berbeda Sebelah

Posted in Uncategorized | Leave a comment